Isi Artikel Utama

Muhammad Alfariz Baihaqi Siregar
Fathur Rahman Harun
Ridwanto Ridwanto
Anny Sartika Daulay

Page: 695-705

Abstrak

Jamu merupakan minuman tradisional yang umum ditemui di masyarakat. Jamu yang sering dikonsumsi Latar Belakang: Jamu kunir asem merupakan minuman tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat untuk meredakan nyeri menstruasi karena kandungan kunyit (Curcuma domestica Val.) yang memiliki senyawa aktif berkhasiat sebagai analgetika, antipiretika, dan antiinflamasi. Namun, informasi mengenai kadar kurkuminoid dalam produk jamu serbuk yang beredar di masyarakat masih terbatas, khususnya di Kota Medan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan kurkuminoid dalam jamu serbuk yang mengandung simplisia rimpang kunyit yang beredar di Kota Medan serta menentukan kesesuaian kadarnya dengan persyaratan mutu menurut Farmakope Herbal Indonesia Edisi II Tahun 2017. Metode: Sebanyak 10 sampel jamu serbuk yang mengandung rimpang kunyit dikumpulkan dari lima kecamatan di Kota Medan (Medan Johor, Patumbak, Deli Tua, Medan Baru, dan Medan Polonia) menggunakan teknik simple random sampling. Ekstraksi sampel dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Analisis kualitatif kurkuminoid dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan fase gerak kloroform:metanol (95:5) dan pembanding baku kurkumin. Penetapan kadar kurkuminoid dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 425 nm. Hasil: Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa seluruh sampel positif mengandung kurkuminoid yang ditandai dengan nilai Rf mendekati atau sama dengan nilai Rf standar kurkumin (0,78), yaitu berkisar antara 0,76-0,82. Hasil penetapan kadar menunjukkan bahwa dari sepuluh sampel yang diuji, tiga sampel (SJ-A 0,66%, SJ-B 0,29%, dan SJ-I 0,28%) memiliki kadar kurkuminoid di bawah persyaratan minimal, sementara tujuh sampel lainnya (SJ-C 5,73%, SJ-D 7,50%, SJ-E 9,13%, SJ-F 5,94%, SJ-G 4,66%, SJ-H 8,02%, dan SJ-J 6,07%) memenuhi persyaratan. Kesimpulan: Seluruh sampel jamu serbuk yang mengandung rimpang kunyit yang beredar di Kota Medan positif mengandung kurkuminoid, namun tiga dari sepuluh sampel (30%) tidak memenuhi persyaratan mutu kadar kurkuminoid sesuai Farmakope Herbal Indonesia Edisi II Tahun 2017 yaitu tidak kurang dari 3,82%. Hal ini mengindikasikan perlunya pengawasan mutu yang lebih ketat terhadap produk jamu yang beredar di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Siregar, M. A. B., Harun , F. R., Ridwanto, R., & Daulay , A. S. (2026). Penetapan Kadar Kurkuminoid Dalam Jamu Serbuk Yang Mengandung Simplisia Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) yang Beredar di Kota Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(1), 695–705. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i1.1485
Bagian
Original Articles

Referensi

Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia n.d.

Oktaviani DA, Witasari N, Amalia NP. The tradition of drinking jamu and efforts to increase the economic potential of the Nguter community, Sukoharjo District. J Jamu Indones 2025;10:85–92.

Andriati A, Wahjudi RMT. Tingkat penerimaan penggunaan jamu sebagai alternatif penggunaan obat modern pada masyarakat ekonomi rendah-menengah dan atas. Masyarakat, Kebud Dan Polit 2016;29:133–45.

Adiyasa MR, Meiyanti M. Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh. J Biomedika Dan Kesehat 2021;4:130–8.

Safitri N, Tamyiz M, Ramadhanti RP, Ittikhad MA, Ilmiyyah M, Safara AR, et al. Pelestarian Obat Tradisional Dhandhanggulo melalui Pemanfaatan Bahan Alami Lokal sebagai Wujud Kearifan Lokal. Nusant Community Empower Rev 2026;4:20–8.

Mahfudh N. Evaluasi kadar kurkumin dalam jamu tradisional kunir asam yang dijual di pasar Kota Gede bulan Februari 2015. Pharm Sci Res 2015.

Permatasari DAI, Icsvanditra G, Mahardhika MP. Analisis kadar kurkumin jamu kunyit asam menggunakan metode klt-densitometri. Pros. Semin. Inf. Kesehat. Nas., 2021, p. 264–9.

Suprihatin T, Rahayu S, Rifa’i M, Widyarti S. Senyawa pada serbuk rimpang kunyit (Curcuma longa L.) yang berpotensi sebagai antioksidan. Bul Anat Dan Fisiol 2020;5:35–42.

DepKes. Suplemen III Farmakope Herbal Indonesia Edisi 1. 2013. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Kemenkes.RI. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi II. Jakarta: kementrian Kesehatan RI; 2017.

Almeyda E, Widayanti E. Analisis Kadar Kurkuminoid dalam Filtrat, Residu dan Campuran Filtrat-Residu Jamu Kunir Asem. J Ilm Sains Vol 2021;21.

Shofia V, Anggraeni AB, Nurlaila H. Analysis of Antioxidant Activity of Curcumin Extract from White Turmeric (Curcuma zedoria) and Yellow Turmeric (Curcuma longa) using Soxhletation Method. Indones J Sci Pharm 2024;1:108–12.

Mahral Effendi S. Penentuan kadar senyawa flavonoid ekstrak etanol daun kunyit (Curcuma domestica Val) secara spektrofotometri UV-Vis. Herb Med J 2019;2:16–20.

Sofihidayati T, Wardatun S, Suraya A. Perbandingan kadar flavonoid serbuk instan kunyit putih (Curcuma zedoaria Rosc.) yang beredar di pasaran dengan metode spektrofotometri UV-Vis. J Sos Dan Sains 2021;1:1–614.

Vikri M, Sholih MG, Gatera VA. Identifikasi Kadar Kurkumin pada Minuman Serbuk Berbahan Temulawak dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. J Ilmu Kefarmasian 2022;3:191–6.

Pothitirat W, Gritsanapan W. Quantitative analysis of curcumin, demethoxycurcumin and bisdemethoxycurcumin in the crude curcuminoid extract from Curcuma longa in Thailand by TLC-densitometry. Mahidol Univ J Pharm Sci 2005;32:23–30.

Risthanti RR, Sumiyani R, Wulansari DD, Anawati TJ. Penetapan Kadar Kurkuminoid Dalam Ekstrak Campuran Curcuma domestica Val. dan Curcuma xanthorrhiza Roxb. Sebagai Bahan Baku Jamu Saintifik Secara KLT-Densitometri. Pharm J Indones 2019;5:37–43.

Suharsanti R, Astutiningsih C, Susilowati ND. Kadar kurkumin ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica) secara klt densitometri dengan perbedaan metode ekstraksi. J Wiyata Penelit Sains Dan Kesehat 2020:86–93.

Daulay AS, Nadia S, Daulay A. Eksplorasi kurkuminoid dari kunyit dan temulawak sebagai sediaan obat herbal. Pros. Semin. Nas. Has. Penelit., vol. 2, 2019, p. 454–61.

Kurniasih G, Djalil AD, Hartanti D. Penetapan Kadar Kurkuminoid dalam Jamu Serbuk Galian Putri yang Mengandung Simplisia Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val) yang Beredar di Kecamatan Ketanggungan. Pharm J Farm Indones (Pharmaceutical J Indones 2007:153–60.

Arrosyid A, Mulianto N, Dharmawan N. Physical Stability Evaluation of 5% Curcuma Longa Extract Using the Maceration Extraction Method. J Soc Res 2025;4:1987–93.

Puspitasari AD, Proyogo LS. Perbandingan metode ekstraksi maserasi dan sokletasi terhadap kadar flavonoid total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura). J Ilmu Farm Dan Farm Klin 2016:16–23.

Rahmawati N, Zenidah A, Irfan N. Perbandingan Rendemen dan Karakteristik Ekstrak Etanol 70% Daun Uncaria guianensis Berdasarkan Berbagai Metode Ekstraksi. J Pharm 2025;2:166–73.

Pratama BB, Usman MR, Susanti DA. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol 96% Daun Kencur (Kaempferia galanga L.) Menggunakan Metode DPPH (2, 2-diphenyl-1-picrylhydrazil) 2023.

Husna N. Integrasi Metabolomic Profiling dan Studi In Silico untuk Mengungkap Senyawa Antioksidan dan Sitotoksik Ekstrak Etanol Biji Heritiera littoralis 2025.

Adnina EF. Uji aktivitas dan identifikasi kurkuminoid pada rimpang Kunyit Putih (Curcuma zedoaria (Christm.) Berg) sebagai antikanker payudara T47D 2018.

Kautsari SN, Humaedi A, Wijayanti DR, Safaat M. Kadar total fenol dan flavonoid ekstrak temu kunci (Boesenbergia pandurata) melalui metode ekstraksi microwave. ALCHEMY J Penelit Kim 2021;17:96.

Yustinianus RR, Wunas J, Rifai Y, Ramli N. Curcumin Content in extract of some Rhizomes from Zingiberaceae Family. J Pharm Med Sci 2019;4:15–9.

Nanda AAD, Rahmasari KKS, Nur VAV. Validation of Methods and Determination of Curcumin Levels in Carrying Herbal Medicine of Turmeric Tamarind Using UV-Vis Spectrophotometer. Indones J Chem Sci 2025;14.

Ayunita F, Hidayatullah MH. Analisis Kadar Kurkumin Pada Jamu Kunyit Asam Dengan Metode Spektrofotometri Visibel. J Pharm Sci 2026:39–49.

Lestari DA. Metode Spektrofotometri UV Dengan Pendekatan Kemometrik Untuk Analisis Kurkumin Dan Piperin Secara Simultan 2024.

Cintya H, Chan MA, Purba A, Kokita T, Destinyie F, Bernardi W. Isolasi Kurkumin dari Kunyit Putih dengan Menggunakan Metode Maserasi dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Pro-Life 2021;8:205–17.

Revathy S, Elumalai S, Antony MB. Isolation, purification and identification of curcuminoids from turmeric (Curcuma longa L.) by column chromatography. J Exp Sci 2011;2.

Asjur AV, Inaku C, Sukara MAA, Basir N. Aktivitas Antibakteri Hasil Fraksinasi Ekstrak Daun Bogenvil (Bougainvillea spectabilis W.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans ATTC 25175 Dengan Metode Klt Bioautografi: Antibacterial Activity Results Of Extracination Bogenvil Leaf (Bougainvillea spect. Med Sains J Ilm Kefarmasian 2023;8:835–48.

Triono A. Identifikasi dan Penetapan Kadar Kurkumin Dalam Jamu Temulawak Dengan KLT-Denistometri 2024.

Amin A, Rahmadani F, Syarif RA. Identifikasi Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza) dalam Jamu Pegal Linu Secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Makassar Pharm Sci J 2024;1:382–90.

Mustiqawati E, Yolandari S. Identifikasi Senyawa Saponin Ekstrak Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia S) Dengan Kromatografi Lapis Tipis. J Promot Prev 2022;5:66–73.

Sugiyono. Metode penelitian manajemen. Bandung Alf CV 2016.

Sugiyono. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.

Hasanah RM, Narsih U, Azis FDA. Identifikasi Flavonoid Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan Pelarut Etanol 96% dan Metanol 96%. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) 2024;8:30–7.

Rahmawati F. Optimasi penggunaan kromatografi lapis tipis (klt) pada pemisahan senyawa alkaloid daun pulai (Alstonia scholaris LR Br) 2015.

Erina D, Raharjo SJ. Skrining Fitokimia Dan Analisis Kromatografi Lapis Tipis Dari Ekstrak Etanol 70% Biji Rambutan (Nephelium lappoaceum L.) 2019.

Ula QN. Identifikasi golongan senyawa dan pengaruh ekstrak etanol 70% daun widuri (Calotropis gigantea) terhadap berat tumor secara in vivo pada mencit (Mus musculus) 2014.

Kumalasari R. Stabilitas alkaloid ekstrak etil asetat tanaman Anting-anting (Acalypha indica L.) secara kromatografi lapis tipis berdasarkan waktu pengamatan Uv dan kelembaban 2019.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>