Studi Aktivitas Antioksidan Hasil Fermentasi Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Dan Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.)
Isi Artikel Utama
Page: 2044-2056
Abstrak
Pendahuluan: Kopi arabika (Coffea arabica L.) dan andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) merupakan bahan alami yang kaya akan senyawa bioaktif dan berpotensi sebagai sumber antioksidan. Proses fermentasi diketahui dapat meningkatkan kualitas dan kandungan senyawa bioaktif kopi, sedangkan penambahan andaliman diharapkan mampu meningkatkan aktivitas antioksidan. Namun, informasi mengenai aktivitas antioksidan kombinasi kopi arabika hasil fermentasi dengan andaliman pada berbagai formulasi masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan kopi arabika hasil fermentasi dengan penambahan andaliman pada berbagai formulasi menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan enam formulasi, yaitu F0 (kontrol), F1, F2, F3, F4, dan F5 dengan variasi penambahan andaliman. Pengujian meliputi skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Sampel dibuat dalam seri konsentrasi 5, 10, 15, 20, dan 25 ppm, sedangkan vitamin C digunakan sebagai kontrol positif pada konsentrasi 0,3–0,7 ppm. Campuran sampel dan larutan DPPH diinkubasi selama 30 menit dalam kondisi gelap, kemudian absorbansi diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Aktivitas antioksidan dinyatakan sebagai persentase peredaman radikal bebas dan nilai IC₅₀ dihitung menggunakan analisis regresi linear. Hasil: Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa seluruh formulasi mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik. Pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa seluruh formulasi termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat. Nilai IC₅₀ yang diperoleh berturut-turut adalah 28,09 µg/mL (F0), 26,90 µg/mL (F1), 22,10 µg/mL (F2), 17,49 µg/mL (F3), 21,79 µg/mL (F4), dan 23,71 µg/mL (F5), sedangkan vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 0,08 µg/mL. Formula F3 menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi karena memiliki nilai IC₅₀ paling rendah dibandingkan formulasi lainnya. Kesimpulan: Penambahan andaliman pada kopi arabika hasil fermentasi mampu meningkatkan aktivitas antioksidan, dengan seluruh formulasi termasuk kategori antioksidan sangat kuat. Formula F3 merupakan formulasi terbaik dan berpotensi dikembangkan sebagai minuman fungsional berbasis bahan alam lokal. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas produk serta aktivitas antioksidan secara in vivo.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
World Health Organization. Global report on hypertension: the race against a silent killer. World Health Organization; 2023.
Tahir HE, Xiaobo Z, Komla MG, Adam Mariod A. Nopal cactus (Opuntia ficus-indica (L.) Mill) as a source of bioactive compounds. In: Wild fruits: Composition, nutritional value and products. Springer; 2019. p. 333–58. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-030-31885-7_26
Hijayanti R, Rahmat D, Djamil R. Analisis Senyawa Fitokimia, Organoleptik, Uji Aktivitas Inhibisi Enzim Tirosinase Minyak Biji Argan (Argan spinosa L.) dan Ekstrak Akar Murbei (Morus Alba L.) Sebagai Whitening Agent Pada Kulit. Ghidza J Gizi dan Kesehat. 2023;7(1):157–65. DOI: https://doi.org/10.22487/ghidza.v7i1.617
Krisnawan AH, Budiono R. The effects of processing time on the total phenolic, flavonoid content, and antioxidant activity of multi bulb and single bulb black garlic. J Teknol dan Ind Pangan (Journal Food Technol Ind. 2022;33(1):69–76. DOI: https://doi.org/10.6066/jtip.2022.33.1.69
Azkia MN, Cahyanto MN, Mayangsari Y, Briliantama A, Palma M, Setyaningsih W. Enhancement of phenolic profile and antioxidant activity of black glutinous rice (Oryza sativa var. glutinosa) due to tape fermentation. Arab J Chem. 2023;16(11):105275. DOI: https://doi.org/10.1016/j.arabjc.2023.105275
Anam K, Sirappa MP, Meilin A, Marda AB, Irawan NC, Handayani HT, et al. Budidaya tanaman kopi dan olahannya untuk kesehatan. Tohar Media; 2023.
Retnaningtyas Y, Wulandari L, Arrozi F. Aktivitas Antioksidan Fraksi Air dan Fraksi Eter Kombinasi Ekstrak Metanol Daun Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) dan Kulit Batang Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii Nees Ex Bi.): Antioxidant Activity of Water and Ether Fraction Combination of Arabica Coffee. J Tumbuh Obat Indones. 2023;16(1):11–8. DOI: https://doi.org/10.31002/jtoi.v16i1.604
Karlina Y, Sukrasno S, Riyanti S, Hairunnisa H, Hilda H, Marselyun M. Pengaruh Variasi Pelarut Etanol-Air Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tempe. J Kartika Kim. 2024;7(2):113–20. DOI: https://doi.org/10.26874/jkk.v7i2.865
Siregar IN. Pengaruh Penambahan Ekstrak Segar Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Dan Lama Penyimpanan Terhadap Sifat Fisikokimia Dan Tingkat Penerimaan Permen Jelly”. 2021;
Nasution LR, Saragi DA, Permata YM. The Effect of Fermentation Time Variation on Antioxidant Activity of Fermented Robusta Coffee Leaves (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) Brew. Indones J Pharm Clin Res [Internet]. 2024;6(2):19–25. Available from: https://doi.org/10.32734/idjpcr.v6i2.14255 DOI: https://doi.org/10.32734/idjpcr.v6i2.14255
Suena NMDS, Antari NPU. Uji aktivitas antioksidan maserat air biji kopi (Coffea canephora) hijau pupuan dengan metode DPPH (2, 2-difenil-1-pikrilhidrazil). J Ilm Medicam. 2020;6(2). DOI: https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i2.1106
Harborne JB. Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata dan Iwang Soediro. Bandung: Penerbit ITB; 1987.
Farnsworth PL, Coble R. Deformation behavior of dense polycrystalline SiC. J Am Ceram Soc. 1966;49(5):264–8. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1151-2916.1966.tb13254.x
Molyneux P. The use of the sTabel free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity. Songklanakarin J sci technol. 2004;26(2):211–9.
Kedare SB, Singh RP. Genesis and development of DPPH method of antioxidant assay. J Food Sci Technol. 2011;48(4):412–22. DOI: https://doi.org/10.1007/s13197-011-0251-1
Hapsari M, Rizkiprilisa W, Sari A. Pengaruh lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan minuman fermentasi kombucha lengkuas merah (Alpinia purpurata): Effect of fermentation time on antioxidant activity of fermented drink kombucha red galangal (Alpinia purpurata). Agromix. 2021;12(2):146–9. DOI: https://doi.org/10.35891/agx.v12i2.2647
Ramalakshmi K, Kubra IR, Rao LJM. Physicochemical characteristics of green coffee: Comparison of graded and defective beans. J Food Sci. 2007;72(5):S333–7. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1750-3841.2007.00379.x