Isi Artikel Utama

Yulita
Eka Nenni Jairani
Agnes Sry Vera Nababan

Page: 684-689

Abstrak

Masalah stunting tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga merupakan isu global. Tingginya angka stunting pada anak di bawah usia 5 tahun membutuhkan perhatian serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan mereka. Praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA) memiliki manfaat besar dalam mencegah stunting dan mendukung proses pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Pemberian makan yang tidak sesuai pada bayi dan balita dapat menjadi salah satu faktor penyebab gangguan tumbuh kembang yang dikenal sebagai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makan bayi dan anak melalui emo-demo sebagai upaya pencegah stunting pada balita. Jenis penelitian yaitu quasi experiment, dengan rancangan one group pretest postest design dengan jumlah sampel 30 orang ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan skor median pengetahuan ibu sebelum dan sesuadah diberikan emo demo dengan nilai P-Value sebesar 0.000. kesimpulan terdapat pengaruh emo demo tentang MP-ASI terhadap perubahan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan emo demo  di Posyandu.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yulita, Y., Jairani, E. N., & Nababan, A. S. V. (2024). Pengaruh EMO DEMO Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Posyandu Rangkaian Melati. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 7(4), 684–689. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v7i4.610
Bagian
Original Articles

Referensi

ASDI, IDAI P. Penuntun Diet Anak. Jakarta: Fakultas Kedokteran universitas Indonesia; 2015.

Puskesmas K, Pasarwajo K, Buton K. Analisis faktor risiko kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja puskesmas kecamatan pasarwajo kabupaten buton tahun 2020. 2021;4(2):40–6. DOI: https://doi.org/10.26618/aimj.v4i2.4951

WHO U, World Bank. Levels and trends in child malnutrition Key findings of the 2020 Edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Vol. 24, Geneva: WHO. 2019. 1–16 hal.

Kementerian Kesehatan RI. Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018. 1–220 hal.

E-PPGM. Laporan Puskesmas Hinai Kiri matan Secanggang Kabupaten Langkat. 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Vol. 48, IT - Information Technology. 2020. 6–11 hal.

FD R. Pengatuh pola pemberian makanan terhadap kejadian stunting pada balita (studi di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe, Kasiyan, dan Puskesmas Sumberbaru Kabupaten Jember). 2013;10(1):15–23.

Rohmawati W, hartati L LA. Hubungan peran pengasuh dalam pemberian makanan 4 bintang terhadap pertumbuhan anak usia 6-24 bulan. 2020;9–85. DOI: https://doi.org/10.37341/jkkt.v4i2.120

Shi L ZJ. Recent Evidence Of The Effectiveness Of Educational Interventions For Improving Complementary Feeding Practices In Developing Countries. J Trop Pediatr. 2014;6(3):64–74.

Kementerian Kesehatan RI. Modul Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak. Jakarta; 2014.

Kementerian Kesehatan R. Pedoman Teknis Program Optimalisasi Status Gizi (OSG) dengan Metode Emo-Demo Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Global Alliance for Improved Nutrition. 2019;

Kementerian Kesehatan R. Buku Saku Panduan Praktis Melakukan Emo-Demo untuk Optimalisasi Status Gizi. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Global Alliance for Improved Nutrition; 2019.

Videricka, E. M., Ningtyas, F. W., Astuti, N. F. W., & Adi, D. I. (2020). Emotional Demonstration (Emo-Demo) Katakan Tidak pada Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) Dini. A-Khidmah Journal, 3, 19–24.http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/65672/Ainul Latifah101810401034.pdf?sequence=1. DOI: https://doi.org/10.29406/al-khidmah.v3i1.2401

Silfia, N. N., Hastuti, Arsyad, G., Laili, U., & Faina. (2021). Pengaruh Emotional Demontration Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu

Musdalifah, R. Pemrosesan dan Penyimpanan Informasi pada Otak Anak dalam Belajar: (2020) Short Term and Long Term Memory. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 21(1), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/ alishlah.v17i2.1163 DOI: https://doi.org/10.35905/alishlah.v17i2.1163

Sari, P. (2019). Analisis Terhadap Kerucut Pengalaman Edgar Dale Dan Keragaman Dalam Memilih Media Yang Tepat Dalam Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 42–57.

Waroh, Y. K., Andarwulan, S., Setiawandari, & Hidayatunnikmah, N. (2019). Usaha Untuk Meningkatkan Cakupan ASI Ekslusif dengan Pendekatan Emotional Demonstration Ikatan Ibu dan Anak. Jurnal Abadimas Adi Buana, 3(2), 37– 40. https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i 2.a2170 DOI: https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i2.a2170

Hidayanti, L., & Maywati, S. (2020). Promosi Gizi Melaui Metode Emo Demo Untuk Merubah Persepsi Ibu Tentang Makanan Jajanan Berbasis Pangan Lokal. GEMASSIKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 76. https://doi.org/10.30787/gemassika.v4i 1.463 DOI: https://doi.org/10.30787/gemassika.v4i1.463

Septiani, A. (2017). Sensitivitas dan Spesifisitas Dietary Diversity Score (DDS) dalam mengestimasi kecukupan zat gizi pada balita usia 24-59 Bulan di Indonesia [Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. In Repository.Uinjkt.Ac.Id. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/han dle/123456789/3509

Amareta, D. I., & Ardianto, E. T. (2017b). Penyuluhan Kesehatan dengan Metode Emo Demo Efektif Meningkatkan Praktik CTPS di MI Al-Badri Kalisat Kabupaten Jember. Seminar Nasional Hasil Penelitian, 246–250.

Gunawan, D. C. D., Nita, V., Indrayani, N., Arintasari, F., Septriana, & Ariani, I. (2022). Pengaruh Kelas Edukasi MPASI 4 Bintang Terhadap Asupan Protein dan Keragaman Pangan pada Balita Usia 6-59 Bulan. Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 17(2), 83–90.”

Almira, R., Melani, V., Angkasa, D., & Dewanti, L. P. (2022). Pengaruh Media Nutrition Bingo Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Gizi Seimbang Serta Keanekaragaman Pangan Pada Anak Usia 10-12 Tahun Di Jakarta Timur. Journal of Nutrition College, 11(4), 310–321. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i4.3291 5 DOI: https://doi.org/10.14710/jnc.v11i4.32915