Uji Efektivitas Anti-Aging Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Dalam Sediaan Masker Clay
Isi Artikel Utama
Page: 2251-2268
Abstrak
Pendahuluan: Penuaan kulit merupakan proses degeneratif alami yang dipicu oleh faktor internal dan eksternal, terutama stres oksidatif akibat radikal bebas. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) mengandung senyawa flavonoid dan antosianin yang berpotensi sebagai antioksidan alami untuk menghambat proses penuaan kulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi sediaan masker clay yang mengandung ekstrak etanol bunga kembang sepatu serta menguji efektivitas anti-aging-nya terhadap parameter kondisi kulit. Metode: Penelitian eksperimental ini melibatkan pembuatan masker clay dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak etanol bunga kembang sepatu, yaitu 2,5% (F1), 5% (F2), dan 10% (F3). Evaluasi mutu fisik meliputi uji homogenitas, pH, stabilitas, waktu pengeringan, tipe emulsi, dan uji iritasi. Uji efektivitas anti-aging dilakukan terhadap 15 sukarelawan wanita berusia 35–60 tahun menggunakan skin analyzer selama 4 minggu dengan frekuensi aplikasi 1 kali per minggu. Parameter yang diukur meliputi kadar air (moisture), kehalusan (evenness), ukuran pori (pore), noda (spot), dan keriput (wrinkle). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik dengan pH 6,4–6,7, homogen, stabil selama 12 minggu penyimpanan, serta tidak menimbulkan iritasi. Formula III (konsentrasi 10%) menunjukkan efektivitas anti-aging terbaik dengan peningkatan kadar air sebesar 67,5%, penurunan tingkat kekasaran kulit sebesar 42,3%, penurunan ukuran pori sebesar 30,9%, penurunan jumlah noda sebesar 32,4%, dan penurunan keriput sebesar 36,0% setelah 4 minggu perawatan. Namun, efektivitas formula III masih lebih rendah dibandingkan masker clay komersial. Kesimpulan: Ekstrak etanol bunga kembang sepatu dapat diformulasikan sebagai sediaan masker clay anti-aging yang stabil dan aman. Formula dengan konsentrasi 10% memberikan efektivitas terbaik dalam memperbaiki parameter penuaan kulit, meskipun masih diperlukan optimasi formula untuk mendekati efektivitas produk komersial.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Wahyuni, Dwi Kusuma, Wiwied Ekasari dkk. Toga Indonesia. Pertama. Surabaya: Airlangga University Press; 2016.
Bunga D, Sepatu K, Kimia JT, Teknik F. Pendahuluan Bunga kembang sepatu ( 2003:9–16.
Ginting M, Fitri K, Leny L, Lubis BK. Formulasi dan Uji Efektifitas Anti-Aging dari Masker Clay Ekstrak Etanol Kentang Kuning (Solanum tuberosum L.). J Dunia Farm 2020;4:68–75. https://doi.org/10.33085/jdf.v4i2.4541.
Rahmadiani NF, Nur Hasanah A. Formulasi dan Evaluasi Sediaan Anti Aging dari Ekstrak Tumbuhan. FarmasetikaCom (Online) 2019;4:107–18. https://doi.org/10.24198/farmasetika.v4i4.23068.
Malinda O, Syakdani A. Potensi Antioksidan dalam Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) sebagai Anti-aging 2020;11:60–5.
Sri Utari Br Tarigan. Masker Clay Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai Anti-aging 2019:145.
Febriani A, Elya B, Jufri M. Uji aktivitas dan keamanan hair tonic ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis) pada pertumbuhan rambut kelinci. J Farm Indones 2016;8 No 1:259–70.
Tambunan N, Prawesti AP, Nuraeni A. Hiperglikemia Pada Saat Masuk Rumah Sakit Sebagai Prediktor Sepsis Dan Penentu Hasil Klinis Pada Pasien Dewasa di ICU: Tinjauan Komprehensif. J Ners 2026;10:1761–9. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54147.
Susanti SFE. Penentuan aktivitas mukolitik sediaan sirup kombinasi antara ekstrak daun meniran (phyllanthus urinaria L.) dan daun kembang sepatu (Hibiscus Rosa Sinensis L.) 2023.
Julia D. Pengaruh ekstrak bunga kembang sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis Linn.) terhadap jumlah, motilitas, morfologi, vabilitas spermatozoa tikus jantan (Rattus norvegicus). Biomed J Indones J Biomedik Fak Kedokt Univ Sriwij 2019.
Depkes RI. Farmakope Herbal Indonesia. Farmakop Herb Indones 2008:1–221.
Rao K, Raja AM, Banji D. Quality control study and standardization of Hibiscus rosasinensis l. flowers and leaves as per WHO guidelines. J Pharmacogn Phytochem JPP 2014;29:29–37.
Carolin BT, Nita S. Pengaruh Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis Linn.) terhadap Epididimis, Prostat dan Vesikula Seminalis Peningkatan jumlah penduduk yang sangat negara Indonesia. Terutama Dalam Kondisi Peningkatan Angka Angka Kemiskin Serta Bertamba 2019;5:1–10.
Sari SM, Tanjung SA, Gunawan M, Safriana S. Formulasi Sediaan Masker Gel Ekstrak Etanol dari Daun Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L.) Sebagai Pelembab Kulit: Formulation of Ethanol Extract Gel Mask Preparation from Hibiscus Leaves (Hibiscus Rosa-Sinensis L.) as a Skin Moisturizer. AL-MIKRAJ J Stud Islam Dan Hum (E-ISSN 2745-4584) 2024;5:1780–97.
Farmakope Herbal Indonesia. Herbal Indonesia Herbal. II. Kemenkes RI; 2017.
Jannatul Putri D. Pengaruh Ekstrak Daun Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L.) terhadap Siklus Reproduksi Mencit (Mus musculus L.) Galur Swiss Webster. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang, 2013.
Lenox D. The Science and Practice of Pharmacy. 6(11), 951. Angewandte Chemie International; 1967.
Barel A. Cosmetic Science and Technology. New York: 2009.
Voigt. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Yogyakarta: , Gadjah Mada University Press; 1995.
Aramo L. Skin and Hair Diagnosis System. Sungnam: Aram HuvisKorea Ltd; 2012.