Aktivitas Anti Jerawat Ekstrak Etanol Biji Jamblang (Syzygium cumini L. Skeels) dalam Sediaan Emulgel
Isi Artikel Utama
Page: 2206-2214
Abstrak
Jamblang (Syzygium cumini L. Skeels) mengandung senyawa antibakteri dan dapat diformulasikan dalam bentuk emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak etanol dari biji jamblang, mengembangkan formulasi emulgel, serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Ekstraksi dilakukan menggunakan etanol 96% melalui metode maserasi, dilanjutkan dengan penapisan fitokimia dan pengujian antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Penapisan fitokimia menunjukkan adanya kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Formulasi emulgel dikembangkan menggunakan ekstrak biji jamblang dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, dengan penyesuaian HPMC sebesar 3% sebagai agen gelling. Emulgel menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat, dengan zona hambat terbesar pada formulasi emulgel (F3) 15% yang menghasilkan 21,44 ± 0,21 mm terhadap S. aureus dan 19,02 ± 0,6 mm terhadap S. epidermidis. Uji stabilitas menunjukkan bahwa sifat organoleptik dan homogenitas sediaan tetap stabil. Pengujian pH, viskositas, daya lekat, dan daya sebar memenuhi kriteria sediaan bermutu, serta uji iritasi menunjukkan tidak adanya reaksi merugikan pada kulit. Hasil uji ANOVA dilanjutkan dengan post hoc Tukey menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0.05) pada aktivitas antibakteri antara semua formula emulgel. Kesimpulannya, Formula F3 (ekstrak 15%) menunjukkan aktivitas antibakteri terbaik dan memenuhi semua parameter evaluasi fisik, sehingga memastikan bahwa emulgel biji jamblang merupakan formulasi yang bermutu dan aman. Hasil uji t-test berpasangan menunjukkan bahwa semua parameter berbeda secara signifikan (p > 0.05).
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
. Putri DD, Furqon MT, Perdana RS. Klasifikasi penyakit kulit pada manusia menggunakan metode Binary Decision Tree Support Vector Machine (BDTSVM) (Studi Kasus: Puskesmas Dinoyo Kota Malang). J Pengemb Teknol Inf dan Ilmu Komput. 2018;2(5):1912–1920.
. Sari AN. Antioksidan alternatif untuk menangkal bahaya radikal bebas pada kulit. Elkawnie. 2015;1(1):63–68.
. Setiawan PF, Alvina D, Subandriyo JR, Paramitha PK, Widhiastuti SS. Salep ekstrak daun jamblang (Syzygium cumini) sebagai penghambat bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Biota J. Ilmu-Ilmu Hayati. 2024;17(1):12–22.
. Wiendarlina IK, Indriati D, Rosa M. Aktivitas antibakteri losion anti jerawat yang mengandung ekstrak daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less.). Fitofarmaka J. Ilm. Farm. 2019;9(1):16–25.
. Kothari V, Seshadri S, Mehta P. Fractionation of antibacterial extracts of Syzygium cumini (Myrtaceae) seeds. Res Biotechnol. 2011;2(6):53–63.
. Rusli D. Formulasi krim clindamycin sebagai anti jerawat dan uji efektivitas terhadap bakteri Propionibacterium acnes. J Penelit Sains. 2019;19(2):82–85.
. Marliani L, Sari NI, Yuniarti S. Aktivitas antioksidan dan kandungan senyawa fenolat biji jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels). J Farm Galen. 2013;1(2):43–47.
. Y. Liu, J. Zhu, Z. Liu, Y. Zhi, C. Mei, H. Wang, Flavonoids as promising natural compounds for combating bacterial infections, Int. J. Mol. Sci. 26 (6) (2025) 2455.
. J. Liu, X. Chen, S. Li, K. Fang, Y. Sheng, X. Wang, D. Wang, Exploring the antimicrobial mechanisms of flavonoids with phenolic hydroxyl groups: Implications for novel wound dressings, Ind. Crops Prod. 239 (2026) 122400.
. R. Suhartati, F. Apriyani, Khusnul, D.P. Virgianti, M. Fathurohman, Antimicrobial activity test of Mangosteen leaves ethanol extract (Garcinia mangostana Linn) against Pseudomonas aeruginosa bacteria, J. Phys. Conf. Ser. 1179 (2019) 012167. doi:10.1088/1742-6596/1179/1/012167
. Misrahanum M, Rezeki RN, Cazia N, Murniana M, Husnah M. GC-MS analysis and evaluation of combination effect of Syzygium cumini L. Skeels ethanolic seed extract and vancomycin against clinical methicillin-resistant Staphylococcus aureus. Res J Pharm Technol. 2024;17(8):3739–3744.
. Sulistyarini I, Sari DA, Wicaksono TA. Skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder pada batang buah naga (Hylocereus polyrhizus). Cendekia Eksakta. 2020;5(1):56–63.
. Putranti W, Maulana A, Fatimah SF. Formulasi emulgel ekstrak bawang putih (Allium sativum L.). J Sains Farm Klin. 2019;6(1):7–13.
. Daud NS, Suryanti E. Formulasi emulgel antijerawat minyak nilam (Patchouli oil) menggunakan Tween 80 dan Span sebagai pengemulsi serta HPMC sebagai basis gel. J Mandala Pharmacon Indones. 2017;3(2):90–95.
. Mappa T, Edy HJ, Kojong N. Formulasi gel ekstrak daun sasaladahan (Peperomia pellucida (L.) HBK) dan uji efektivitasnya terhadap luka bakar pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Pharmacon. 2013;2(2):49–55.
. Syurgana MU, Febrina L, Ramadhan AM. Formulasi pasta gigi dari limbah cangkang telur bebek. Proc Mulawarman Pharm Conf. 2017; 6:127–140.
. Afianti, Murrukmihadi. Pengaruh variasi kadar gelling agent HPMC terhadap sifat fisik dan aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak etanolik daun kemangi (Ocimum basilicum L. forma citratum Back). Maj Farm. 2015;11(2):313–314.
. Regina O, Sudrajad H, Syaflita D. Measurement of viscosity using an alternative viscometer. J Geliga Sains. 2018;6(2):127–132.
. Sayuti NA. Formulasi dan uji stabilitas fisik sediaan gel ekstrak daun ketepeng Cina (Cassia alata L.). J Kefarmasian Indones. 2015;5(2):74–82.
. Jufri M, Gozan M, Suyono EA. Formulation, stability test and in vitro penetration test of emulgel from tobacco leaves extract. J Young Pharmacists. 2018;10(2S):S69–S74.
. Daud NS, Suryanti E, dkk. Uji stabilitas fisik sediaan emulgel minyak nilam (patchouli oil) dengan variasi konsentrasi agen gelling HPMC. J Mandala Pharmacon Indones. 2017;3(2):96–101.
. Yusriana CS, Budi CS, Dewi T. Uji daya hambat infusa daun nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. J Permata Indones. 2014;5(2):1–7.
. Salenda CM. Pengaruh konsentrasi basis gel ekstrak etanol daun tapak kuda (Ipomoea pes-caprae (L.) R. Br.) terhadap aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Pharmacon. 2018;7(3):214–222.
. Hakim ZR, Isnaini PK, Genatrika E. Formulasi, evaluasi sifat fisik, dan uji efektivitas tabir surya losion ekstrak buah jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels). Pharmacy J Farm Indones. 2020;17(1):225–240