Evaluasi Pengaruh Suspensi dan Nanosuspensi Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) terhadap Perilaku Imobilitas Mencit

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak122OJS
Unduhan artikel25OJS
Sitasi Crossref—Belum tersedia
Sitasi Google Scholar—Belum terverifikasi

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Debi Angraini
Gabena Indrayani Dalimunthe
Zulmai Rani
Haris Munandar Nasution

Abstrak

Pendahuluan: Depresi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mendorong eksplorasi kandidat farmakologis melalui penelitian praklinis. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh ekstrak etanol biji pinang (Areca catechu L.) dalam bentuk suspensi konvensional dan nanosuspensi terhadap durasi imobilitas mencit jantan pada forced swimming test (FST). Metode: Ekstrak diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 96% dan diformulasikan pada konsentrasi 0,5%, 0,75%, dan 1%. Hasil: Ukuran partikel nanosuspensi F1, F2, dan F3 masing-masing sebesar 373,12; 507,12; dan 660,32 nm. Rerata durasi imobilitas pascaperlakuan pada kelompok nanosuspensi berturut-turut sebesar 70,3; 29,0; dan 20,0 detik, sedangkan kelompok suspensi menunjukkan rerata sebesar 71,2; 62,1; dan 40,3 detik. Durasi imobilitas cenderung menurun seiring peningkatan konsentrasi ekstrak, dengan nilai terendah pada nanosuspensi 1%. Pembahasan: Temuan ini mengindikasikan adanya perubahan respons perilaku pada model praklinis dan memerlukan konfirmasi melalui pengujian mekanisme, keamanan, serta analisis komparatif yang lebih komprehensif

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Evaluasi Pengaruh Suspensi dan Nanosuspensi Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) terhadap Perilaku Imobilitas Mencit. (2026). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(4), 3387-3394. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i4.2125

Referensi

[1] Zulmai, R., Julia Reveny, & Urip Harahap. (2021). Utilization Of Glycerol By Product From Transesterification Of Waste Cooking Oil As A Cosurfactant In Nanocream Preparation . International Journal of Science, Technology & Management, 2(4), 1258-1264. .

[2] Dalimunthe, G. I. (2020).Desain dan Formula Hemiselulosa Tongkol Jagung Sebagai Carrier untuk Target Obat di Kolon: Metronidazol Sebagai Model Obat.

[3] Chavan, J. (2013). Internet banking–benefits and challenges in an emergingeconomy. International Journal of Research in Business Management, 1(1), 19–26.

[4] Amalia, R., & Haryati, R. (2022). Uji Stabilitas Fisik dan Organoleptik Sediaan Suspensi Ekstrak Etanol Daun Beluntas (Pluchea indica L.) .Pharmascience, 9(1),38–44.

[5] “Agusta. (2001). Awas Bahaya Tumbuhan Obat. Laboratorium Fitokimia, Puslitbang Biologi LIPI, Bogor.”.

[6] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 12 Tahun 2014 tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional. Jakarta: BPOM RI.

[7] Hasibuan, A. L., & Dalimunthe, G. I. (2022). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Patch Transdermal Yang Mengandung Ekstrak Daun Mint (Mentha Piperita L.) Sebagai Antidiare. 1, 100–108.

[8] Emmy Wiriandini, Gabena Indrayani Dalimunthe, Minda Sari Lubis, & Haris Munandar Nasution. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Transparan Putik Saffron (Crocus sativus L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kese

[9] Nasution, M. H, Rafita Yuniarti, Zulmai Rani, Arini Nursyafira (2022). Phytochemical screening and antibacterial activity test of ethanol extract of jengkol leaves (Archidendron pauciflorum Benth.) IC Nielsen against Staphylococcus epidermidis and. Intern

[10] Anisa, S., Dalimunthe, G. I., Lubis, M. S., & Yuniarti, R. (2023). Isolasi Amilopektin Dari Pati Jagung (Zea Mays L) Yang Berpotensi Sebagai Film Coated Pada Tablet. Jurnal Farmasainkes, 3(1), 51–57.

[11] “Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia Edisi IV.Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 1995.”.

[12] “Anisah, A., Wulandari, I., & Hidayat, N. (2021). Evaluasi Fisik dan Stabilitas Sediaan Suspensi Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia) dengan Variasi Konsentrasi CMC-Na. Jurnal Farmasi Galenika, 7(1), 12–18.”.

[13] “Andriyani, R., Pramudita, R. A., & Saputri, F. C. (2019). Evaluasi Ukuran Partikel dan Stabilitas Fisik Sediaan Nanosuspensi Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Antidiabetes. Jurnal Farmasi Galenika, 5(2), 140–147.”.

[14] Azizah, L. M., dkk. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Yogyakarta:Indomedia Pustaka.

[15] Departemen Kesehatan RI. (1979). Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta:Departemen Kesehatan RI.

[16] Behr GA, Moreira JCF, Freitas JJ. Effects of antidepressant drugs on oxidative stress parameters: A review. Pharmacol Res. 2012;65(5):420–9.

[17] Porsolt RD, Bertin A, Jalfre M. Behavioral despair in mice: a primary screening test for antidepressants. Arch Int Pharmacodyn Ther. 1977;229(2):327–336. PMID: 596982.

[18] International Agency for Research on Cancer. IARC Monographs Volume 128: Acrolein, Crotonaldehyde, and Arecoline. Lyon: IARC; 2021. https://www.iarc.who.int/news-events/iarc-monographs-volume-128-acrolein-crotonaldehyde-and-arecoline/.

[19] Stability of nanosuspensions in drug delivery: mechanisms, characterization strategies, and advanced stabilization approaches. 2026. PubMed PMID: 42140400..

[20] Porsolt RD, Le Pichon M, Jalfre M. Depression: a new animal model sensitive to antidepressant treatments. Nature. 1977;266:730–732. doi:10.1038/266730a0.

[21] Sewell F, Waterson I, Jones D, Tricklebank MD, Ragan I. Preclinical screening for antidepressant activity: shifting focus away from the forced swim test to the use of translational biomarkers. Regul Toxicol Pharmacol. 2021;125:105002. doi:10.1016/j.yrtph.2021.105002.

[22] Huang G, Zeng D, Liang T, Liu Y, Cui F, Zhao H, et al. Recent advance on biological activity and toxicity of arecoline in edible areca (betel) nut: a review. Foods. 2024;13(23):3825. doi:10.3390/foods13233825.

[23] Jacob S, Kather FS, Boddu SHS, Attimarad M, Nair AB. Nanosuspension innovations: expanding horizons in drug delivery techniques. Pharmaceutics. 2025;17(1):136. doi:10.3390/pharmaceutics17010136.

[24] Percie du Sert N, Hurst V, Ahluwalia A, Alam S, Avey MT, Baker M, et al. The ARRIVE guidelines 2.0: updated guidelines for reporting animal research. PLoS Biol. 2020;18(7):e3000410. doi:10.1371/journal.pbio.3000410.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >>