Efetivitas Pemberian Air Rebusan Pinang Muda (Areca Catechu) Dan Asam Kandis (Garcinia Xanthochymus) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Pinang muda (Areca Catechu) dan asam kandis (Garcinia Xanthochymus) merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Kandungan fenol, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, alkaloid, xanton, steroid/triterpenoid dan glikosida sangat baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri, anti oksidan, anti imflamasi sehingga bagus untuk mempercepatan penyembuhan luka perineum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian air rebusan pinang muda dan asam kandis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Metode: Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan pendekatan Only Posttest With Control Group Design dengan jumlah sampel 16 ibu nifas yang terdiri dari 8 orang kelompok intervensi dan 8 orang kelompok kontrol yang dipilih secara purposive sampling, data dianalisis dengan Mann Whitney Test. Hasil: Lamanya penyembuhan luka pada kelompok kontrol dominan normal dengan frekuensi 5 (62.5%) dan kelompok intervensi dominan cepat dengan frekuensi 7 (87,5%). Hasil analisa uji statistik dengan menggunakan uji Mann Whitney nilai Asymp. Sig. (2-tailed) atau p Value sebesar 0,014 < 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian air rebusan pinang muda dan asam kandis efektiv dalam percepatan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Adina VS. (2018). Asuhan Kebidanan Nifas Dan Menyusui. Gramedia Pustaka Utama.
Adipura,Wayan,Oktaviani, S. H. (2021). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.
Citra Shauma Ramadhan, J. J. J. (2021). Efektivitas Air Rebusan Biji Pinang Muda dan Asam Kandis terhadap Intensitas Nyeri dan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas. Farmasetika, 3(1).
Handayani F, Sundu R, K. H. (2016). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kulit Punggung Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Daun Singkil (Premna corymbosa) Berdasarkan Variasi Suhu dan Waktu Pengeri. Jurnal Ilmiah Manutung, 2(2), 154–160.
Hidayat. (2011). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika.
Lilyawati SA, Fitriani N, P. F. (2019). Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Biji Pinang Muda (Areca Catechu). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences.
Manuntungi AE, Irmayanti I, R. R. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Ruang Perawatan Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju. Nursing Inside Community, 1(3), 96–103.
Mariani Y, Wardenaar E, Y. F. (2021). Tumbuhan Berkhasiat Obat di Desa Tanap Kabupaten Sanggau dan Pemanfaatannya untuk Perawatan Bayi dan Perempuan Pasca Persalinan. Biosains, 7(2), 92–102.
Muslimah. (2019). Kajian Ilmiah Pengaruh Air Rebusan Buah Pinang terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes. Jurnal Sains, 3(1).
Oktaviani DJ, at all. (2019). Review: Bahan Alami Penyembuh Luka. Jurnal Farmasetika, 4(3), 44.
Prawirohardjo. (2012). Ilmu kebidanan Sarwono Prawirohardjo (3rd ed.). PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rukiyah dkk. (2012). Asuhan Kebidanan III (Nifas). Salemba Medika.
Rumini R, J. T. (2020). Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Perawatan Luka Perineum dengan Pencegahan Infeksi. Jurnal Bidan Cerdas, 2(2), 60–65.





