Efektifitas Teh Daun Katuk Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Postpartum Hari Ke 4-7

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar42026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Ivansri Marsaulina
Ade Rohani Lingga
Adevia Indah Putri
Agustina Indah
Fahma Shufyani

Abstrak

Rendahnya cakupan ASI ekslusif merupakan tantangan bagi para bidan untuk lebih giat melakukan promosi kesehatan tentang pentingnya ASI ekslusif bagi pertumbuhan bayi. Rendahnya cakupan pemberian ASI ekslusif ini dapat berdampak pada kualitas hidup generasi penerus bangsa dan juga pada perekonomian nasional Salah satu upaya untuk meningkatkan laju sekresi dan produksi ASI adalah melalui penggunaan obat ramuan tradisional seperti teh daun katuk.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas teh daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu postpartum pada hari ke 4-7. Metode penelitian ini yaitu quasi eksperimental post test-only non equivalent control group design dengan jumlah sampel 30 ibu postpartum yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik penelitian ini yaitu uji independen T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian teh daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum dengan nilai P-Value=0,000 (<0,05).

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Efektifitas Teh Daun Katuk Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Postpartum Hari Ke 4-7. (2022). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 5(2), 423-427. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.160

Referensi

Adina VS. (2018). Asuhan Kebidanan Nifas Dan Menyusui. Gramedia Pustaka Utama.

Adipura,Wayan,Oktaviani, S. H. (2021). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Citra Shauma Ramadhan, J. J. J. (2021). Efektivitas Air Rebusan Biji Pinang Muda dan Asam Kandis terhadap Intensitas Nyeri dan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas. Farmasetika, 3(1).

Handayani F, Sundu R, K. H. (2016). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kulit Punggung Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Daun Singkil (Premna corymbosa) Berdasarkan Variasi Suhu dan Waktu Pengeri. Jurnal Ilmiah Manutung, 2(2), 154–160.

Hidayat. (2011). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika.

Lilyawati SA, Fitriani N, P. F. (2019). Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Biji Pinang Muda (Areca Catechu). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences.

Manuntungi AE, Irmayanti I, R. R. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Ruang Perawatan Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju. Nursing Inside Community, 1(3), 96–103.

Mariani Y, Wardenaar E, Y. F. (2021). Tumbuhan Berkhasiat Obat di Desa Tanap Kabupaten Sanggau dan Pemanfaatannya untuk Perawatan Bayi dan Perempuan Pasca Persalinan. Biosains, 7(2), 92–102.

Muslimah. (2019). Kajian Ilmiah Pengaruh Air Rebusan Buah Pinang terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes. Jurnal Sains, 3(1).

Oktaviani DJ, at all. (2019). Review: Bahan Alami Penyembuh Luka. Jurnal Farmasetika, 4(3), 44.

Prawirohardjo. (2012). Ilmu kebidanan Sarwono Prawirohardjo (3rd ed.). PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Rukiyah dkk. (2012). Asuhan Kebidanan III (Nifas). Salemba Medika.

Rumini R, J. T. (2020). Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Perawatan Luka Perineum dengan Pencegahan Infeksi. Jurnal Bidan Cerdas, 2(2), 60–65.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>