UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DALAM SEDIAAN SERUM DENGAN METODE DPPH

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref12026-10-20
Sitasi Google Scholar02026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

syarifah nadia maulina
supran hidayat sihotang
SITI mukharomah

Abstrak

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan memiliki berat molekul kecil yang mampu menangkal terbentuknya radikal bebas didalam tubuh sehingga dapat menghambat kerusakan sel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan menggunakan bahan uji bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol pro analisis. Penelitian ini diawali dengan penyiapan sampel yang meliputi, pengambilan sampel tumbuhan, identifikasi tumbuhan bunga telang (Clitoria ternatea L.), skrining fitokimia, kemudian dilakukan pengolahan serbuk simplisia, pembuatan ekstrak etanol, pemilihan formula dasar sediaan serum, penetapan formulasi modifikasi dasar serum dan pembuatan sediaan serum ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dalam berbagai konsentrasi sediaan yaitu 3%; 4%; 5%; dan blanko, pemeriksaan mutu fisik dan uji aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga telang (Clitoria ternatea L.)  dalam bentuk ekstrak etanol dapat diformulasikan kedalam bentuk sediaan serum, merupakan sediaan yang homogen, stabil dan tidak mengiritasi kulit dengan rentang pH sesaat setelah dibuat 5,9-6,1 dan pH setelah pengujian kestabilan (Cycling test) 5,4-5,7.


 


Kata kunci :Clitoria ternatea L.; bunga telang; serum; antioksidan; DPPH

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DALAM SEDIAAN SERUM DENGAN METODE DPPH. (2022). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 5(2), 394-403. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.131

Referensi

Andriani, D., & Murtisiwi, L. (2020). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% bunga telang (Clitoria ternatea L.) dari daerah Sleman dengan Metode DPPH. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. 17(1). 70-76.

Banu, K. S dan Cathrine, Dr. L. (2015). General Techniques Involved in Phytochemical Analysis. International Journal of Advanced Research in Chemical Science. 2(4): 25-32.

Bauman, L., & Allemann, I. (2009). Antioxidants. in: Bauman L, Saghari, Cosmetic dermatology principles and practice. Hal. 2-19.

Cahyaningsih, E., Yuda, P. E. S. K., & Santoso, P. (2019). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Ilmiah Medicamento. 5(1). 51–57.

Fatmawati., Noorviana., Anwar., Effionora., Wati., Azizah. (2014). Formulasi serum penghambat kerja Tirosinase yang mengandung Fitisom ekstrak biji lengkeng (Dimocarpus longan Lour) menggunakan eksipien koproses kasein-xanthan gum. Skripsi. Universitas Indonesia.

Hambali, Nasution E. M. Z. Dan Herliana E. (2005) Membuat Aneka Herbal Tea. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 20.

Jadhav, V., Deshmukh, S., & Mahadkar, S. (2013). Evaluation of antioxidant potential of Clitoria ternatea L. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 5(SUPPL. 2). 595–599.

Manjula, P., Mohan, CH, Sreekanth, D., Keerthi, B., & Prathibha Devi, B. (2013). Analisis fitokimia Clitoria ternatea Linn., tanaman obat yang berharga. Jurnal Masyarakat Botani India. 92(3&4). 173-178.

Mukherjee, PK, Kumar, V., Kumar, NS, & Heinrich, M. (2008). Pengobatan ayurveda Clitoria ternatea: dari penggunaan tradisional hingga penilaian ilmiah. Jurnal Etnofarmakologi. 120 (3). 291-301.

Pasukamonset, P., Kwon, O., & Adisakwattana, S. (2016). Alginate-based encapsulation of polyphenols from Clitoria ternatea petal flower extract enhances stability and biological activity under simulated gastrointestinal conditions. Food Hydrocolloids. 61. 772-779.

Rosi, A. (2020). Formulasi Sediaan Sabun Cair dari Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Antioksidan. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien Medan

Rowe, R., C., Sheskey, P., J., Owen, S., C. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients. 6th edition. London: Pharmaceutical Press. Halaman 58-60, 301-301, 378-380, 466-468, 687-692, 821-822.

Surini, S., Mubarak, H., Ramadon, D. (2018). Cosmetic Serum Containing Grape (Vitis Vinifera L.). seed Extract Phytosome: Formulation and In Vitro Penetration Study. JYP10. 851-855.

Wijaya, D. P., Paendong, J. E., & Abidjulu, J. (2014). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Daun Nasi (Phrynium capitatum) dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Jurnal MIPA. 3(1). 11-15.

Winarsih, Herry. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. PT Kanisius.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama