Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Kadar Total Flavonoid dan Alkaloid Bonggol Buah Merah (Pandanus conoideus L.)
Isi Artikel Utama
Page: 2111-2123
Abstrak
Latar Belakang: Buah merah (Pandanus conoideus L.) merupakan tanaman endemik Papua yang telah dimanfaatkan secara tradisional untuk pengobatan berbagai penyakit. Aktivitas biologis buah merah diduga berkaitan dengan kandungan metabolit sekundernya, terutama flavonoid dan alkaloid. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder serta membandingkan pengaruh metode ekstraksi terhadap kadar total flavonoid dan alkaloid dalam ekstrak etanol bonggol buah merah (Pandanus conoideus L.). Metode: Ekstraksi dilakukan menggunakan tiga metode, yaitu maserasi, soxhletasi, dan refluks dengan pelarut etanol. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif, sedangkan kadar total flavonoid dan alkaloid ditentukan secara spektrofotometri. Hasil: Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol bonggol buah merah mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid, steroid, dan tanin. Kadar total flavonoid yang diperoleh pada metode maserasi, soxhletasi, dan refluks berturut-turut sebesar 218.966 mgQE/g (21.89%), 104.023 mgQE/g (10.40%), dan 247.701 mgQE/g (24.77%). Kadar total alkaloid yang diperoleh pada metode maserasi, soxhletasi, dan refluks berturut-turut sebesar 145.770 mgAE/g (14.58%), 65.767 mgAE/g (6.58%), dan 76.433 mgAE/g (7.64%). Kesimpulan: Perbedaan metode ekstraksi memengaruhi kadar total flavonoid dan alkaloid yang diperoleh. Metode refluks menghasilkan kadar total flavonoid tertinggi sebesar 247.701 mgQE/g, sedangkan metode maserasi menghasilkan kadar total alkaloid tertinggi sebesar 145.770 mgAE/g. Dengan demikian, refluks merupakan metode paling efektif untuk ekstraksi flavonoid, sedangkan maserasi merupakan metode paling efektif untuk ekstraksi alkaloid dari bonggol buah merah (Pandanus conoideus L.).
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Nugroho, Ardiyanto W. Konservasi keanekaragaman hayati melalui tanaman obat dalam hutan di Indonesia dengan teknologi farmasi: Potensi dan tantangan. Jurnal Sains dan Kesehatan, 2017, 1.7: 377-383. DOI: https://doi.org/10.25026/jsk.v1i7.71
Ergina, Ergina; Nuryanti, Siti; Pursitasari, Indarini Dwi. Uji kualitatif senyawa metabolit sekunder pada daun palado (Agave angustifolia) yang diekstraksi dengan pelarut air dan etanol. Jurnal Akademika Kimia, 2014, 3.3: 165-172.
Wawo AH, Lestari P, Setyowati N. Buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) bioresources Pegunungan Tengah Papua: keanekaragaman dan upaya konservasinya. J Biol Indones. 2019;15(1):107-21. DOI: https://doi.org/10.47349/jbi/15012019/107
Inayatilah FR, Guhir AM, Atmaja RRD. The effectiveness of red fruit oil (Pandanus conoideus Lamk.) emulgel on the acceleration of the incision wound healing process. Maj Obat Tradis. 2022;27(1):60-68. doi:10.22146/mot.73135. DOI: https://doi.org/10.22146/mot.73135
Asrianto A, Purwati R, Setiani D, Asrori, Sahli IT, Hartati R. Skrining dan bioaktivitas ekstrak buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) asal Kabupaten Pegunungan Bintang terhadap jamur Candida albicans: penelitian randomisasi. Health Inf J Penelit. 2023;15(1):12-22. doi:10.36990/hijp.v15i1.721. DOI: https://doi.org/10.36990/hijp.v15i1.721
Risal Y. Analisis kemometrik senyawa inhibitor tirosinase menggunakan spektrofotometer IR (FTIR). Maj Farm Farmakol. 2020;24(2):59-62. doi:10.20956/mff.v24i2.10610. DOI: https://doi.org/10.20956/mff.v24i2.10610
Wabula RA, Dali S, Widiastuti H. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah merah (Pandanus conoideus Lam.) dengan metode FRAP. Window Health J Kesehat. 2019;2(4):329-37. doi:10.33368/woh.v0i0.203. DOI: https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.203
Khairani AC, Indriani N. Identifikasi kandungan senyawa fitokimia minyak buah merah (Pandanus conoideus Lam.). J Kesehat Siliwangi. 2024;7(12):4599-603. doi:10.56338/jks.v7i12.6335.
Ichsani, Audi, et al. Isolasi dan identifikasi senyawa flavonoid pada tanaman. Jurnal Health Sains, 2021, 2.6: 751-757. DOI: https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.188
Sari KP, Advinda L, Anhar A, Chatri M. Potential of red shoot leaf extract (Syzygium oleina) as an antifungi against the growth of Sclerotium rolfsii in vitro. Serambi Biol. 2022;7(2):163-8.
Alzanando R, Yusuf M, M.Si T. Analisis kadar senyawa alkaloid dan flavonoid total ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) menggunakan spektrofotometri UV-Vis. J Farm Malahayati. 2022;5(1):108-20. doi:10.33024/jfm.v5i1.7032. DOI: https://doi.org/10.33024/jfm.v5i1.7032
Asworo RY, Widwiastuti H. Pengaruh ukuran serbuk simplisia dan waktu maserasi terhadap aktivitas antioksidan ekstrak kulit sirsak. 2023;3(2):256-63. doi:10.37311/ijpe.v3i2.19906. DOI: https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i2.19906
Yulinar F, Suharti PH. Seleksi proses ekstraksi daun sirih pada pra rancangan pabrik hand sanitizer daun sirih dengan kapasitas produksi 480 ton/tahun. Distilat J Teknol Separasi. 2023;8(1):146-53. doi:10.33795/distilat.v8i1.305. DOI: https://doi.org/10.33795/distilat.v8i1.305
Wijaya H, Jubaidah S, Rukayyah R. Perbandingan metode ekstraksi terhadap rendemen ekstrak batang turi (Sesbania grandiflora L.) dengan menggunakan metode maserasi dan sokhletasi. Indones J Pharm Nat Prod. 2022;5(1):1-11. doi:10.35473/ijpnp.v5i1.1469. DOI: https://doi.org/10.35473/ijpnp.v5i1.1469
Aji AP, Issusilaningtyas E, Ratih D. Metabolit sekunder ekstrak daun bakau hitam. 2023;1:173-81.
Yanti, Eka Fitri; Laili, Zuhrotul. Analisis Logam Berat Timbal (Pb) Dalam Body Lotion Yang Beredar di Pasar Jember. Journal of Islamic Pharmacy, 2
Nurjannah I, Ayu B, Mustariani A, Suryani N. Skrining fitokimia dan uji antibakteri ekstrak kombinasi daun jeruk purut (Citrus hystrix) dan kelor (Moringa oleifera L.) sebagai zat aktif pada sabun antibakteri. Spin J Kim Pendidik Kim. 2022;4(1):23-36. doi:10.20414/spin.v4i1.4801. DOI: https://doi.org/10.20414/spin.v4i1.4801
Widiawati, Qodri UL. Analisis fitokimia dan penentuan kadar fenolik total pada ekstrak etanol tebu merah dan tebu hijau (Saccharum officinarum L.). J Farm Tinctura. 2023;4(2):91-102. DOI: https://doi.org/10.35316/tinctura.v4i2.3175
Jurnal Farmasi Sandi Karsa. Kromatografi lapis tipis. 2020;6(37):83-87. DOI: https://doi.org/10.36060/jfs.v6i2.75
Azalia D, Rachmawati I, Zahira S, Andriyani F, Sanini TM, Aulya R. Uji kualitatif senyawa aktif flavonoid dan terpenoid pada beberapa jenis tumbuhan Fabaceae dan Apocynaceae di kawasan TNGPP Bodogol. Bioma J Biol Makassar. 2023;8(1):32-43.
Kustiyah E, Novitasari D, Wardani LA, Hasaya H, Widiantoro M. Pemanfaatan limbah ampas tebu untuk pembuatan plastik biodegradable dengan metode melt intercalation. J Teknol Lingkung. 2023;24(2):300-6. doi:10.55981/jtl.2023.993. DOI: https://doi.org/10.55981/jtl.2023.993
Senduk TW, Montolalu LADY, Dotulong V. The rendement of boiled water extract of mature leaves of mangrove Sonneratia alba. J Perikan Kelaut Trop. 2020;11(1):9. doi:10.35800/jpkt.11.1.2020.28659. DOI: https://doi.org/10.35800/jpkt.11.1.2020.28659
Sulistyarini I, Sari A, Tony D, Wicaksono A. Skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder batang buah naga (Hylocereus polyrhizus). J Ilm Cendekia Eksakta. 2016:56-62.
Lindawati NY, Ni'ma A. Analysis of total flavonoid levels of fennel leaves (Foeniculum vulgare) ethanol extract by visible spectrophotometry. J Farm Sains Prakt. 2022;8(1):1-12. doi:10.31603/pharmacy.v8i1.4972. DOI: https://doi.org/10.31603/pharmacy.v8i1.4972
Oktavia, Farida Dwi; Sutoyo, Suyatno. Skrining fitokimia, kandungan flavonoid total, dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol tumbuhan Selaginella doederleinii. Jurnal Kimia Riset, 2021, 6.2: 141-153. DOI: https://doi.org/10.20473/jkr.v6i2.30904
Pahmi K, Ramadhian MR, Dalimunthe GI. Antipyretic activity test of combination of Peperomia pellucida extract and Andrographis paniculata in mice (Mus musculus). Indones J Pharm Educ. 2022;2(3):187-96. doi:10.37311/ijpe.v2i3.15654. DOI: https://doi.org/10.37311/ijpe.v2i3.15654
Kurnianto E, Rahman IR, Farmasi H. Skrining fitokimia ekstrak etanol daun matoa yang berasal dari Pontianak Timur dengan variasi konsentrasi pelarut. J Komunitas Farm Nas. 2021;1(2):131-8 1.
Sari DN, Wahdaningsih S, Kurniawan H. Analisis gugus fungsi ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). J Mhs Farm Fak Kedokt UNTAN. 2021;5(1):1-5.
Noviyanto F, Alfiyah S, Kholifah E. Penetapan kadar total flavonoid dan alkaloid ekstrak etanol herba jotang (Acmella uliginosa [Sw.] Cass). J Pharmascience. 2024;11(1):144. doi:10.20527/jps.v11i1.16840. DOI: https://doi.org/10.20527/jps.v11i1.16840
Wahyuningsih, Sri, et al. Ekstraksi bahan alam. Padang: CV Gita Lentera Redaksi, 2024.
Chandra, Boy. Potensi Bioaktif Daun Salak Pondoh (Salacca zalacca): Flavonoid, Tanin, dan Aktivitas Antibakteri. Thalibul Ilmi Publishing & Education, 2025.
Khasanah, Nadziatul; Muslihin, A. M. Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Kadar Total Flavonoid dan Alkaloid Daun Batik Papua (Graptophyllum pictum L. griff). Jurnal Etnofarmasi, 2025, 3.01: 10-25. DOI: https://doi.org/10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v3i01.1964
Triyanti, Sinta B ella, et al. Pengaruh metode ekstraksi maserasi, sonikasi, dan sokletasi terhadap nilai rendemen sampel kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 2025, 8.1: 71-78. DOI: https://doi.org/10.24246/juses.v8i1p71-78
Mun’im, Abdul; Ahmad, Islamudin. Aplikasi teknik ekstraksi hijau pada pengembangan obat herbal. Deepublish, 2023.