Efektivitas Analgesik Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica) Terhadap Mencit Putih (Mus musculus)
Isi Artikel Utama
Page: 1802-1810
Abstrak
Latar Belakang: Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan aktual maupun potensial, sehingga memerlukan penanganan yang efektif. Meskipun analgesik sintetis banyak digunakan, penggunaannya dalam jangka panjang sering dikaitkan dengan efek samping, terutama gangguan saluran cerna, sehingga mendorong pencarian alternatif yang lebih aman dari bahan alam. Centella asiatica (pegagan) merupakan tanaman obat yang secara tradisional digunakan untuk berbagai penyakit, mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memiliki aktivitas analgesik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas analgesik ekstrak etanol daun pegagan (Centella asiatica) pada mencit putih jantan (Mus musculus) serta menentukan dosis yang paling efektif. Metode: Penelitian eksperimental murni dengan rancangan pretest-posttest control group dilakukan menggunakan 25 ekor mencit yang dialokasikan secara acak ke dalam lima kelompok (n=5 masing-masing): kontrol positif (parasetamol 65 mg/kgBB), kontrol negatif (Na-CMC 1%), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak etanol dengan dosis 100, 150, dan 200 mg/kgBB. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilakukan skrining fitokimia. Aktivitas analgesik dievaluasi menggunakan metode tail flick, dengan pengukuran waktu latensi pada menit ke-30, 60, 90, dan 120 setelah pemberian. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan uji Mann-Whitney pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin dalam ekstrak, sedangkan steroid tidak terdeteksi. Dosis 100 mg/kgBB menunjukkan aktivitas analgesik yang paling konsisten dan signifikan, dengan perbedaan bermakna secara statistik (p < 0,05) pada menit ke-60, 90, dan 120 dibandingkan nilai pre-test. Dosis ini mencapai persentase analgesia tertinggi (63,09%) pada menit ke-120, yang secara signifikan lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol positif. Dosis 150 mg/kgBB menunjukkan efek yang tidak konsisten, sedangkan dosis 200 mg/kgBB menunjukkan aktivitas yang sebanding namun dengan konsistensi yang lebih rendah. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun pegagan (Centella asiatica) memiliki aktivitas analgesik yang signifikan pada mencit, dengan dosis optimal 100 mg/kgBB. Efek analgesik tersebut kemungkinan dimediasi melalui penghambatan enzim siklooksigenase dan penurunan sintesis prostaglandin, yang didukung oleh keberadaan senyawa flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid. Temuan ini mendukung potensi pengembangan Centella asiatica sebagai agen analgesik herbal terstandar.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Astika, R. Y., Sani K, F., & Elisma. (2022). Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Kayu Manis (Cinnamomum Burmanni) Pada Mencit Putih Jantan. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(1), 14–23. https://doi.org/10.51352/jim.v8i1.465
Bahrudin, M. (2018). Patofisiologi Nyeri (Pain). Saintika Medika, 13(1), 7. https://doi.org/10.22219/sm.v13i1.5449
Cahyaningsih, E., & Suwarni, E. (2017). Uji Efek Analgesik Infusa Daun Kayu Putih (Melaleuca trichostachya Lindl.) Pada Mencit Jantan (Mus musculus L.). Jurnal Ilmiah Medicamento, https://doi.org/10.36733/medicamento.v3i1.1038
Dan, H. A., Selpia, D., Fathurrahman, M., Susilawati, M., & Pratiwi, N. (2024). Penerapan Uji Mann-Whitney Dalam Perbandingan Prestasi Akademik Mahasiswa Statiska Universitas. 2(1), 19–28.
Fabanyo, S. H., Hardia, L., Muslihin, A. M., & Budiyanto, A. B. (2023). Analisis Fitokimia dan Gugus Fungsi Kulit Kayu Akway (Drymis sp.) Phytochemical and Fuctional Group of Akway Bark (Drymis sp.). Jurnal Promotif Preventif, 6(6), 976–982.
Indriyanti, I., Sariaty, S., & Ferina, F. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Post Sectio Caesarea. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 751–761. https://doi.org/10.34011/jks.v2i3.785
Juwita, R., Saleh, C., & Sitorus, S. (2017). Uji Aktivitas Antihiperurisemia dari Daun Hijau Tanaman Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.) Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus). Jurnal Atomik, 2(1), 162–168.
Khairunnisa, S., Hakim, A. R., & Audina, M. (2022). Perbandingan Kadar Flavonoid Total Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut Etanol Dari Ekstrak Daun Pegagan ( Centella asiatica [ L ] Urban ). 3(1), 121–131. https://ejurnal.unism.ac.id/index.php/jpcs
Lara, A. D., Elisma, & Sani K, F. (2021). Uji Aktivitas Analgesik Infusa Daun Jeruju (Acanthus ilicifolius L.) Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Indonesian Journal of Pharma Science, 3(2), 71–80. https://onlinejournal.unja.ac.id/IJPS/article/view/15383
Marjoni, R. (2016). Dasar-Dasar Fitokimia. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Maisarah, M., Chatri, M., & Primayani, I. R. (2023). Karakteristik dan fungsi senyawa alkaloid sebagai antifungi pada tumbuhan. Serambi Biologi, 10(1), 45-56.
Nafiisah, Falah Faniyah, Yoga Mulia Pratama (2021) Anti-Inflammatory Effect of Centella asiatica ( L .) Extract by Decreasing TNF-α Serum Levels in Rat Model of Traumatic Brain Injury Efek Anti-Inflamasi Ekstrak Centella asiatica ( L .) pada Kadar TNF-α Serum Tikus Model Cedera Otak Traumatik. (2021). 53(1), 63–66.
Puspita, A. L., & Susilowati, S. (2021). Aktivitas Antioksidan Fraksi Daun Pegagan (Centella asiatica ( L ) Urb.) dengan Metode FRAP Antioxidant Activity of Centella asiatica ( L ) Urb . Leaves Fraction Using FRAP Method. 8(2), 154–159.
Purba, N., Harianja, B. A., Akbar, K., & Harefa, K. (2022). Anti-Inflammatory Activity Test of Lime Leaf (Citrus Aurantiifolia) Ethanol Extract in Male Mice (Mus Musculus) Induced Carrageenan on 2022. Jurnal Farmasimed (Jfm), 5(1), 14–21.
Rabbani, F. F., Elsa, F. S., & Andini, A. F. (2024). Penggunaan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk Menganalisis Pengaruh Tingkat Motivasi Belajar Sebelum dan Sesudah Diterima di Universitas Impian. 2(1), 581–587.
Rohmania, S., Budiyanto, A. B., & Astuti, R. A. (2024). Efektivitas Ekstrak Daun Rambusa (Passiflora foetida L.) Sebagai Analgesik http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP. 7(3), 607–616.
Sari, A. P., Hasanah, S., & Nursalman, M. (2024). Uji Normalitas dan Homogenitas dalam Analisis Statistik. 8(2012), 51329–51337.
Sari, N., Harissa, N., & Abdillah, M. H. (2025). Sains Medisina. 4(2), 198–203. https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.866
Tamimi, A. A. ., De Queljoe, E., & Siampa, J. P. (2020). Uji Efek Analgesik Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus). Pharmacon, 9(3), 325. https://doi.org/10.35799/pha.9.2020.3001