Isi Artikel Utama

Yohana Laura Silfia Pora
Sapto Yuliani
Nurfina Aznam
Sri Mulyaningsih

Page: 1684-1696

Abstrak

Pendahuluan: Stres oksidatif merupakan faktor utama dalam patogenesis berbagai penyakit degeneratif, sehingga diperlukan sumber antioksidan alami yang efektif dan aman. Tanaman kebiul (Caesalpinia bonduc (L.) Roxb.) dan bajakah jie xue teng (Spatholobus suberectus Dunn) diketahui memiliki potensi antioksidan, namun aktivitas kombinasi keduanya belum banyak dilaporkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan, toksisitas akut, serta formulasi sediaan kapsul dari kombinasi ekstrak etanol 70% biji kebiul dan bajakah jie xue teng. Metode: Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan etanol 70%. Kadar fenolik total ditentukan dengan metode Folin–Ciocalteu, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode peredaman radikal DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Kombinasi ekstrak dengan rasio 1:1, 1:3, dan 3:1 diuji untuk memperoleh nilai IC₅₀ terendah. Uji toksisitas akut dilakukan pada mencit betina galur Swiss menurut pedoman OECD 423 (Acute Toxic Class) pada dosis 300 dan 2000 mg/kg BB. Kombinasi dengan aktivitas antioksidan terbaik selanjutnya diformulasikan menjadi sediaan kapsul dan dievaluasi mutu fisiknya. Hasil: Kadar fenolik total ekstrak bajakah jie xue teng (47,499 mg GAE/g) lebih tinggi dibandingkan ekstrak biji kebiul (16,554 mg GAE/g). Aktivitas antioksidan ekstrak tunggal biji kebiul dan bajakah jie xue teng berturut-turut menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 125,271 ppm dan 86,036 ppm. Kombinasi ekstrak dengan rasio 1:3 memberikan aktivitas antioksidan terbaik (IC₅₀ = 36,434 ppm) yang lebih baik dibandingkan rasio 1:1 (78,371 ppm) dan 3:1 (52,889 ppm). Uji toksisitas akut menunjukkan tidak ada gejala toksik maupun mortalitas hingga dosis 2000 mg/kg BB, sehingga kombinasi ini termasuk dalam kategori 5 (unclassified) dengan perkiraan LD₅₀ > 2000 mg/kg BB. Sediaan kapsul memenuhi persyaratan mutu fisik dengan kadar lembap granul 6,13%, sudut diam 24°, keseragaman bobot yang memenuhi standar, serta waktu hancur 11 menit 12 detik. Kesimpulan: Kombinasi ekstrak biji kebiul dan bajakah jie xue teng rasio 1:3 menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak tunggal, memiliki profil toksisitas akut yang sangat rendah, dan berhasil diformulasikan menjadi sediaan kapsul dengan mutu fisik yang baik. Kombinasi ini berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang efektif dan aman.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pora, Y. L. S., Yuliani , S., Aznam , N., & Mulyaningsih , S. (2026). Uji Aktivitas Antioksidan Dan Toksisitas Akut Kombinasi Ekstrak Biji Kebiul (Caesalpinia Bonduc (L.) Roxb) Dan Bajakah Jie Xue Teng (Spatholobus Suberectus Dunn) Serta Formulasi Kapsul. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(2), 1684–1696. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i2.1306
Bagian
Original Articles

Referensi

Fandinata, S. S., & Ernawati, I. (2020). Management terapi pada penyakit degeneratif (Diabetes Mellitus dan Hipertensi). Penerbit Graniti.

Pournaghi, N., Khalighi-Sigaroodi, F., Safari, E., & Hajiaghaee, R. (2021). Bioassay-guided isolation of flavonoids from Caesalpinia bonduc (L.) Roxb. and evaluation of their cytotoxicity. Iranian Journal of Pharmaceutical Research (IJPR), 20(1), 274.

Nursyafitri, D., Ferdinan, A., & Rizki, F. S. (2021). Skrining fitokimia dan parameter non spesifik ekstrak etanol akar bajakah (Spatholobus littorallis Hassk). Jurnal Farmasi Ikifa, 1(1), 64–73.

Sulastra, C. S., Khaerati, K. K. K., & Ihwan. (2020). Toksisitas akut dan lethal dosis (LD50) ekstrak etanol uwi Banggai ungu (Dioscorea alata L.) pada tikus putih (Rattus norvegicus). Jurnal Ilmiah Medicam, 6(1), 10–14. DOI: https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i1.715

Ethania, C. W., Fransisca, F. W., Sari, S. P., Prameswari, D. A., Rizal, L. S., Amelia, M. R., & Rahmawati, D. (2025). Formulasi dan evaluasi sediaan kapsul dari berbagai bahan alam: Tinjauan literatur review. Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan, 2(2), 130–136. DOI: https://doi.org/10.66340/x986hx82

Hasanah, N., & Novian, D. R. (2020). Analisis ekstrak etanol buah labu kuning (Cucurbita moschata D.). Jurnal Politeknik Harapan Bersama Tegal, 9(1), 54–59.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. https://doi.org/10.1201/b12934-13. DOI: https://doi.org/10.1201/b12934-13

Hapsari, A. M., Masfria, M., & Dalimunthe, M. (2018). Pengujian kandungan total fenol ekstrak etanol tempuyung (Sonchus arvensis L.). TALENTA Conference Series: Tropical Medicine (TM), 1(1), 284–290. DOI: https://doi.org/10.32734/tm.v1i1.75

Andriani, D., & Murtisiwi, L. (2018). Penetapan kadar fenolik total ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan spektrofotometri UV-Vis. Cendekia Journal of Pharmacy, 2(1), 32–38. DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v2i1.15

BPOM RI. (2022). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Uji Toksisitas Praklinik secara In Vivo. BPOM RI.

Burhan, A., Ikbal, Zulham, A., Aisyah, A. N., Khairi, N., & Ulfa, M. (2024). Formulasi kapsul ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour) Merr) dengan variasi konsentrasi bahan pengikat polivinil pirolidon (PVP). Media Farmasi, 20(2), 218–226. https://doi.org/10.32382/mf.v20i2.522.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2023 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. Jakarta: BPOM RI.

Burhan, A., Ikbal, Zulham, A., Aisyah, A. N., Khairi, N., & Ulfa, M. (2024). Formulasi kapsul ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour) Merr) dengan variasi konsentrasi bahan pengikat polivinil pirolidon (PVP). Media Farmasi, 20(2), 218–226. https://doi.org/10.32382/mf.v20i2.522.

Burhan, A., Ikbal, Zulham, A., Aisyah, A. N., Khairi, N., & Ulfa, M. (2024). Formulasi kapsul ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour) Merr) dengan variasi konsentrasi bahan pengikat polivinil pirolidon (PVP). Media Farmasi, 20(2), 218–226. https://doi.org/10.32382/mf.v20i2.522. DOI: https://doi.org/10.32382/mf.v20i2.522

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2023 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. Jakarta: BPOM RI.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2023 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. Jakarta: BPOM RI.

Hasanah, N., & Novian, D. R. (2020). Analisis ekstrak etanol buah labu kuning (Cucurbita moschata D.). Jurnal Politeknik Harapan Bersama Tegal, 9(1), 54–59. DOI: https://doi.org/10.30591/pjif.v9i1.1758

Riwanti, P., Izazih, F., & Amaliyah, A. (2020). Pengaruh perbedaan konsentrasi etanol pada kadar flavonoid total ekstrak etanol 50, 70, dan 96% Sargassum polycystum dari Madura. Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (JPham), 2(2), 82–95.

Purwanti, L. D. (2019). Perbandingan aktivitas antioksidan dari seduhan 3 merk teh hitam (Camellia sinensis (L.) Kuntze) dengan metode seduhan berdasarkan SNI 01-1902-1995. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 2(1), 19–25. DOI: https://doi.org/10.29313/jiff.v2i1.4207

Fadel, M. N., et al. (2023). Uji aktivitas antioksidan fraksi n-heksan, etil asetat dan air ekstrak etanol daun pisang kepok (Musa paradisiaca L.) dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Prosiding University Research Colloquium, 1061–1070. DOI: https://doi.org/10.55606/detector.v1i4.2553

Lung, J. K. S., & Destiani, D. P. (2017). Uji aktivitas antioksidan vitamin A, C, E dengan metode DPPH. Farmaka, 15(1), 53–62.

Rahmawati, A. M., & Laode, M. S. (2015). Analisis aktivitas antioksidan produk sirup buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan metode DPPH. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 2(2). DOI: https://doi.org/10.33096/jffi.v2i2.177

Aisyah, A. N., Khairi, N., Nur, S., Megawati, M., Sapra, A., Ikbal, I., Indrisari, M., Marwati, M., & Munawwarah, M. (2023). Formulation and evaluation of physical characteristics of ethanol extract capsules of red atai tuber (Angiopteris ferox Copel). Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, SUPP 1(1), 72–79. DOI: https://doi.org/10.24198/ijpst.v0i0.46179

Lieberman, H. A., Lachman, L., & Schwartz, J. B. (1989). Buku pelajaran teknologi farmasi. Gadjah Mada University Press