Pengaruh Promosi Kesehatan Berbasis CERDIK terhadap Perubahan Perilaku Hidup Sehat Pasien Penyakit Jantung Koroner: Studi Kuasi-Eksperimental
Isi Artikel Utama
Page: 2827-2834
Abstrak
Latar belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) tetap menjadi penyebab penting morbiditas dan mortalitas, sedangkan modifikasi gaya hidup yang berkelanjutan merupakan bagian utama pencegahan sekunder. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mempromosikan CERDIK sebagai strategi perilaku hidup sehat yang mencakup cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan gizi seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres. Bukti mengenai efektivitas edukasi CERDIK yang terstruktur pada pasien PJK di pelayanan rawat jalan rumah sakit masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh promosi kesehatan berbasis CERDIK terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan perilaku hidup sehat pada pasien PJK. Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain two-group pretest-posttest dilakukan di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Murni Teguh Medan. Sebanyak 40 pasien direkrut dengan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Kelompok intervensi memperoleh edukasi kesehatan berbasis CERDIK secara terstruktur selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi rutin. Pengetahuan, sikap, dan tindakan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner, kemudian skor perubahan antar kelompok dibandingkan dengan uji Mann-Whitney U. Hasil: Setelah intervensi, 85% responden kelompok intervensi memiliki pengetahuan baik, 85% memiliki sikap positif, dan 45% memiliki tindakan baik; pada kelompok kontrol proporsinya masing-masing 0%, 0%, dan 10%. Rerata perubahan skor pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol untuk pengetahuan (25,75 vs 2,95), sikap (27,30 vs 1,85), dan tindakan (23,35 vs 1,85). Seluruh perbedaan antar kelompok bermakna secara statistik (semua p<0,001). Kesimpulan: Promosi kesehatan berbasis CERDIK yang terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan perilaku hidup sehat jangka pendek pada pasien PJK. Intervensi ini berpotensi diintegrasikan dalam edukasi pencegahan sekunder di layanan rawat jalan, namun penelitian acak dengan sampel lebih besar dan tindak lanjut lebih panjang diperlukan untuk menilai keberlanjutan perubahan perilaku.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
World Health Organization. Cardiovascular diseases (CVDs) 2023. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds) (accessed September 4, 2026).
Rosengren A, Hawken S, Ounpuu S, Sliwa K, Zubaid M, Almahmeed WA, et al. Association of psychosocial risk factors with risk of acute myocardial infarction in 11,119 cases and 13,648 controls from 52 countries (the INTERHEART study): case-control study. Lancet 2004;364:953–62. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(04)17019-0.
Virani SS, Newby LK, Arnold SV, Bittner V, Brewer LC, Demeter SH, et al. 2023 AHA/ACC/ACCP/ASPC/NLA/PCNA guideline for the management of patients with chronic coronary disease. Circulation 2023;148:e9–e119. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001168.
Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, Rossello X, Adamo M, Ainslie J, et al. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J 2024;45:3415–537. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehae177.
Qanitha A, Qalby N, Amir M, Uiterwaal CSPM, Henriques JPS, de Mol BAJM, et al. Clinical cardiology in South East Asia: Indonesian lessons from the present towards improvement. Glob Heart 2022;17:66. https://doi.org/10.5334/gh.1133.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. CERDIK, rahasia masa muda sehat dan masa tua nikmat! 2019. https://ayosehat.kemkes.go.id/cerdik-rahasia-masa-muda-sehat-dan-masa-tua-nikmat (accessed September 4, 2026).
World Health Organization. WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Geneva: World Health Organization; 2020.
Rosenstock IM. Historical origins of the Health Belief Model. Health Educ Monogr 1974;2:328–35.
Ajzen I. The theory of planned behavior. Organ Behav Hum Decis Process 1991;50:179–211.
Bandura A. Social foundations of thought and action: a social cognitive theory. Englewood Cliffs: Prentice-Hall; 1986.
Green LW, Kreuter MW. Health program planning: an educational and ecological approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2005.
Papachristou Nadal I, Angkurawaranon C, Singh A, Choksomngam Y, Sadana V, Kock L, et al. Effectiveness of behaviour change techniques in lifestyle interventions for non-communicable diseases: an umbrella review. BMC Public Health 2024;24:3082. https://doi.org/10.1186/s12889-024-20612-8.
Apriza A, Shafie ZM, Langputeh P, Nurman M. Exploring the impact of lifestyle habits and environmental factors on the risk of hypertension in rural populations. J Promosi Kesehat Indones 2025;21:17–25. https://doi.org/10.14710/jpki.21.1.17-25.
Ratnawati R, Putri MA. Key factors influencing help-seeking behavior toward hypertension treatment among the productive-age population. J Promosi Kesehat Indones 2026;21:67–76. https://doi.org/10.14710/jpki.21.1.67-76.
Azhari A, Setiawan R. Efektivitas film pendek CERDIK terhadap pengetahuan pengendalian hipertensi pada lansia peserta Posbindu. J Kesehat Siliwangi 2021;2:231–8. https://doi.org/10.34011/jks.v2i1.672.
Hariawan H, Pefbrianti D. CERDIK meningkatkan pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia: systematic review. 2-TRIK Tunas-Tunas Ris Kesehat 2020;10:16–20. https://doi.org/10.33846/2trik10104.
Rahmawati ST, Rohman F, Rosyada DP, Ramadhanty RA, Hati SP, Anggraeni SD, et al. Cegah penyakit jantung koroner dengan CERDIK dan PATUH. Community Empowerment Journal 2024;2:217–22. https://doi.org/10.61251/cej.v2i4.88.
Rahma AN, Lita L, Purba CVG. Determinan perilaku CERDIK sebagai upaya pencegahan dini penyakit tidak menular pada mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru. J Kesehat Komunitas 2025;11:224–31. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol11.Iss2.2172.
Hakim AL, Sari A. Determinants of CERDIK behavior in hypertension prevention among women of childbearing age. J Ilmu Kesehat Masy 2023;12:320–9.
Li Y, Pan A, Wang DD, Liu X, Dhana K, Franco OH, et al. Impact of healthy lifestyle factors on life expectancies in the US population. Circulation 2018;138:345–55. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.117.032047.
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.