Isi Artikel Utama

Yonike Vita Raini Br Ginting
Friza Novita Sari Situmorang
Srilina Br Pinem
Nayla Sahfitri
Sayidina Br Ginting

Page: 2883-2892

Abstrak

Latar belakang: Small frequent feedings (SFF) merupakan pengaturan makan dalam porsi kecil dan frekuensi sering untuk membantu toleransi asupan pada ibu hamil yang mengalami mual dan muntah. Tujuan: Menilai perubahan keparahan gejala setelah penerapan SFF di Klinik Pratama Vina, Medan. Metode: Penelitian satu kelompok dengan pengukuran sebelum–sesudah melibatkan 36 ibu hamil dengan diagnosis klinis hiperemesis gravidarum. Protokol mencakup enam hingga delapan kali makan dalam porsi kecil setiap hari, disertai catatan makan dan pemantauan melalui WhatsApp. Gejala dinilai pada hari pertama dan ketiga menggunakan Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea 24 jam (PUQE-24). Perbedaan skor berpasangan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Rerata skor PUQE-24 menurun dari 9,28 ± 3,248 menjadi 6,83 ± 3,140, dengan penurunan rerata berpasangan sebesar 2,44 poin (Z = −5,103; p < 0,001; r = 0,85). Median skor menurun dari 9,0 menjadi 6,0. Proporsi gejala ringan meningkat dari 25,00% menjadi 61,11%, sedangkan gejala berat menurun dari 22,22% menjadi 8,33%. Skor menurun pada 34 responden, tetap pada satu responden, dan meningkat satu poin pada satu responden. Sebanyak 20 responden (55,56%) memenuhi ambang kepatuhan yang dilaporkan. Kesimpulan: Penerapan SFF yang disertai edukasi dan pemantauan berkaitan dengan penurunan skor PUQE-24 selama pengamatan singkat. Tanpa kelompok kontrol, perubahan tersebut belum dapat diatribusikan secara kausal kepada SFF; efektivitas spesifiknya memerlukan pengujian terkontrol.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ginting , Y. V. R. B., Situmorang , F. N. S., Pinem , S. B., Sahfitri , N., & Ginting , S. B. (2026). Efektivitas Small Frequent Feedings terhadap Frekuensi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum di Klinik Pratama Vina, Kota Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(3), 2883–2892. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i3.1775
Bagian
Original Articles

Referensi

Liu C, Zhao G, Qiao D, Wang L, He Y, Zhao M, et al. Emerging progress in nausea and vomiting of pregnancy and hyperemesis gravidarum: challenges and opportunities. Front Med (Lausanne) 2022;8:809270. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.809270.

van der Minnen LM, Grooten IJ, Dean C, Trovik J, Painter RC. The impact and management of hyperemesis gravidarum: current and future perspectives. Int J Gynaecol Obstet 2025;171:54–62. https://doi.org/10.1002/ijgo.70165.

Rini DA. Asuhan gizi pada hiperemesis gravidarum. JNH (J Nutr Health) 2021;9:44–52. https://doi.org/10.14710/jnh.9.1.2021.44-52.

Martinez de Tejada B, Vonzun L, Von Mandach DU, Burch A, Yaron M, Hodel M, et al. Nausea and vomiting of pregnancy, hyperemesis gravidarum. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol 2025;304:115–20. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2024.11.006.

American College of Obstetricians and Gynecologists. ACOG Practice Bulletin No. 189: nausea and vomiting of pregnancy. Obstet Gynecol 2018;131:e15–30. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000002456.

Nelson-Piercy C, Dean C, Shehmar M, Gadsby R, O’Hara M, Hodson K, et al. The management of nausea and vomiting in pregnancy and hyperemesis gravidarum (Green-top Guideline No. 69). BJOG 2024;131:e1–30. https://doi.org/10.1111/1471-0528.17739.

Nainggolan AW, Situmorang FNS, Sari SN, Sinaga R, Tarigan I. KIE yang service excellent pada ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang tahun 2022. J Kabar Masy 2023;1:176–83. https://doi.org/10.54066/jkb.v1i2.762.

Sari SN, Fauzianty A, Situmorang FNS, Sianipar YG. Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Praktek Bidan Fina Sembiring Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia Kota Medan tahun 2022. J Sains Kesehat 2022;6:70–6. https://doi.org/10.57214/jusika.v6i2.346.

Devianty I, Hidayat C, Sitepu HB, Damanik H, Octavia C, Ilahi K. Asuhan kebidanan kehamilan pada ibu hamil trimester I dengan hyperemesis gravidarum tingkat I di Bidan Praktek Mandiri Deby Chyntia tahun 2019. J Rumpun Ilmu Kesehat 2022;2:113–21. https://doi.org/10.55606/jrik.v2i2.1419.

Winarno R, Wardiyah A, Anggara RA. Asuhan keperawatan komprehensif edukasi tentang pola makan untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. J Qual Health Res Case Stud Rep 2021;1:75–80. https://doi.org/10.56922/quilt.v1i2.217.

Pamungkas ADA, Adimayanti E. Manajemen mual dan muntah pada primigravida dengan hiperemesis gravidarum. J Keperawatan Berbudaya Sehat 2025;3:92–9. https://doi.org/10.35473/jkbs.v3i2.3432.

Koren G, Boskovic R, Hard M, Maltepe C, Navioz Y, Einarson A. Motherisk-PUQE (pregnancy-unique quantification of emesis and nausea) scoring system for nausea and vomiting of pregnancy. Am J Obstet Gynecol 2002;186:S228–31. https://doi.org/10.1067/mob.2002.123054.

Koren G, Piwko C, Ahn E, Boskovic R, Maltepe C, Einarson A, et al. Validation studies of the Pregnancy Unique-Quantification of Emesis (PUQE) scores. J Obstet Gynaecol 2005;25:241–4. https://doi.org/10.1080/01443610500060651.

Ebrahimi N, Maltepe C, Bournissen FG, Koren G. Nausea and vomiting of pregnancy: using the 24-hour Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) scale. J Obstet Gynaecol Can 2009;31:803–7. https://doi.org/10.1016/S1701-2163(16)34298-0.

Lacasse A, Rey E, Ferreira E, Morin C, Bérard A. Validity of a modified Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) scoring index to assess severity of nausea and vomiting of pregnancy. Am J Obstet Gynecol 2008;198:71.e1–7. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2007.05.051.

Laitinen L, Nurmi M, Kulovuori N, Koivisto M, Ojala E, Rautava P, et al. Usability of Pregnancy-Unique Quantification of Emesis questionnaire in women hospitalised for hyperemesis gravidarum: a prospective cohort study. BMJ Open 2022;12:e058364. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-058364.

Nazmi S, Behmanesh F, Nikbakht HA, Esmaeilzadeh S. Ottawa nutritional guide intervention for nausea and vomiting in pregnancy: a randomized controlled trial protocol. Reprod Health 2025;22:146. https://doi.org/10.1186/s12978-025-02097-9.

Fejzo M, Rocha N, Cimino I, Lockhart SM, Petry CJ, Kay RG, et al. GDF15 linked to maternal risk of nausea and vomiting during pregnancy. Nature 2024;625:760–7. https://doi.org/10.1038/s41586-023-06921-9.

Bakara SMP, Paradila, Jamilah. The relationship between husband’s support and nutritional status with the incidence of hyperemesis gravidarum in first trimester pregnant women at RUSIP Antara Community Health Center, Central Aceh District. Midwifery Complement Care 2022;1:53–9. https://doi.org/10.33859/mcc.v1i2.302.

Rofi’ah S, Widatiningsih S, Arfiana. Studi fenomenologi kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. J Ris Kesehat 2019;8:41–52. https://doi.org/10.31983/jrk.v8i1.3844.

Dewi ER, Pangaribuan IK, Sinuhaji LNB, Ginting SST, Sari EP, Azizah N, et al. Pelaksanaan pendidikan kesehatan status gizi pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum di BPM Mesrida. Keyboard J Pengabdi Masy 2024;1:53–8. https://doi.org/10.69688/keyboard.v1i2.145.

Nurasiah N, Sinaga K, Surbakti IS, Sinaga A, Tumangger AS. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di Puskesmas Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. Nurs Appl J 2024;2:127–40.

Mawarni M, Batubara Z, Rosmega R. Faktor resiko yang berhubungan dengan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Langkahan Kab.. Termometer J Ilm Ilmu Kesehat Kedokt 2024;2:119–25. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i2.3652.

Purwanti M, Brahmana NE, Hidayat W. Faktor risiko umur, gravida, status gizi dan kehamilan ganda dengan kejadian hiperemesis gravidarum (studi kasus kontrol di RSUD Aceh Tamiang). J Muara Sains Teknol Kedokt Ilmu Kesehat 2019;3:237–44. https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i2.5106.

Safitri N, Sari F, Simanullang OF, Maelani AS, Dewi A, Dakhi DME. Hubungan status nutrisi terhadap hiperemesis gravidarum pada ibu hamil. In: Forum Ilmiah dan Diskusi Mahasiswa (Forisma) ke-VI, vol. 6; 2025, p. 284–8.

Sumiati, Simanullang E, Sari F. Faktor yang berhubungan dengan hiperemesis gravidarum di Puskesmas Puskesmas Birem Bayuem Aceh Timur tahun 2024. Inovasi Kesehat Glob 2025;2:63–70. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i1.1244.

Vadakekut ES, Mahdy H. Hyperemesis gravidarum. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025. Updated 6 July 2025.

World Health Organization. ICD-10 untuk kematian selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. 2024.

Batubara Z, Rosmega, Surbakti IS, Laksmana MRA, Waruwu WSM. Efektivitas intervensi musik klasik berbahasa Inggris terhadap penurunan tingkat stres pada ibu hamil di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa. J Masy Madani Indones 2026;5:957–61. https://doi.org/10.59025/2ywa5a19.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. n.d..

Situmorang FNS, Ginting DR, Fauzianti A, Nadeak Y, Tarigan R. Hubungan kunjungan antenatal care dengan kejadian anemia pada ibu hamil di PMB Feren Sitompul Kecamatan Medan Sunggal tahun 2023. 2023.

Manurung HR, Sinaga SN, Sinaga R, Sinaga R, Surbakti IS, Marliani, et al. Implementation of UMKM based on participation innovation and digitalization in achieving SDG’s through CED prevention at PMB Sarfina Br Sembiring 2023. J Kesehat LLDIKTI Wil 1 2024;4:6–12. https://doi.org/10.54076/jukes.v4i1.424.

Sinaga SN. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehtan ibu dan anak pandemi COVID-19 di Puskesmas Ketapang Nusantara Aceh pertengahan tahun 2022. In: Pros Konf Nas Pengabdi Kpd Masy Corp Soc Responsib, vol. 5; 2022, p. 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1830.

Pohan UB, Manurung HR, Fauzianty A, Pasaribu YS, Ginting YVRB, Waruwu WSM, et al. Factors affecting anxiety in early mobilization among post-caesarean section mothers at Aek Kanopan Regional General Hospital in 2024. In: The 5th Mitra Husada Health International Conference (MiHHICo), vol. 5; 2025, p. 342–9.

Manuaba IBG. Pengantar kuliah obstetri. Jakarta: EGC; 2003.

Sinaga R, Bakara SMP, Sinaga K, Butar DSB, Damanik N, Bancin SA, et al. Pemberdayaan ibu hamil trimester I dalam mengatasi hiperemesis gravidarum menggunakan jahe emprit IPTEKS. J Pengabdi Kolaborasi Inov IPTEKS 2025;3:391–8. https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i2.2030.

Pinem SB, Dewi MS, Manurung HR, Butar-Butar D, Sembiring A, Sitorus R, et al. Factors affecting the knowledge of pregnant women in the third trimester about red ginger drinks as a pain reliever for first stage of labor in the active phase of the Regional General Hospital of Perdagangan, Simalungun Regency in 2024. Int J Health Med 2025;2:7–23. https://doi.org/10.62951/ijhm.v2i2.313.

Juliana M, Sianipar IMG. A systematic review of etiology and treatment for hyperemesis gravidarum. Indones J Gen Med 2024;1:56–71.