Isi Artikel Utama

Rifdha Wahyuni
https://orcid.org/0009-0007-6985-6519
Marisa Anggraini
Ratna Dewi

Page: 2367-2375

Abstrak

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang meningkatkan kerentanan terhadap perilaku seksual berisiko. Rendahnya literasi kesehatan reproduksi dan sikap preventif remaja dapat berdampak pada berbagai masalah kesehatan, seperti kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan seksual dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan sikap preventif remaja di SMP Negeri 32 Kota Padang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 188 siswa kelas VIII dengan sampel sebanyak 20 responden yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan seksual, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata literasi kesehatan reproduksi meningkat dari 12,55 menjadi 14,15, sedangkan rata-rata sikap preventif meningkat dari 8,10 menjadi 9,65. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada literasi kesehatan reproduksi (p=0,000) dan sikap preventif remaja (p=0,000) setelah diberikan pendidikan kesehatan seksual. Disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan seksual efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan sikap preventif remaja, sehingga dapat dijadikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan reproduksi remaja di lingkungan sekolah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wahyuni, R., Anggraini , M., & Dewi , R. (2026). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Seksual Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Sikap Preventif Remaja. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(3), 2367–2375. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i3.1746
Bagian
Original Articles

Referensi

World Health Organization (WHO). (2022). Adolescent health and development: Global overview. Geneva: WHO.

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Kelima). Jakarta: Erlangga.

Ajzen, I. (2021). The Theory of Planned Behavior: Frequently Asked Questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 3(2), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195 DOI: https://doi.org/10.1002/hbe2.195

WHO. (2023). Adolescent Pregnancy: Key Facts. Geneva: World Health Organization.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan remaja Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia). (2017). Laporan SDKI nasional. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia). (2022). Laporan SDKI nasional. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Hafri Khaidir Anwar, dkk. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku berisiko dan pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan, 9(2),50–59. https://www.who.int/health-topics/adolescenthealth/#tab=tab

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo S. (2017). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sitorus, R. (2020). Tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 25–31.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023. Padang: Dinkes Sumbar.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2011). Human Development (12th ed.). New York: McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2014). Adolescence (15th ed.). New York: McGraw-Hill.

Rabiah. (2021). Efektivitas pendidikan seks terhadap pengetahuan perilaku seksual remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 60–70.

Misrawati, M. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang seks bebas. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 50–58.

Setiawati, D., Ulfa, L., and Kridawati, A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Kesehatan DOI: https://doi.org/10.52643/jukmas.v6i1.1722

Debbiyantina, Syaripah R, Dian Marlina E, et al. (2024). Pengaruh pendidikan seksual terhadap sikap remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 12(2), 45–53.

Natalia, L., Yuwansyah, Y., Fitriyani, A. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Sikap Seks Pra Nikah pada Remaja. JURNAL KESEHATAN Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon Volume 14 Nomor 01 Tahun 2023 DOI: https://doi.org/10.38165/jk.v14i1.357

Wellina, I. (2015). Psikologi Sosial: Teori dan Fenomena dalam Kehidupan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Yolanda, M., and Ahmalia, R. (2020). Pendidikan Kesehatan Meningkatkan PengetahuanPerilaku Kekerasan Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal) 7(2) 2020: 2-96 DOI: https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.487

Zubaidah, N., Sari, A., & Pratiwi, D. (2022). Pendidikan seksualitas dan pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(2), 115–124.

Siregar, H. (2020). Dampak sosial dan psikologis seks bebas pada remaja. Jurnal Sosial dan Kesehatan, 3(2), 40–48.

Reproduksi Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), Vol. 6, No. 1 April 2022

Sarwono, S. W. (2013). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Lawrence, G. (1993). Health promotion planning: An educational and environmental approach. Mountain View, CA: Mayfield Publishing Company.

Lusianti, L., Utami, R., & Sulistyawati, T. R. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Penegtahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Hak Reproduksi Kelas XII di SMA Negeri 18 Batam

Mahmud, S., Nurafriani, and Darmawan, S. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Sikap Remaja tentang Seksual Pranikah. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Volume 3Nomor 5, 2023 DOI: https://doi.org/10.35892/jimpk.v3i5.954

Meidayanti I, Abdullah T, Bustan nadjib, et al. (2023). Hubungan efikasi diri sosial dan perilaku seksual remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 35–42.

Irianati, A., & Herlina, Y. (2022). Perilaku seksual remaja: Faktor dan dampaknya. Jurnal Psikologi Remaja, 4(1), 20–30.

Kartono, K. (2011). Psikologi Remaja (Psikologi perkembangan). Bandung: CV Mandar Maju.