Isi Artikel Utama

Andri Games Syahputra
Rizanda Machmud
Kamal Kasra

Page: 2903-2910

Abstrak

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dan ketidakpatuhan terhadap pengobatan terus menurunkan keberhasilan terapi meskipun pengobatan yang efektif telah tersedia. Health Belief Model (HBM) memberikan kerangka teori untuk memahami kepatuhan berobat berdasarkan keyakinan kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kepatuhan berobat pada pasien tuberkulosis paru menggunakan pendekatan Health Belief Model di Kota Pariaman, Indonesia. Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain explanatory sequential yang dilaksanakan pada Agustus 2023 hingga Juni 2024. Tahap kuantitatif menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 107 pasien tuberkulosis paru yang dipilih melalui proportional random sampling. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah minimal 97 responden, kemudian ditambah 10% untuk mengantisipasi dropout, sehingga diperoleh total sampel sebanyak 107 responden. Variabel independen meliputi persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, dan efikasi diri. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan yang dipilih secara purposif untuk mengeksplorasi pelaksanaan program terkait kepatuhan berobat. Persepsi yang kurang baik ditemukan pada persepsi kerentanan (43,9%), persepsi keparahan (41,1%), persepsi manfaat (46,7%), persepsi hambatan (44,9%), dan efikasi diri (52,3%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa persepsi keparahan (p=0,007) dan persepsi manfaat (p<0,001) berhubungan signifikan dengan kepatuhan berobat. Analisis multivariat menunjukkan bahwa persepsi manfaat merupakan determinan terkuat kepatuhan berobat (OR=5,103; IK95%: 2,165-12,027; p<0,001). Temuan kualitatif menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia, kendala pendanaan, dan pendidikan pasien yang belum konsisten berkontribusi terhadap rendahnya persepsi manfaat, sehingga mendukung temuan kuantitatif bahwa persepsi manfaat merupakan determinan terkuat kepatuhan berobat. Otoritas kesehatan perlu memperkuat edukasi pasien, memastikan kecukupan sumber daya manusia dan pendanaan, serta menerapkan program pemantauan dan konseling yang terstandar untuk meningkatkan kepatuhan berobat dan keberhasilan pengendalian tuberkulosis.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Syahputra, A. G., Machmud, R., & Kasra, K. (2026). Faktor-faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Paru: Pendekatan Health Belief Model di Kota Pariaman, Indonesia . Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(3), 2903–2910. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i3.1723
Bagian
Original Articles

Referensi

World Health Organization. Global tuberculosis report 2025. Geneva: World Health Organization; 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240116924 (accessed June 7, 2026).

Ministry of Health Republic of Indonesia. Indonesia’s movement to end TB. Jakarta: Ministry of Health Republic of Indonesia; 2025. https://kemkes.go.id/id/indonesias-movement-to-end-tb (accessed June 7, 2026).

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. Kasus penyakit menurut kabupaten/kota dan jenis penyakit di Provinsi Sumatera Barat, 2022. Padang: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat; 2023. https://sumbar.bps.go.id (accessed June 7, 2026).

Munro SA, Lewin SA, Smith HJ, Engel ME, Fretheim A, Volmink J. Patient adherence to tuberculosis treatment: a systematic review of qualitative research. PLoS Med 2007;4:e238. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.0040238.

Fitriyani L, Dwijayanti F. Hubungan perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived barrier, cut of action dan self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok. J Kesehat Tambusai 2023;4:912–20. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.14907.

Rosenstock IM, Strecher VJ, Becker MH. Social learning theory and the Health Belief Model. Health Educ Q 1988;15:175–83. https://doi.org/10.1177/109019818801500203.

Rahem A, Priyandani Y, Djunaedi M. The correlation between belief and adherence to therapeutic regimens in pharmaceutical care for tuberculosis patients in primary healthcare centres in Surabaya, Indonesia. Trop J Nat Prod Res 2020;4:355–9. https://doi.org/10.26538/tjnpr/v4i8.6.

Habibah AN, Putri ASE, Widoyo R, Syafrawati S. Faktor perilaku mengikuti skrining tuberkulosis pada kontak serumah. J Kesehat Perintis 2025;12:96–107. https://doi.org/10.33653/16fkc456.

Braun V, Clarke V. Using thematic analysis in psychology. Qual Res Psychol 2006;3:77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa.

Juliati L, Makhfudli M, Wahyudi AS. Analysis factors influence compliance behavior of drug prevention and drug compliance on tuberculosis patient based on health belief model. Indones J Community Health Nurs 2020;5:62–71. https://doi.org/10.20473/ijchn.v5i2.17694.

Annelydia P. Hubungan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis (TBC) dengan penerapan teori Health Belief Model di Puskesmas Andalas Kota Padang. Skripsi. Universitas Andalas, 2022. http://scholar.unand.ac.id/99927/.

Tola HH, Shojaeizadeh D, Tol A, Garmaroudi G, Yekaninejad MS, Kebede A, et al. Psychological and educational intervention to improve tuberculosis treatment adherence in Ethiopia based on Health Belief Model: a cluster randomized control trial. PLoS One 2016;11:e0155147. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0155147.

Hariyanto A, Pamungkas RA, Wahidi KR. Health Belief Model approach in medication adherence compliance among pulmonary tuberculosis patients. Int J Nurs Health Serv 2023;6:10–18. https://doi.org/10.35654/ijnhs.v6i1.609.

Pradipta IS, Idrus LR, Probandari A, Lestari BW, Diantini A, Alffenaar JWC, et al. Barriers and strategies to successful tuberculosis treatment in a high-burden tuberculosis setting: a qualitative study from the patient’s perspective. BMC Public Health 2021;21:1903. https://doi.org/10.1186/s12889-021-12005-y.

Appiah MA, Arthur JA, Asampong E, Kamau EM, Gborgblorvor D, Solaga P, et al. Health service providers’ perspective on barriers and strategies to tuberculosis treatment adherence in Obuasi Municipal and Obuasi East District in the Ashanti region, Ghana: a qualitative study. Discov Health Syst 2024;3:19. https://doi.org/10.1007/s44250-024-00088-4.

Anggraeni NWEL, Kardiwinata MP. Pelaksanaan tugas kader tuberkulosis di Kabupaten Badung tahun 2019. Arch Community Health 2020;7:52–62. https://doi.org/10.24843/ACH.2020.v07.i01.p06.

Alipanah N, Jarlsberg L, Miller C, Linh NN, Falzon D, Jaramillo E, et al. Adherence interventions and outcomes of tuberculosis treatment: a systematic review and meta-analysis of trials and observational studies. PLoS Med 2018;15:e1002595. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002595.

World Health Organization. WHO operational handbook on tuberculosis. Module 4: treatment and care. Geneva: World Health Organization; 2025. https://tbksp.who.int/en/node/3011 (accessed September 14, 2026).