Konsumsi Arsik Dali Ni Horbo dan Konversi Sputum pada Pasien Tuberkulosis Paru yang Mendapatkan Terapi Standar
Isi Artikel Utama
Page: 3157-3163
Abstrak
Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Pengobatan standar dengan obat anti tuberkulosis merupakan komponen utama dalam menurunkan jumlah bakteri dan mencegah penularan, namun dukungan asupan gizi juga diperlukan untuk membantu pemulihan pasien. Arsik Dali Ni Horbo merupakan makanan lokal masyarakat Batak berbahan dasar susu kerbau yang berpotensi menjadi dukungan pangan bagi pasien tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah kuman Basil Tahan Asam (BTA) sputum sebelum dan sesudah konsumsi Arsik Dali Ni Horbo pada pasien tuberkulosis paru yang mendapatkan terapi standar. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel penelitian sebanyak 30 pasien tuberkulosis paru dewasa yang didiagnosis pada bulan September sampai Desember di UPT Puskesmas Helvetia Kota Medan. Intervensi diberikan berupa konsumsi Arsik Dali Ni Horbo sebanyak 100 gram setiap kali konsumsi, empat kali seminggu selama satu bulan. Data BTA sebelum dan sesudah intervensi diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen setelah data dinyatakan berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah kuman BTA sebelum intervensi sebesar 6,93 ± 1,51 dan sesudah intervensi sebesar 6,57 ± 1,19. Terdapat penurunan rata-rata BTA sebesar 0,37 dengan nilai p = 0,046. Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan jumlah kuman BTA sebelum dan sesudah konsumsi Arsik Dali Ni Horbo, meskipun besar penurunannya relatif kecil.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
World Health Organization. Global tuberculosis report 2024. Geneva: World Health Organization; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Global Tuberculosis Report 2022 [Internet]. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022 [cited 2023 Apr 1]. Available from: https://tbindonesia.or.id/pustaka_tbc/global-tbc-report-2022/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB): Dashboard Data TBC 2024 [Internet]. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 2024. Available from: https://sumatera.sitb.id/sitb2024/app
World Health Organization. Global tuberculosis report 2020. Geneva: World Health Organization; 2020.
Altanzir T. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian konversi BTA positif penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Glugur Darat tahun 2019-2020 [thesis]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2021.
Mahendrani CR, Subkhan M, Nurida A, Prahasanti K, Levani Y. Analisis faktor yang berpengaruh terhadap konversi sputum basil tahan asam pada penderita tuberkulosis. Al-Iqra Med J. 2020;3(1):1-9.
Situmorang MR. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap konversi BTA dan biakan pada pasien TB MDR di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2020-2021. J Ris Rumpun Ilmu Kedokt. 2023;2(1):78-90.
World Health Organization. WHO consolidated guidelines on tuberculosis: module 4: treatment - drug-susceptible tuberculosis treatment. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. WHO operational handbook on tuberculosis: module 4: treatment - drug-susceptible tuberculosis treatment. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. Nutritional care and support for patients with tuberculosis. Geneva: World Health Organization; 2013.
Grobler L, Nagpal S, Sudarsanam TD, Sinclair D. Nutritional supplements for people being treated for active tuberculosis. Cochrane Database Syst Rev. 2016;2016(6):CD006086. doi:10.1002/14651858.CD006086.pub4.
Pratiwi MB, Sinaga H, Julianti E. The influence of coagulants and cooking period on the quality of dali ni horbo. IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2019;260:012098. doi:10.1088/1755-1315/260/1/012098.
Rizqiati H, Nurwantoro N, Susanti S, Al-Baarri AN, Prayoga MIY. Karakteristik fisik dan total bakteri kefir susu kerbau yang diproduksi pada suhu ruang. J Apl Teknol Pangan. 2020;9(4):163-166. doi:10.17728/jatp.7494.
Diana, Aritonang EY, Purba A, Lubis R. Utilization of local food to overcome nutritional problems among toddlers in Medan Tuntungan. Adv Health Sci Res. 2020;24:95-98. doi:10.2991/ahsr.k.200311.018.
World Health Organization. WHO consolidated guidelines on tuberculosis: module 4: treatment and care. Geneva: World Health Organization; 2025.
Wang EY, Arrazola RA, Mathema B, Ahluwalia IB, Mase SR. The impact of smoking on tuberculosis treatment outcomes: a meta-analysis. Int J Tuberc Lung Dis. 2020;24(2):170-175. doi:10.5588/ijtld.19.0002.
Amere GA, Nayak P, Salindri AD, Narayan KMV, Magee MJ. Contribution of smoking to tuberculosis incidence and mortality in high-tuberculosis-burden countries. Am J Epidemiol. 2018;187(9):1846-1855. doi:10.1093/aje/kwy081.
Bhatti Z, Khan AH, Sulaiman SAS, Laghari M, Ali IBHA. Determining the risk factors associated with delayed sputum conversion at the end of the intensive phase among tuberculosis patients. East Mediterr Health J. 2021;27(8):755-763. doi:10.26719/2021.27.8.755.
Wagnew F, Gray D, Tsheten T, Kelly M, Clements ACA, Alene KA. Effectiveness of nutritional support to improve treatment adherence in patients with tuberculosis: a systematic review. Nutr Rev. 2024;82(9):1216-1225. doi:10.1093/nutrit/nuad120.
Wagnew F, Alene KA, Kelly M, Gray D. The effect of undernutrition on sputum culture conversion and treatment outcomes among people with multidrug-resistant tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. Int J Infect Dis. 2023;127:93-105. doi:10.1016/j.ijid.2022.11.043.
Sinha P, Ponnuraja C, Gupte N, Prakash Babu S, Cox SR, Sarkar S, et al. Impact of undernutrition on tuberculosis treatment outcomes in India: a multicenter, prospective, cohort analysis. Clin Infect Dis. 2023;76(8):1483-1491. doi:10.1093/cid/ciac915.