Formulasi dan Uji Efektivitas Ekstrak Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) Sebagai Krim Antibakteri Terhadap Bakteri Cutibkterium acnes dan Staphylococcus aureus
Isi Artikel Utama
Page: 107-114
Abstrak
Jerawat merupakan masalah kulit umum pada remaja yang sering menimbulkan stres, kecemasan, dan penurunan kepercayaan diri. Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) memiliki potensi antibakteri, namun efektivitasnya terhadap Cutibacterium acnes belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi krim ekstrak etanol daun Bayam Duri dan menguji efektivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian meliputi ekstraksi daun Bayam Duri, pembuatan krim, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim antibakteri ekstrak daun Bayam Duri memiliki efektivitas yang baik terhadap pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes dan Staphylococcus aureus, dengan zona hambat yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu 18,5 mm pada konsentrasi 25% dan 27,9 mm pada konsentrasi 50% untuk Cutibacterium acnes, serta 16,0 mm pada konsentrasi 25% dan 23,3 mm pada konsentrasi 50% untuk Staphylococcus aureus. Karakteristik krim yang sesuai dengan kulit dan tipe emulsi yang stabil membuat krim ini ideal untuk aplikasi kulit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa krim antibakteri ekstrak daun Bayam Duri dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan antibakteri alami yang efektif.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Saragih DF. Hubungan tingkat kepercayaan diri dan jerawat ( Acne vulgaris ) pada siswa-siswi kelas XII di SMA Negeri 1 Manado 2016;4:0–7. DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.4.1.2016.12144
Sifatullah NUR. Jerawat ( Acne vulgaris ): Review Penyakit Infeksi Pada Kulit 2021:19–23.
Jannah et all 2023. Analisa Flavonoid Fraksi Etil Asetat Ekstrak Bayam Duri 2023;10. DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v10i2.492
Handayani Y, Islamiyati R, Ismah K, Susiloningrum D. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bayam Hijau ( Amaranthus hybridus L ) Dengan Peredaman DPPH 2023;7:103–10. DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v7i2.244
Irma A, Ningsih F, Sari AJ, Ifada S. Uji Sifat Fisik Sediaan Krim Body Scrub Dari Ekstrak Daun Bayam Merah ( Amaranthus tricolor L .) 2023;11:36–40. DOI: https://doi.org/10.51673/jikf.v11i1.1668
Adriani 2016. Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Mikrobiologi Untuk Mengatasi 2016;1.
Somba 2019. Pharmacon – Program Studi Farmasi, FMIPA, Universitas Sam Ratulangi, Volume 8 Nomor 4 November 2019 2019;8:5–6.
Rusli D, Arinia A, Asa P. Formulasi Krim Clindamycin Sebagai Anti Jerawat Dan Uji Efektivitas Terhadap Bakteri Propionibacterium acne 2016:5–14.
Purwaningsih NS, Romlah SN, Choirunnisa A. Literature Review Uji Evaluasi Sediaan Krim 2020;4. DOI: https://doi.org/10.52118/edumasda.v4i2.102
Pratasik MCM, Yamlean PVY, Wiyono WI. Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Sesewanua ( Clerodendron squamatum Vahl .) 2019;8:261–7. DOI: https://doi.org/10.35799/pha.8.2019.29289
Latifa 2021. Pengaruh Variasi Konsentrasi pada Sediaan Krim Ekstrak Daun Kelor ( Moringa oleifera L ) Terhadap Uji Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus 2022. DOI: https://doi.org/10.30659/ijmps.v1i1.5
Lumentut N, Jaya H, Melindah E. Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Goroho ( Musa acuminafe L .) Konsentrasi 12 . 5 % Sebagai Tabir Surya 2018;9:42–6. DOI: https://doi.org/10.35799/jmuo.9.2.2020.28248
Anugrah LP, Rijai L, Prabowo WC, Farmasi F, Mulawarman U. No Title 2018:20–1.
Tungadi R, Pakaya MS, Ali PDA. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin 2023;3:117–24. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.14612. DOI: https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.14612
Naya 2021. PharmaCine 2021;02:128–45. DOI: https://doi.org/10.35706/pc.v2i2.6317
Saptowo A, Supriningrum R. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Sekilang ( Embeliaborneensis Scheff ) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis 2021:93–7. DOI: https://doi.org/10.31602/ajst.v7i2.6331
Vi E. Farmakope iv jilid 2. 2020.