Isi Artikel Utama

Fidiya Ayunita
Muhammad Haqqi Hidayatullah

Page: 39-49

Abstrak

Rimpang kunyit (Curcuma longa L.) mengandung kurkumin sebagai senyawa bioaktif utama yang bertanggung jawab terhadap berbagai aktivitas farmakologis. Oleh karena itu, analisis kadar kurkumin menjadi aspek penting dalam pengendalian mutu sediaan obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kurkumin pada lima sampel obat herbal kunyit yang diperoleh dari penjual obat tradisional di wilayah Kartasura. Metode kromatografi lapis tipis (KLT) digunakan untuk identifikasi kualitatif, sedangkan spektrofotometri sinar tampak digunakan untuk analisis kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Seluruh sampel diekstraksi menggunakan pelarut kloroform, kemudian diuapkan dengan penangas air dan dilarutkan kembali dalam etanol 96%. Analisis kuantitatif dilakukan dengan mengukur kadar kurkumin pada hari ke-1, ke-2, dan ke-3 penyimpanan untuk mengevaluasi perubahan kadar. Analisis kualitatif KLT dilakukan menggunakan fase diam silika gel 60 F254 dan fase gerak campuran etanol, asam asetat glasial, dan kloroform (94:5:1, v/v/v). Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung tiga komponen kurkuminoid, yaitu kurkumin, demetoksikurkumin, dan bisdemetoksikurkumin, dengan nilai Rf yang konsisten pada pengamatan di bawah sinar UV 254 nm dan 366 nm. Analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri sinar tampak menunjukkan adanya perbedaan kadar kurkumin yang signifikan antar sampel (p < 0,001) berdasarkan uji ANOVA satu arah. Hasil validasi metode menunjukkan linearitas yang sangat baik (R² = 0,9995), akurasi yang memenuhi persyaratan (rerata persen perolehan kembali sebesar 109,67%), presisi yang baik (RSD 1,80%), serta sensitivitas yang memadai dengan nilai LOD dan LOQ masing-masing sebesar 0,128 ppm dan 0,388 ppm. Berdasarkan hasil tersebut, metode spektrofotometri sinar tampak tervalidasi dan layak digunakan untuk penetapan kadar kurkumin dalam sediaan obat herbal berbasis kunyit. Perbedaan kadar kurkumin antar sampel diduga dipengaruhi oleh variasi mutu bahan baku dan proses produksi obat herbal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ayunita, F., & Hidayatullah, M. H. (2026). Analisis Kadar Kurkumin Pada Jamu Kunyit Asam Dengan Metode Spektrofotometri Visibel. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(1), 39–49. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i1.1279
Bagian
Original Articles
Biografi Penulis

Muhammad Haqqi Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Referensi

Suhermin Ingsih I., Winaktu G, Efendi D. and Wirateruna S. Pembuatan jamu tradisional kunyit asam sebagai minuman peningkat daya imunitas tubuh pada masa pandemi covid-19, prosiding seminar nasional abdimas ma chung.2020;328–339.

Vera Nanda E., Yopi and Pratiwi Y.,Validasi dan penetapan kadar kurkumin pada jamu gendong Kunyitasam dengan metode kromatografi cair kinerja tinggi, ilmu kefarmasian. 2021;14 (1), 12–18. Https://doi.org/10.37277/sfj.v14i1.932

Permatasari D.A.I., Iesvanditra G. and Mahardika M.P. Analisis kadar kurkumin jamu kunyit asam menggunakan metode klt densitometri, prosiding seminar informasi kesehatan nasional 2022;264–269. Https://doi.org/10.47701/sikenas.v0i0.1260

Almeyda E. and Widayanti E. Analisis kadar kurkuminoid dalam filtrat, residu dan campuran Filtrat-residu jamu kunir asem, jurnal ilmiah sains.2020;21 (1), 1. Https://doi.org/10.35799/jis.21.1.2021.30211 DOI: https://doi.org/10.35799/jis.21.1.2021.30211

Rahayu W. Sri, Tjiptasurasa and Indriyani D. Kurkuminoid, penetapan kadarnya pada jamu serbuk temulawak (curcuma xanthorriza roxb) secara spektrofotometri ultraviolet-visibel, pharmacy: jurnal farmasi indonesia (pharmaceutical journal of indonesia).2010 07 (02), 131–137. Https://doi.org/10.30595/pharmacy.v7i1.566

Revathy S., Elumalai S., Benny M. and Antony B., Isolation, purification and identification of curcuminoids from turmeric ( curcuma longa l .) By column chromatography, journal of experimental sciences.2011;2 (7), 21–25.

Yusuf F.M. and Nurkhasanah. Evaluasi kadar kurkumin dalam jamu tradisional kunir asam, pharm sci res 2015; 2 (3), 115–123. Https://doi.org/10.7454/psr.v2i3.3342 DOI: https://doi.org/10.7454/psr.v2i3.3342

Kementerian Kesehatan RI. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta. Kementerian Kesehatan RI;2017.

Fahryl dan Carolia. Identifikasi Dan Penentuan Kadar Senyawa Kurkumin Pada Rimpang Kunyit’, Majalah Ilmiah Teknologi Industri (SAINTI).2019;16(2) pp. 48–52.

Farida i.n. And muliya a.Validasi kurkumin hasil isolasi rimpang kunyit dengan kromatografi cair kinerja tinggi photodiode array detector, jurnal pengelolaan laboratorium pendidikan 2023; 5 (2), 50–57. Https://doi.org/10.14710/jplp.5.2.50-57 DOI: https://doi.org/10.14710/jplp.5.2.50-57

Perdana, a. I. Optimasi dan validasi metode analisis kadar alkohol pada produk pangan dengan spektrofotometer uv-vis.jurnal inovasi dan pengelolaan laboratorium 2018;2(1), 28–37

Susanti M., dan Dachriyanus. Kromatografi cair kinerja tinggi. Lembaga pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Universtas andalas. Padang;2017. Https://doi.org/10.25077/CAR.13.13 DOI: https://doi.org/10.25077/car.13.13

Permatasari D.A.I., Iesvanditra G. and Mahardika M.P. Analisis kadar kurkumin jamu kunyit asam menggunakan metode klt densitometri, prosiding seminar informasi kesehatan nasional 2022;264–269. Https://doi.org/10.47701/sikenas.v0i0.1260

BPOM.Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 25 Tahun 2021 Tentang Penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik. Jakarta. BPOM: ;202).

Taufiq M., Kiptiyah K. and Muti R. Pengembangan dan validasi prosedur pengukuran logam timbal ( pb ) dalam makanan pendamping air susu ibu menggunakan spektroskopi serapan atom.2020; 16 (1), 25–37. Https://doi.org/10.20961/alchemy.16.1.35190.25-37 DOI: https://doi.org/10.20961/alchemy.16.1.35190.25-37

Harmono h.d.Validasi metode analisis logam merkuri ( hg ) terlarut pada air permukaan dengan automatic mercury analyzer .2020; 2 (3), 11–16. Https://doi.org/10.22146/ijl.v2i3.57047 DOI: https://doi.org/10.22146/ijl.v2i3.57047

Gandjar, I., & Rohman, A. Kimia farmasi analisis. Pustaka pelajar;2013.

Fatmawati F., Sunartaty R. and Meutia F. Validasi metode pengujian kadar air dengan analisis perbandingan akurasi dan presisi, serambi journal of agricultural technology 2023;5 (1), 59–63. Https://doi.org/10.32672/sjat.v5i1.6214 DOI: https://doi.org/10.32672/sjat.v5i1.6214

Ermer J. Method validation in pharmaceutical analysis.2005. DOI: https://doi.org/10.1002/3527604685

Sulistyani M., Kusumastuti E., Huda N. and Mukhayani F. Indonesian journal of chemical science method Validation on functional groups analysis of geopolymer with polyvinyl chloride ( pvc ) as additive using fourier Transform infrared (FT-IR). 2021; 10 (3) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs

Gultom, R.A. dan Daulay, A.S.Penentuan Kadar Ketoprofen Generik dan Nama Dagang dengan Metode Spektrofotometri-UV, Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Gizi 2023;3(1), 204-210. Https://doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1504 DOI: https://doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1504

Malahayati, N., Widowati, T.W. dan Febrianti, A.‘Karakterisasi Ekstrak Kurkumin dari Kunyit Putih (Kaemferia rotunda L.) Dan Kunyit Kuning (Curcuma domestica Val.) .Agritech ;2021 41(2), pp. 134–144. Https://doi.org/10.22146/agritech.41345 DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.41345

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama