Analisis Efektivitas Nanocurcumin Terhadap Ekspresi TNF-α Dan Diameter Lesi Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Endometriosis
Isi Artikel Utama
Page: 18-27
Abstrak
Endometriosis merupakan penyakit ginekologi kronis yang ditandai oleh pertumbuhan jaringan mirip endometrium di luar uterus, yang memicu inflamasi lokal dan progresi lesi. Proses patologisnya melibatkan peningkatan sitokin proinflamasi, termasuk TNF-α, serta aktivasi jalur proliferatif dan angiogenik. Nanocurcumin, dengan bioavailabilitas yang lebih tinggi dibandingkan kurkumin konvensional, diketahui memiliki potensi modulasi inflamasi dan penghambatan pertumbuhan jaringan ektopik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nanocurcumin dosis 10 mg/kgBB terhadap ekspresi TNF-α dan diameter lesi endometriosis pada mencit yang diinduksi endometriosis. Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan desain post-test only control group dengan tiga kelompok perlakuan (kontrol, nanocurcumin setelah induksi, dan nanocurcumin sebelum induksi), masing-masing terdiri dari 10 mencit. Ekspresi TNF-α diukur menggunakan metode ELISA, sedangkan diameter lesi dinilai secara makroskopis. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, homogenitas Levene, ANOVA, dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna kadar TNF-α antar kelompok (p = 0,933). Namun, terdapat perbedaan signifikan pada diameter lesi endometriosis (p < 0,001), di mana kelompok nanocurcumin menunjukkan penyusutan lesi paling besar dibandingkan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan lainnya. Nanocurcumin secara signifikan mengurangi diameter lesi endometriosis pada mencit, meskipun tidak menurunkan kadar TNF-α serum secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efek terapeutik nanocurcumin mungkin dimediasi melalui mekanisme lokal yang tidak sepenuhnya tercermin dalam biomarker serum,
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
C. M. Becker et al., ‘ESHRE guideline: endometriosis’, Human Reproduction, vol. 1, no. 1, 1–26, pp. 1–6.
B. Smolarz, K. Szyłło, and H. Romanowicz, ‘ Endometriosis: Epidemiology, classification, pathogenesis, treatment and genetics (review of literature)’, Int J Mol Sci 22., 2021. DOI: https://doi.org/10.3390/ijms221910554
F. G. Martire et al., ‘Endometriosis and Adenomyosis : From Pathogenesis to Follow-Up’, Curr Issues Mol Biol, vol. 47, pp. 1–8, 2025. DOI: https://doi.org/10.3390/cimb47050298
WHO, ‘Endometriosis [WWW Document]’, 2023.
D. Khairani, S. Ilyas, and Yurnadi, Prinsip Dan Praktik Hewan Percobaan Mencit (Mus musculus). Medan: USU Press, 2024.
R. Kapoor, C. A. Stratopoulou, and M. M. Dolmans, ‘Pathogenesis of endometriosis: New insights into prospective therapies ’, Int J Mol Sci, vol. 22, pp. 1–14, 2021. DOI: https://doi.org/10.3390/ijms222111700
P. K. Wardani, D. R. Gunarti, and Y. Wulandari, ‘Peran Flavonoid Terhadap Tnf Alpha Pada Endometriosis’, Jurnal Darma Agung, vol. 31, p. 241, 2023. DOI: https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i3.3454
A. Karthikeyan, N. Senthil, and T. Min, ‘Nanocurcumin: A Promising Candidate for Therapeutic Applications’, Front Pharmacol, vol. 11, 2020. DOI: https://doi.org/10.3389/fphar.2020.00487
E. P. Hestianah, W. Widjiati, J. M. Ntoruru, and M. Y. A. Widyanugraha, ‘Administration of Nanocurcumin in Mice Models of Endometriosis as an Effort to Improve Folliculogenesis’, Biomedical and Pharmacology Journal, vol. 17, pp. 939–947, 2024. DOI: https://doi.org/10.13005/bpj/2914
Z. Liu, J. D. Smart, and A. S. Pannala, ‘Recent developments in formulation design for improving oral bioavailability of curcumin: A review’, J Drug Deliv Sci Technol, 2020. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jddst.2020.102082
F. Sharifipour, S. F. Siahkal, K. Qaderi, Z. Mohaghegh, M. Zahedian, and F. Azizi, ‘Effect of Curcumin on Dysmenorrhea and Symptoms of Premenstrual Syndrome: A Systematic Review and Meta-Analysis’, Korean J Fam Med, vol. 96, pp. 96–104, 2024. DOI: https://doi.org/10.4082/kjfm.23.0184
D. Firmansyah and Dede, ‘Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodologi’, Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), vol. 1, pp. 85–114, 2022. DOI: https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937
M. D. T. Lala and D. R. Sari, ‘Perbandingan Gambaran Histologis Lapisan Piramidalis Area Ca1 Hipokampus Mus Musculus yang Dipapar Radiasi Gelombang Elektromagnetik Telepon Seluler 3G dan 4G’, Jurnal Penelitian Perawat Profesional, vol. 5, pp. 1279–1290, 2023. DOI: https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1772
A. Vallée and Y. Lecarpentier, ‘Curcumin and endometriosis’, Int J Mol Sci, vol. 21, pp. 1–18, 2020. DOI: https://doi.org/10.3390/ijms21072440
J. Ding, S. Mei, W. Cheng, Z. Ni, and C. Yu, ‘Curcumin treats endometriosis in mice by the HIF signaling pathway’, Am J Transl Res, vol. 14, pp. 2184–2198, 2022.
S. Y. Kim, Y. Y. Kyaw, M. S. Seong, K. H. Kim, and J. Cheong, ‘Curcumin suppresses an endometrial cell inflammation through inhibition of SREBP-1’, Integr Mol Med, vol. 6, pp. 1–6, 2019. DOI: https://doi.org/10.15761/IMM.1000384