Ekstraksi Kitosan dari Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) serta Karakterisasi Fisikokimia dan Uji Aktivitas Antibakterinya
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang umumnya diperoleh dari limbah krustasea. Namun, pemanfaatan sumber alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mulai dikembangkan. Kitosan memiliki sifat biokompatibel, biodegradable, serta aktivitas antibakteri yang berpotensi diaplikasikan dalam bidang pangan dan farmasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi kitosan dari jamur tiram serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Escherichia coli. Metode: Penelitian dilakukan melalui tahapan ekstraksi meliputi deproteinasi, depigmentasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Karakterisasi kitosan meliputi analisis gugus fungsi menggunakan FTIR, serta pengujian parameter fisikokimia seperti rendemen, kadar air, kadar abu, dan kelarutan. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada variasi konsentrasi kitosan (0,3%; 0,5%; 0,7%; dan 0,9%). Hasil: Kitosan yang dihasilkan memiliki derajat deasetilasi sebesar 80,64% yang menunjukkan keberhasilan konversi kitin menjadi kitosan. Karakteristik fisikokimia memenuhi standar mutu, dengan rendemen sebesar 52,84%, kadar air 0,666%, dan kadar abu 0,416%. Kitosan larut dalam asam asetat 2%. Uji antibakteri menunjukkan adanya aktivitas penghambatan terhadap Escherichia coli dengan zona hambat berkisar antara 10,1–14,2 mm yang termasuk kategori kuat. Kesimpulan: Kitosan hasil ekstraksi dari jamur tiram memiliki karakteristik fisikokimia yang baik serta aktivitas antibakteri yang potensial, sehingga dapat dikembangkan sebagai bahan alternatif ramah lingkungan untuk aplikasi di bidang pangan dan farmasi.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
warisno, S.PKP & Kres Dahana S. Tiram Menabur Jamur, Menuai Rupiah. Gramedia Pustaka Utama; 2017.
Lianah MP. Budidaya Jamur Pangan Konsumsi Lokal. Alinea Media Dipantara; 2020.
Devi Ambarwaty Oktavia, Singgih Wibowo dan YNF. Pengaruh jumlah monokloro asetat terhadap karakteristik karboksimetil kitosan dan kitosan cangkang dan kaki rajungan 2005.
Danarto YC, Distantina S. Optimizing deacetylation process for chitosan production from green mussel (Perna viridis) shell. AIP conference proceedings, vol. 1710, AIP Publishing LLC; 2016, p. 30028.
Zheng LY, Zhu JF. Study on antimicrobial activity of chitosan with different molecular weights. Carbohydr Polym 2003;54:527–30. https://doi.org/10.1016/j.carbpol.2003.07.009.
Magani AK, Tallei TE, Kolondam BJ. Uji Antibakteri Nanopartikel Kitosan terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. J Bios Logos 2020;10:7. https://doi.org/10.35799/jbl.10.1.2020.27978.
Potti L, Niwele A, Al Umar M. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun singkong (Manihot Esculenta Crantz) terhadap daya hambat Bakteri Escherichia Coli. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) 2022;1:121–32.
Nadia LMH, Ode Huli L, Nilda Arifiana Effendy W, Jonas Rieuwpassa F, Imra I, Nurhikma N, et al. Aktivitas Antibakteri Kitosan dari Tulang Rawan Cumi-Cumi (Loligo sp.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal FishtecH 2022;10:95–101. https://doi.org/10.36706/fishtech.v10i2.14386.
Zahro L, Agustini R. Uji efektivitas antibakteri ekstrak kasar saponin jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli antibacterial effectivity test of saponins crude extract from white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) against. UNESA Journal of Chemistry 2013.
Kanto DAR, Apriani R, Ilhami M, Eva A. Kitosan Dari Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Dan Aplikasinya Sebagai Adsorben Logam Krom (Cr). Lantanida Journal 2021;9:498689.
Khasibudin MRW, Zulfika DN, Kusbiantoro R. Analisis Laju Korosi Baja Karbon ST 60 Terhadap Larutan Hidrogen Klorida (HCl) dan Larutan Natrium Hidroksida (NaOH). Majamecha 2019;1:88–102.
Arifin BR, Hidayati N, Widagdo N. pengaruh temperatur larutan NaOH pada pemanfaatan CO2 flue gas boiler pada proses sintesis natrium karbonat menggunakan NaOH. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin, 2022, p. 1093–101.
Annisa D, Kanto R, Apriani R, Ilhami M, Eva A. kitosan dari jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan aplikasinya sebagai adsorben logam krom (Cr). vol. 9. 2021.
Tanasale MFJDP, Bandjar A, Sewit N. Isolasi Kitosan Dari Tudung Jamur Merang (Vollvariella volvaceae) Dan Aplikasinya Sebagai Absorben Logam Timbal (Pb) Isolation of Chitosan from Straw Mushroom (Vollvariella volvaceae) Hood and Application as Lead (Pb) Metal Absorbent. vol. 6. 2018.
Dompeipen EJ. Isolasi Dan Identifikasi Kitin Dan Kitosan Dari Kulit Udang Windu (Penaeus monodon) dengan spektroskopi inframerah isolation and identification of chitin and chitosan from windu shrimp (Penaeus monodon) with infrared spectroscopy. 2017.
Adeliana TN, Martino B. Ekstraksi Kitin Dari Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Dengan Ultrasonikator Dan Microwave 2023.
Bastaman S. Studies on Degradation and Extraction of Chitin and Chitosan from Prawn Shells (Nephrops Norvegicus). 1898.
Azhari LP, Sipahutar YH, Masengi S. Karakteristik Kimia dan Optimalisasi Pembuatan Kitosan dari Kulit Udang Vaname (Penaeus vannamei). Prosiding Seminar Nasional Ikan XII, 2024.
Hasibuan NH, Ridwanto R, Nasution HM, Rani Z. Aktivitas Antijamur Kitosan Dari Cangkang Kerang Bambu (Solen corneus) Pada Pembuatan Hidrogel Terhadap Trichophyton mentagrophytes. Journal of Pharmaceutical and Sciences 2025:1654–73.
Suherman B, Dewi STR. Potensi Kitosan Kulit Udang Vannemei (Llitopenaeus vannamei) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aerugiosa, Propionibacterium agnes, dan Escherichia coli dengan Metode Difusi Cakram Kertas. Media Farmasi 2018:116–27.
Budianto E, Saepudin E, Nasir M. Chitosan Extraction Of Crab Shell On Different Time And Repetition Soaking. vol. 10. 2019.
Ardianto R, Amalia R. Optimasi Proses Deasetilasi Kitin menjadi Kitosan dari Selongsong Maggot menggunakan RSM. METANA 2023;19:1–12. https://doi.org/10.14710/metana.v19i1.50480.
Tanasale MFJDP, Bandjar A, Sewit N. Isolasi Kitosan Dari Tudung Jamur Merang (Vollvariella volvaceae) Dan Aplikasinya Sebagai Absorben Logam Timbal (Pb) Isolation of Chitosan from Straw Mushroom (Vollvariella volvaceae) Hood and Application as Lead (Pb) Metal Absorbent. vol. 6. 2018.
Younes I, Rinaudo M. Chitin and chitosan preparation from marine sources. Structure, properties and applications. Mar Drugs 2015;13:1133–74.
Kong M, Chen XG, Xing K, Park HJ. Antimicrobial properties of chitosan and mode of action: a state of the art review. Int J Food Microbiol 2010;144:51–63.
Hosseinnejad M, Jafari SM. Evaluation of different factors affecting antimicrobial properties of chitosan. Int J Biol Macromol 2016;85:467–75.
Aranaz I, Mengibar M, Harris R, Paños I, Miralles B, Acosta N, et al. Functional characterization of chitin and chitosan. Curr Chem Biol 2009;3:203–30.
Sumilat DA. Skrining Aktivitas Antibakteri Beberapa Jenis Spons Terhadap Pertumbuhan Strain Bakteri staphylococcus aureus, escherichia choli,staphylococcus saprophyticus, dan psedeudomonas aeruginosa. Jurnal Ilmia Platax 2019;7:455–61.





