Studi In Silico Senyawa Dalam Teripang Sebagai Imunomodulator

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar72026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Josafin Immanuel Siagian
Hari Purnomo
Ediati Sasmito

Abstrak

Penggunaan imunomodulator digunakan pada keadaan tubuh yang sistem imunnya turun dengan harapan kembali normal. Teripang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki sistem kekebalan, meningkatkan ketahan terhadap penyakit, merendahkan sindrom kelelahan kronis, dan dapat menurunkan stres. Desain Penelitian ini bersifat eksperimental dengan pengujian secara In Silico dengan molecular docking menggunakan aplikasi PLANTS. Tujuan dari penelitian menguji senyawa Holotoxins A dan Cucumarioside A2-2 yang strukturnya dipecah kembali menjadi struktur non gula teripang Stichopus japonicus, non gula teripang Cucumaria japonica, 3 gula teripang Stichopus japonicus, 3 gula teripang Cucumaria japonica, 6 gula teripang Stichopus japonicus, 5 gula teripang Cucumaria japonica untuk dilihat efektivitasnya sebagai imunomodulator serta kajian bioinformatikanya, sebagai pembanding digunakan rutin dan levamisol. Protein reseptor yang digunakan dengan kode 5UO1 pada PDB. Pada perbandingan kontrol positif Rutin, ada beberapa senyawa uji yang memiliki efektivitas sama baiknya apabila dibandingkan dengan Rutin, adapun senyawanya yaitu senyawa 3 gula teripang Stichopus japonicus dengan nilai Thitung 2,37 dan senyawa 3 gula teripang Cucumaria japonica dengan nilai Thitung 0,37. Kedua senyawa memiliki nilai Thitung < Ttabel sesehingga tidak ada perbedaan bermakna antara kedua senyawa dan rutin sebagai obat imunomodulator

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Studi In Silico Senyawa Dalam Teripang Sebagai Imunomodulator. (2022). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 5(1), 33-41. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i1.99

Referensi

Abbas, A. K., Lichtman, A. H., & Pillai, S. (2020). Basic immunology: Functions and disorders of the immune system (sixth edition). Elsevier.

Aminin, D. (2016). Immunomodulatory Properties of Sea Cucumber Triterpene Glycosides. In P. Gopalakrishnakone, V. Haddad, A. Tubaro, E. Kim, & W. R. Kem (Eds.), Marine and Freshwater Toxins (pp. 381–401). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-007-6419-4_3

Aminin, D., Menchinskaya, E., Pisliagin, E., Silchenko, A., Avilov, S., & Kalinin, V. (2015). Anticancer Activity of Sea Cucumber Triterpene Glycosides. Marine Drugs, 13(3), 1202–1223. https://doi.org/10.3390/md13031202

Arba, M. (2019). Buku Ajar Farmasi Komputasi. Deepublish.

Chiang, L.-C., Ng, L. T., Chiang, W., Chang, M.-Y., & Lin, C.-C. (2003). Immunomodulatory activities of flavonoids, monoterpenoids, triterpenoids, iridoid glycosides and phenolic compounds of Plantago species. Planta Medica, 69(7), 600–604. https://doi.org/10.1055/s-2003-41113

Cinelli, M. A., Li, H., Chreifi, G., Poulos, T. L., & Silverman, R. B. (2017). Nitrile in the Hole: Discovery of a Small Auxiliary Pocket in Neuronal Nitric Oxide Synthase Leading to the Development of Potent and Selective 2-Aminoquinoline Inhibitors. Journal of Medicinal Chemistry, 60(9), 3958–3978. https://doi.org/10.1021/acs.jmedchem.7b00259

Dong, P., Xue, C., Yu, L., Xu, J., & Chen, S. (2008). Determination of Triterpene Glycosides in Sea Cucumber (Stichopus japonicus) and Its Related Products by High-Performance Liquid Chromatography. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 56(13), 4937–4942. https://doi.org/10.1021/jf800893r

Faridah, F., Mumpuni, E., & Yunanto, Y. I. (2019). In-silico Analysis of Chemical Compounds in Green Tea Working on Activators PPAR-γ as Antiobesity. JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, 17(2), 251. https://doi.org/10.35814/jifi.v17i2.763

Ganeshpurkar, A., & Saluja, A. (2018a). In silico interaction of rutin with some immunomodulatory targets: A docking analysis. INDIAN J. BIOCHEM. BIOPHYS., 55, 7.

Ganeshpurkar, A., & Saluja, A. (2018b). In silico interaction of rutin with some immunomodulatory targets: A docking analysis. INDIAN J. BIOCHEM. BIOPHYS., 55, 7.

Oh, G.-W., Ko, S.-C., Lee, D. H., Heo, S.-J., & Jung, W.-K. (2017). Biological activities and biomedical potential of sea cucumber (Stichopus japonicus): A review. Fisheries and Aquatic Sciences, 20(1), 28. https://doi.org/10.1186/s41240-017-0071-y

Purnomo, H. (2011). Kimia komputasi: Molecular Docking Plants Penambatan molekul PLANTS ( Protein Ligand Ant System) (Ilmu Semut). Pustaka Pelajar.

Purnomo, H. (2019). Molecular Docking Parasetamol dan Analognya menggunakan PLANTS. Rapha Publising.

Sasmito, E. (2017). Imunomudulator Bahan Alami. Rapha Publising.

Shen, W.-C., & Louie, S. G. (2014). Immunology for Pharmacy Students. CRC Press.