Kualitas Daging Domba Berdasarkan Keragaman, Jumlah Dan Cemaran Bakteri Di Pasar Tradisional Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak3OJS
Unduhan artikel8OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar02026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Alfath Rusdhi
Tengku Gilang Pradana
Muhammad Sadiqulamin

Abstrak

Daging merupakan bahan pangan yang penting dalam memenuhi kebutuhan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi angka lempeng total dan cemaran bakteri pada daging domba. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, karena penelitian ini menggambarkan karakteristik dari suatu populasi atau sebuah fenomena yang menjadi objek penelitian yang bersifat coba-coba. Dari data pengamatan dianalisis dengan metode deskriptif sebanyak 6 sampel daging domba yang diperoleh dari pasar tradisional kampung lalang ditemukannya ada bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. Nilai analisis TPC tertinggi ditemukan pada pedagang 2 dan pedagang 3 sampel 2 yaitu sebesar 6,55x106 cfu/g dan 7,15x106 cfu/g dan jumlah cemaran terendah pada pedagang 1 sampel 2 yaitu sebesar 4,57x105 cfu/g. Sesuai dengan jumlah batas Escherichia coli 1 x 101 koloni/gram dan batas Salmonella sp negatif/25gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 sampel daging domba yang tidak tercemar bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp, hal ini menunjukkan bahwa daging domba yang dijual di pasar tradisional Desa Klambir V memenuhi standar nasional indonesia (SNI) atau layak untuk dikonsumsi.

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Kualitas Daging Domba Berdasarkan Keragaman, Jumlah Dan Cemaran Bakteri Di Pasar Tradisional Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. (2023). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(3), 1178-1186. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i3.196

Referensi

Anggraeni, D.M., 2012. Uji Disinfeksi Bakteri Escherichia Coli Menggunakan Kavitasi Water Jet. Skripsi Universitas Indonesia, Depo.

Arief M., Nur F. Dan Sri S. 2014. Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda Pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Lele Sangkuriang (Claris Sp.). jurnal ilmiah perikanan dan kelautan, 6 (1): 1-5 hal.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2022 Jumlah Penduduk Indonesia

Badan Standar Nasional. 2009. SNI 7388 : 2009 tentang Batas Maksimum cemaran Mikroba dalam pangan. Dapartemen Pertanian, Jakarta.

Dwidjoseputro. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi.Yogjakarta: Djambatan.

Hidayat, R. dan Alhadi, F. 2012. Identifikasi Streptococcus Equi dari Kuda yang diduga Menderita Strangles. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 17(3): 199-203.

Lukman, D.W. 2009. Higiene Pangan. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.Mansauda, K. L. R., Fatimawali.

Migeemanathan S, Bhat R, Min-Tze L, Wan-Abdullah WN. Effects of temperature abuse on the survival, growth and inactivation of Salmonella Typhimurium in goat milk. Foodborne Pathogens and Disease. 2011, 8: 1235-1240.

Rahayu, W. P., Nurjanah, dan Komalasari, E. 2018. Escherichia coli: Patogenesis, Analisis dan kajian Resiko. IPB Press. Kota Bogor.

Samudra IWGA, Ariana INT, Lindawati SA. 2016. Evaluasi Daya Simpan Daging dari Sapi bali yang digembalakan di area TPA Desa Pedungan, Denpasar Selatan. Peternakan Tropika 4(3): 685-700 .

Strohl WA, Rouse H, Fisher BD. 2001. Microbiology. USA: Lippincott Williams & Wilkins.

Sugioto, Kusuma A, dan Veronica W. 2015. Kandungan Mikroba Pada Daging Sapi.

Suryanika, 2013. Status Mikrobiologi Daging Sapi di Pasar – Pasar Tradisional Kota Bandar Lampung dan Metro. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Lampung.Terpadu Vol. 3(2): 27 – 30 Tropika 4(3): 685-700.

United State Departement of Agriculture. 2011. USDA National Nutrient Database for Standart Refrence, Realese 24. Availeble 24 from: http://www.usda.gov./ba/bhnrc/ndl. (Diakses 13 Desember 2019).

Wahyu Dwi Atmiati. (2012). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia coli Pada Jajanan Es Buah Yang Dijual Di Sekitar Pusat Kota Temanggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 1.Nomor 2. Tahun 2012. Halaman 1047-1053.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama