Uji antibakteri gel hand sanitizer ekstrak daun bawang (Allium fistulosum) tehadap bakteri Staphylococcus aureus
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kemampuan penghambatan pertumbuhan bakteri dari gel handsanitizer adalah cukup baik. Daun bawang (Allium fistulosum) memiliki kandungan allicin yang dapat berfungsi sebagai penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguii aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus dari gel Hand Sanitizer yang mengandung estrak daun bawang. Prosedur meliputi pembuatan simplisia, karakterisasi dan pembuatan ekstrak melalui maserasi dengan konsentrasi 20%, 30% dan 40%, lalu dikakukan uji antibakteri dengan metode fifusi agar. Hasil uji tersebut didapatkan penghambatan bakteri dengan zona pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% secara berturut-turut adalah 3,5 mm; 5,0 mm; dan 5,9 mm dengan kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah di dapatkan formulasi dengan konsentrasi terbaik adalah formulasi dengan konsentrasi ekstrak daun bawang sebesar dengan zona hambat bakteri Staphylococcus aureus adalah kategori sedang.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Ariyanti, N. K., Darmayasa, I. B. G., & Sudirga, S. K. (2012). Daya Hambat Ekstrak Kulit Daun Lidah Buaya ( Aloe barbadensis Miller ) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 DAN Escherichia coli ATCC 25922. Jurnal Biologi, 16(1), 1–4. http://ojs.unud.ac.id/index.php/bio/article/download/5301/4057
Bahri, S., Ginting, Z., Vanesa, S., & ZA, N. (2021). Formulasi Sediaan Gel Minyak Atsiri Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Sebagai Antiseptik Tangan (Hand Sanitizer). Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 8(1), 87. https://doi.org/10.29103/jtku.v10i1.4179
Cahyani, I. M., Dwi, I., & Putri, C. (2017). Efektivitas Karbopol 940 Dalam Formula Masker Gel Peel-Off Ekstrak Temu Giring (Curcuma heyneana Val & Zijp). Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 2(2), 48–51. https://jpms-stifa.com/index.php/jpms/article/view/45/36
Chusniasih, D., Anggraini, M., & Marcelia, S. (2020). Pemanfaatan Limbah Biji Alpukat (Persea Americana-semen) Dalam Sediaan Gel Hand Sanitizer Penghambat Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Malahayati, 3(1), 53–65. https://doi.org/10.33024/jfm.v3i1.2407
Hikmat, D. J., Rani, F., Ya, Y., Halid, N. H. A., & Pusmarani, J. (2022). Formulasi Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Metanol Kulit Semangka (Citrullus lanatus). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(1), 11–23. https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i1.128
Magani, A. K., Tallei, T. E., & Kolondam, B. J. (2020). Uji Antibakteri Nanopartikel Kitosan terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Bios Logos, 10(1), 7. https://doi.org/10.35799/jbl.10.1.2020.27978
Nawangningrum, D., Widodo, S., Suparta, I. M., & Holil, M. (2004). Kajian Terhadap Naskah Kuna Nusantara Koleksi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia: Penyakit dan Pengobatan Ramuan Tradisional. Makara Human Behavior Studies in Asia, 8(2), 45–53. https://doi.org/10.7454/mssh.v8i2.86
Neswita, E. (2021). Perbandingan evaluasi fisik dari formulasi sediaan sabun padat ekstrak etanol 96% daun bawang dengan memanfaatkan minyak jelantah dan minyak sawit kemasan. Jurnal Prima Medika Sains, 3(2), 68–73. https://doi.org/10.34012/jpms.v3i2.2035
Sharma, H., Smith, D., Turner, C. E., Game, L., Pichon, B., Hope, R., Hill, R., Kearns, A., & Sriskandan, S. (2018). Clinical and molecular epidemiology of staphylococcal toxic shock syndrome in the United Kingdom. Emerging Infectious Diseases, 24(2), 258–266. https://doi.org/10.3201/eid2402.170606
Sukawaty, Y., Apriliana, A., & Warnida, H. (2017). Formula Dan Evaluasi Gel Pembersih Tangan Ekstrak Bawang Tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb). Jurnal Ilmiah Manuntung, 3(1), 77–82. https://doi.org/10.51352/jim.v3i1.94
Triklosan, A., & Wijaya, J. I. (2013). Formulasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Dengan Bahan Aktif Triklosan 1,5% DAN 2%. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 2(1), 1–14. https://media.neliti.com/media/publications/188783-ID-formulasi-sediaan-gel-hand-sanitizer-den.pdf
Wasiaturrahmah, Y., & Jannah, R. (2018). Formulasi dan uji sifat fisik gel hand sanitizer ekstrak daun salam. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, 2(2), 87–94. http://jurnalstikesborneolestari.ac.id/index.php/borneo/article/view/154/136





