IDENTIFIKASI ES CHERICHIA COLI PADA CINCAU YANG DIJUAL DI PASAR BARU STABAT
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Escherichia coli ditemukan di usus manusia dan hewan. Bakteri ini mudah menyebar dengan mencemari air dan makanan. itu bisa terjadi pada cincau (Mesona palustris) yang memiliki karbohidrat, serat dan nutrisi yang tinggi. Sebagian orang menggunakan campuran minuman cincau dan juga obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontaminasi bakteri E. coli cincau yang dijual di Pasar Baru Stabat. Sampel dalam penelitian ini adalah cincau yang berasal dari 5 pedagang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode penelitian adalah MPN (Most Probable Number) untuk menghitung bakteri coliform, diikuti dengan pemeriksaan media Lactosa Broth, Brilliant Green Lactose Broth media, media Eosin Metilyene Blue Agar, pewarnaan gram dan tes Biokimia. Hasil penelitian ini menunjukkan lima sampel yang diuji, ada satu sampel positif yang terkontaminasi dengan bakteri E. Coli dan 4 sampel negatif yang terkontaminasi E. coli. Sehingga empat sampel cocok untuk dikonsumsi dan satu sampel tidak sesuai untuk konsumsi.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Adam, M., Motoarjemi, Y. (2003). Dasar-Dasar Keamanan Makanan untuk Petugas Kesehatan. Jakarta: EGC.
Akbar, dan Raditya. (2015). Aneka Tanaman Apotek Hidup di Sekitar Kita. Cetakan Ke-1 Penerbit One Books. hal. 18 dan 19.
Arisman. (2009). Keracunan Makanan: Buku Ajar Ilmu Gizi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Bambang, G, Andrian., dkk. (2014). Analisa Cemaran Bakteri Coliform dan Identifikasi Escherichia coli Pada Air Isi Ulang Dari Depot di Kota Manado. Jurnal.Fakultas Farmasi Universitas Sam Ratulangi Manado. hal. 331.
Ditjen POM (2009). Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia Dalam Makanan : hal. 8.
Habi, B., Bahar, E., Semiarti, R. (2014). Uji Bakteriologi Es Batu Rumah Tangga yang Digunakan Penjual Minuman Di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Hafsan. dkk (2015). Penuntun Praktikum Mikrobiologi. Jurnal. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.hal 67 dan 68.
Herbie, dan Tandi (2015). Kitab Tanaman Berkhasiat Obat 226: Cetakan Ke-1: Penerbit Octopus Publishing House: Yogyakarta. hal. 243 dan 244.
Kusuma, F.AS. (2010). Escherichia coli. Makalah.Universitas Padjadjaran. hal. 2.
M, Radji, dkk. (2010). Deteksi Cepat Bakteri Escherichia coli dalam Sampel Air Dengan Metode Polymerase Chain Reaction Menggunakan Primer 16E1 dan 16E2. Jurnal. Universitas Indonesia.hal. 39.
Putri, D, Naftalena. (2015) Identifikasi Bakteri Escherichia coli Pada Es Batu Yang Dijual Warung Nasi Di Kelurahan Pisangan Tahun 2015. Jurnal. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. hal. 13,23,24,27.
Romanda Fitka, (2016). Hubungan Personal Hygiene dengan Keberdaan Escherchia coli pada Makanan di Tempat Pengolahan Makanan (TPM) Buffer Area Bandara Adi Soemarmo Surakarta. Jurnal. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sunardi. (2014). Pemeriksaan Most Probable Number (MPN) Bakteri Coliform Dan Coli Tinja Pada Jamu Gendong Yang Dijual Di Pasar Besar Kota Palangkaraya. Jurnal. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. hal 27.





