Uji Efek Sari Air Serbuk Simplisia Daun Gagatan Harimau (Vitis gracilis BL.) Sebagai Tonikum Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus musculus)
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan; Tonikum adalah obat yang dapat merangsang aktivitas tubuh sehingga rasa lelah, letih lesu, bisa tertunda. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder serbuk simplisia daun gagatan harimau dapat memberikan efek sebagai tonikum yang optimum. Metode; Metode yang dilakukan secara eskperimental, pengujian motorik dilakukan dengan cara mengamati daya tahan renang mencit setelah diberikan perlakuan dengan konsentrasi serbuk simplisia daun gagatan harimau 1%, 3%, 5% dimana kafein sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Farmakologi Institut Kesehatan Helvetia Medan. Analisis data yang digunakan dengan metode one way analisys of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil; Hasil uji ANOVA menunjukkan perbedaan lama waktu ketahanan berenang setiap mencit yang didasarkan pada peningkatan konsentrasi sari air serbuk daun gagatan harimau dengan nilai p 0,000 < 0,05. Dimana hasil yang sangat baik ditunjukkan pada konsentrasi 5% dengan rata-rata lama waktu berenang 237 menit dibandingkan dengan konsentrasi 1% dan 3%. Kesimpulan; Berdasarkan hasil uji coba pada pengamatan lama waktu berenang mencit, sari air serbuk simplisia daun gagatan harimau dapat memberikan efek tonikum apabila digunakan dengan konsentrasi tertentu.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





