Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Edible Film Strips Jus Herbal Kombinasi Menggunakan Polimer Pati Kentang (Solanum Tuberosum L) Dengan Variasi Plasticizer Sorbitol
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Edible film strips merupakan lapisan tipis oral yang mudah saja diletakkan di lidah atau jaringan mukosa mulut yang akan langsung basah karena air liur kemudian akan cepat terdisintegrasi dan larut. Jus herbal kombinasi digunakan sebagai zat aktif yang dibuat menjadi bentuk sediaan padatan untuk meningkatkan masa simpan dari jus. Edible film strips membutuhkan polimer pembentuk film salah satunya yaitu pati kentang (Solanum tuberosum L). Edible film strips dari pati mempunyai kelemahan mudah sobek sehingga perlu penambahan plasticizer yaitu sorbitol. Variasi konsentrasi sorbitol yang digunakan yaitu 0,4%, 0,7%, dan 1%. Dilakukan evaluasi organoleptis, kerapuhan, susut pengeringan, pH, dan disintegrasi. Hasil penelitian edible film strips jus herbal kombinasi menggunakan variasi konsentrasi sorbitol sebagai plasticizer memberikan hasil dapat dibuat menjadi sediaan edible film strips serta pati kentang dapat dijadikan polimer dalam pembuatan edible film strips jus herbal kombinasi
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Arifin, M. F. L., Nurhidayati, L., Syarmalina., dan Rensy. (2010). Formulasi edible film ekstrak daun sirih (Piper betle L) sebagai antihalitosis. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(1), 61-68.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1995). Farmakope Indonesia (4th ed). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Gali, A. K. (2013). Fast dissolving dosage forms. International Journal of Pharmaceutical Science Invention, 2(11), 14-17.
Ghale, G., Shimge, K., Saruk, V., dan Pattewar, S. (2018). Fast dissolving tablets. World Journal of Pharmaceutical Research, 7(16), 427-438.
Harmely, F., Deviarny, C., dan Yenni, W. S. (2014). Formulasi dan evaluasi sediaan edible film dari esktrak daun kemangi (Ocimum americanum L) sebagai penyegar mulut. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis, 1(1), 38-47.
Martunis. (2012). Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap kuantitas dan kualitas pati kentang varietas granola. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 4(3), 26-30.
McHugh, T. H., dan Krochta, J. M. (1994). Sorbitol vs glycerol plasticizer whey protein edible film: integrated oxygen permeability and tensile property evaluation. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 42(4), 841-845.
Niken, H. (2013). Isolasi amilosa dan amilopektin dari pati kentang. Junral Teknologi Kimia dan Indsutri, 2(3), 57-62.
O’neil, C. E., dan Nicklas, T. A. (2008). A review of the relationship between 100% fruit juice consumption and weight in children and adolescents. American Journal of Lifestyle Medicine, 2(4), 315-354.
Paradita, V. (2013). Formulasi Produk Edible Film Strip Herbal Berbahan Dasar Tapioka dengan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Roscoe). (Skripsi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Patil, P., dan Shrivastava, S. K. (2014). Fast dissolving oral films: An innovative drug delivery system. International Journal of Science and Research, 3(7), 2088-2093.
Perdana, Y.A. (2016). Perbandingan penambahan plasticizer gliserol-sorbitol terhadap biodegradasi dan karakteristik pectin kulit jeruk Bali (Citrus maxima)- pati onggok singkong. (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Putra, A. D., Johan, V. S., dan Efendi, R. (2017). Penambahan sorbitol sebagai plasticizer dalam pembuatan edible film pati sukun. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian, 4(2), 1-15.
Rimadianti, N. (2007). Karakteristik edible film dari isinglass dengan penambahan sorbitol sebagai plasticizer. (Skripsi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Saleha, S.; Salman; Saiful. (2013). Preparation and characterization edible film packaging from carrageenan. In Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University-Life Sciences & Engineering Chapter (Vol. 3, No. 3).
Salman, S. (2018). Use Of Grid Computing Infrastructures For In-Silico Drug Discovery And Drug Design: A Review. Jurnal Stikna, 2(2).
Sulaiman, T. N. S., & Sulaiman, S. (2020). Eksipien Untuk Pembuatan Tablet Dengan Metode Kempa Langsung. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 3(2), 64-76.
Suardi, M., Wangi, Q. A., Salman, Zaini, E., & Akmal, D. (2016). Microencapsulation of verapamil hydrochloride using poly (3-hidroxybutyrate) as coating materials by solvent evaporation method. Research Journal of Pharmaceutical Biological and Chemical Sciences, 7(1), 1725-1732.
Tanabe, M., Takahashi, T., Shimoyama, K., Toyoshima, Y., Ueno, T. (2013). Effects of rehydration and food consumption onsalivary flow, pH and buffering capacity in youngadult volunteers during ergometer exercise. Journal of The International Society of Sports Nutrition, 10(49), 1-6.
Upia, D. (2017). Efek penurunan kadar kolesterol total jus herbal modifikasi terhadap tikus putih jantan galur wistar hiperkolesterol yang diinduksi propiltiourasil. (Skripsi). Sekolah





