UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Staphylococcus epidermis, DAN Salmonella typhi

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref42026-10-20
Sitasi Google Scholar—Belum terverifikasi

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Kasta Gurning
Dameria Siahaan
Iksen Iksen

Abstrak

Daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) mempunyai manfaat bagi kesehatan sebagai anti mikroba. Daun nangka mengandung flavonoid, tanin, saponin yang bersifat sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Staphylococcus epidermidis, dan Salmonella typhi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental meliputi pengumpulan dan pengolahan sampel, pemeriksaan karakterisasi simplisia dan skrining fitokimia. Konsentrasi Ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) yang digunakan adalah pada konsentrasi 500 mg/mL, 400 mg/mL, 300 mg/mL, 200 mg/mL, 100 mg/mL, 50 mg/mL, 25 mg/mL, 10 mg/mL kloramfenikol 30 mg/ml dan blanko. Menggunakan metode disc diffusion untuk mengukur zona bening terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Staphylococcus epidermidis, dan Salmonella typhi. Daya hambat antimikroba ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 500 mg/mL memiliki daya hambat antibakteri yang kuat dengan diameter 10,8 mm. Bakteri Escherichia coli, Staphylococcus epidermidis, dan Salmonella typhi pada konsentrasi 500 mg/mL memiliki daya hambat, 9,2 mm, 9,6 mm, dan 8,8 mm dengan kategori sedang. Kontrol  positif yaitu kloramfenikol memiliki daya hambat antibakteri yang sangat kuat dengan diameter zona hambat 28,6 mm.

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Staphylococcus epidermis, DAN Salmonella typhi. (2020). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 2(2), 49-54. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v2i2.28

Referensi

Desmiaty, Y.; Ratih H.; Dewi M.A.; Agustin R. (2008). Penentuan Jumlah Tanin Total pada Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) dan Daun Sambang Darah (Excoecaria bicolor Hassk.) Secara Kolorimetri dengan Pereaksi Biru Prusia. Ortocarpus.

Kusumawati E, Apriliana A, Yulia R., (2017). Kemampuan Antibakteri Eksrak Etanol Daun Nangka (Atrocarpus heterophyllus Lam.) Terhadap Escherichia coli Jurusan Biologi FMIPA Universitas Mulawarman Samarinda.

Mayanti T, Julaeha E, Putri Y.(2011). Isolasi dan karakterisasi senyawa antibakteri dari fraksi etil asetat kulit batang lansium domesticum corr. cv kokossan. Universitas Padjajaran. Fakultas MIPA. Bandung.

Nasution H. Rahmah M.N., (2014). Pengujian antiradikal bebas difenilpikril hidrazil (DPPH) ekstrak etil asetat daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) Universitas Muhamadiyah, Pekanbaru, Riau, Indonesia.

Nuria, Maulita dan Cut. (2009). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun jarak Pagar (Jatropha curcas L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 25922, dan Salmonella typhi ATCC 1408. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian.

Putri Dayu Nirwana, (2002). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Bakteri Salmonella typhi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sitorus, P. (2018). Obat Herbal Indonesia (Herbal Medicine). Medan: USU Press.

Stark, L. (2013). Staphylococcus aureus – aspects of pathogenesis and molecular epidemiology. Sweden: Linkὅping University.

Suryati Nova, Elizabeth Bahar, iimiawati. (2017). Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Aloe vera Terdadap Pertumbuhan Escherichia coli Secara In Vitro. Jurnal Kesehatan Andalas.

Yahya, Hilmi. (2016). Pengaruh Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle.) Terhadap Hambatan Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis Dominan Pada Saluran Akar Secara In Vitro. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yulianty, Astrid deasy, Noorhamdani as, Bambang Soemantri., (2013). Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcina Mangostana) Sebagai Alternatif Antibakteri Terhadap Esceriachia Coli Secara In Vitro. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Yunikasari D, Joko waluyo, Siti murdiyah., (2016). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis. Prosiding.Universitas Jember.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama