Tinjauan Pustaka Sistematis: Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Multidrug-Resistant

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar02026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Mega Novitasari
Hidayah Karuniawati

Abstrak

Pendahuluan: Tuberkulosis Multidrug-Resistant (TB MDR) merupakan penyakit TB yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang resistan dan menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berperan penting dalam treatment outcome pasien TB MDR. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review dengan jenis data kuantitatif. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui pencarian online menggunakan database bereputasi yaitu Science Direct, PubMed, dan Google Scholar dengan cakupan artikel dari tahun 2020 sampai dengan 2025. Hasil: Sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam tinjauan sistematis ini. Tingkat keberhasilan pengobatan pasien TB MDR di beberapa negara berkisar antara 54,1% hingga 84,74%. Faktor yang terkait dengan treatment outcome antara lain jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, jarak ke pusat pengobatan, indeks massa tubuh (IMT), waktu diagnosis >30 hari, waktu konversi kultur lambat >2 bulan, riwayat pengobatan TB sebelumnya, kormobiditas, luas lesi paru dan brokiektasis, dan efek samping obat. Kesimpulan: Tingkat keberhasilan pengobatan TB MDR di berbagai negara masih bervariasi. Keberhasilan pengobatan TB MDR/RR dipengaruhi oleh kombinasi faktor demografis, klinis, sosial, dan akses layanan kesehatan. Faktor seperti usia muda, status gizi baik, tingkat pendidikan tinggi, serta akses layanan kesehatan yang memadai terbukti meningkatkan peluang keberhasilan terapi. Sebaliknya, kegagalan pengobatan (outcome failure) dipengaruhi oleh adanya komorbiditas, usia lanjut, riwayat pengobatan sebelumnya, resistensi obat, efek samping terapi, serta keterlambatan diagnosis dan rendahnya kepatuhan pasien. Identifikasi faktor risiko sejak awal sangat diperlukan agar penatalaksanaan dapat diberikan secara optimal sehingga meningkatkan keberhasilan pengobatan TB MDR.

Rincian Artikel

Bagian

Review Article

Cara Mengutip

Tinjauan Pustaka Sistematis: Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Multidrug-Resistant. (2026). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(2), 2033-2043. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v9i2.1502

Referensi

WHO. Global tuberculosis report 2018. World Health Organization; 2018.

Barberis I, Bragazzi NL, Galluzzo L, Martini M. The history of tuberculosis: from the first historical records to the isolation of Koch’s bacillus. vol. 58. 2017.

Kesehatan K. Petunjuk Teknis Penatalaksanaan Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia. 2024.

WHO. 2024 Global tuberculosis report. 2024.

Migliori GB, Tiberi S, Zumla A, Petersen E, Chakaya JM, Wejse C, et al. MDR/XDR-TB management of patients and contacts: Challenges facing the new decade. The 2020 clinical update by the Global Tuberculosis Network. International Journal of Infectious Diseases 2020;92:S15–25. https://doi.org/10.1016/j.ijid.2020.01.042.

Pradipta IS, Idrus LR, Probandari A, Lestari BW, Diantini A, Alffenaar JWC, et al. Barriers and strategies to successful tuberculosis treatment in a high-burden tuberculosis setting: a qualitative study from the patient’s perspective. BMC Public Health 2021;21. https://doi.org/10.1186/s12889-021-12005-y.

Wakjira MK, Sandy PT, Mavhandu-Mudzusi AH. Treatment outcomes of patients with MDR-TB and its determinants at referral hospitals in Ethiopia. PLoS One 2022;17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0262318.

Eshiet UI, Akpan MR, Jackson IL, Uduak AS, Udiminue DS. Treatment outcomes in patients with multi-drug resistant tuberculosis. Medicine India 2024;3:77–82. https://doi.org/10.25259/medindia_18_2024.

Babalik A, Balikçi A, Turkar A, Teke NH, Demir FK, Yavuz S, et al. Affecting Factors Unfavorable Treatment Outcomes of Rifampicin-resistant/Multidrug-resistant Tuberculosis Patients Treated with Long-term Regimen. Int J Mycobacteriol 2024;13:265–74. https://doi.org/10.4103/ijmy.ijmy_132_24.

Chen B, Chen X, Ren Y, Peng Y, Wang F, Zhou L, et al. Treatment cascade for patients with multidrug- or rifampicin-resistant tuberculosis and associated factors with patient attrition in southeastern China: a retrospective cohort study. J Infect Public Health 2023;16:1073–80. https://doi.org/10.1016/j.jiph.2023.05.012.

Ma JB, Zeng LC, Ren F, Dang LY, Luo H, Wu YQ, et al. Development and validation of a prediction model for unsuccessful treatment outcomes in patients with multi-drug resistance tuberculosis. BMC Infect Dis 2023;23. https://doi.org/10.1186/s12879-023-08193-0.

Soeroto AY, Nurhayati RD, Purwiga A, Lestari BW, Pratiwi C, Santoso P, et al. Factors associated with treatment outcome of MDR/RR-TB patients treated with shorter injectable based regimen in West Java Indonesia. PLoS One 2022;17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263304.

Panford V, Kumah E, Kokuro C, Adoma PO, Baidoo MA, Fusheini A, et al. Treatment outcomes and associated factors among patients with multidrug-resistant tuberculosis in Ashanti Region, Ghana: a retrospective, cross-sectional study. BMJ Open 2022;12. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2022-062857.

Iqbal F, Defer MK, Latif A, Hadi H. Understanding how geographic, demographic and treatment history impact health outcomes of patients with multi-drug-resistant tuberculosis in Pakistan, 2014-2017. Epidemiol Infect 2020;148. https://doi.org/10.1017/S0950268820002307.

Akhir Pengobatan Pasien Tuberkulosis Multidrug Resistan di Jawa Timur Tahun H, Fitriya L, Dwi Artanti K, Author C. Treatment Outcomes Of Multidrug Resistant Tuberculosis Patients in East Java from 2014 to 2017 2020;8:141–8. https://doi.org/10.20473/jbe.v8i22020.

Ahmad N, Ahuja SD, Akkerman OW, Alffenaar JWC, Anderson LF, Baghaei P, et al. Treatment correlates of successful outcomes in pulmonary multidrug-resistant tuberculosis: an individual patient data meta-analysis. The Lancet 2018;392:821–34. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31644-1.

Bastos ML, Cosme LB, Fregona G, do Prado TN, Bertolde AI, Zandonade E, et al. Treatment outcomes of MDR-tuberculosis patients in Brazil: A retrospective cohort analysis. BMC Infect Dis 2017;17. https://doi.org/10.1186/s12879-017-2810-1.

Lin C Bin, Sun HC, Chiang CY, Wu CW, Chou HW, Tang TQ, et al. Treatment outcomes for multidrug-resistant tuberculosis in Eastern Taiwan. Tzu Chi Med J 2019;31:35–9. https://doi.org/10.4103/tcmj.tcmj_18_18.

Asih Ruhmiati AR, Hernandia Distinarista, Tutik Rahayu. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Ruang Kasablanka RSU Islam Harapan Anda Tegal. Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan 2025;3:95–105. https://doi.org/10.59581/diagnosa-widyakarya.v3i4.5544.

Robsky KO, Robsky KO, Hughes S, Kityamuwesi A, Kendall EA, Kitonsa PJ, et al. Is distance associated with tuberculosis treatment outcomes? A retrospective cohort study in Kampala, Uganda. BMC Infect Dis 2020;20. https://doi.org/10.1186/s12879-020-05099-z.

Faralina M, Yunis T, Wahyono M, Wijaya F. Tinjauan Literatur: Keterlambatan Memulai Pengobatan Sebagai Salah Satu Faktor Risiko Hasil Akhir Pengobatan Tuberkulosis Yang Buruk. n.d.

Wulandari E dan RS. Determinan Kegagalan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Sensitif Obat Dewasa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia 2024;8. https://doi.org/10.7454/epidkes.v8i1.1100.

Chakaya J, Khan M, Ntoumi F, Aklillu E, Fatima R, Mwaba P, et al. Global Tuberculosis Report 2020 – Reflections on the Global TB burden, treatment and prevention efforts. International Journal of Infectious Diseases 2021;113:S7–12. https://doi.org/10.1016/j.ijid.2021.02.107.

Kwak N, Kim JY, Kim HJ, Kwon BS, Lee JH, Mok J, et al. High-Dose Rifampicin for 3 Months after Culture Conversion for Drug-Susceptible Pulmonary Tuberculosis. Tuberc Respir Dis (Seoul) 2025;88:170–80. https://doi.org/10.4046/trd.2024.0099.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama