Evaluasi Aktivitas Antidiabetes In Vivo dari Fraksi Etil Asetat dan n-Heksana Ekstrak Kulit Kayu Raru (Cotylelobium melanoxylon) pada Model Tikus Diabetes yang Diinduksi Aloksan
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi global yang terus meningkat, mendorong pencarian terapi alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif. Kulit kayu raru (Cotylelobium melanoxylon) telah digunakan secara tradisional sebagai antidiabetes, namun bukti ilmiah yang mendukung efektivitas fraksi spesifiknya masih terbatas. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini mengevaluasi aktivitas antidiabetes fraksi etil asetat dan n-heksana ekstrak etanol kulit kayu raru pada tikus Wistar jantan yang diinduksi aloksan (n=3 per kelompok). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan fraksinasi cair-cair bertingkat. Karakterisasi simplisia meliputi penetapan kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, serta kadar sari larut air dan etanol. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif, sementara pengukuran kadar glukosa darah dilakukan secara periodik selama 14 hari dan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah (p<0,05). Hasil: Karakterisasi simplisia memenuhi persyaratan Farmakope Herbal Indonesia dengan kadar air 9,99%, kadar abu total 1,78%, dan kadar abu tidak larut asam 0,19%. Skrining fitokimia mengkonfirmasi keberadaan alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Fraksi etil asetat menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih signifikan (318→95 mg/dL) dibandingkan fraksi n-heksana (312→160 mg/dL) selama 14 hari pengamatan, dengan nilai rata-rata akhir mendekati kontrol positif (80,00±11,66 mg/dL). Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p<0,05). Kesimpulan: Fraksi etil asetat ekstrak kulit kayu raru menunjukkan aktivitas antidiabetes in vivo yang lebih unggul dibandingkan fraksi n-heksana pada model tikus diabetes yang diinduksi aloksan, yang berkorelasi dengan kandungan senyawa semi-polar seperti flavonoid dan fenolik. Fraksi etil asetat berpotensi dikembangkan sebagai agen antidiabetes berbasis bahan alam.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Pangribowo, S. (2020) ‘Infodatin-2020-Diabetes-Melitus.pdf’. Jakarta: Kementerian kesehatan Ri, pp. 1–10
H. Sun et al., “IDF Diabetes Atlas: Global, regional and country-level diabetesprevalence estimates for 2021 and projections for 2045,” Diabetes Res Clin Pract, vol. 183, Jan. 2022, doi: 10.1016/j.diabres.2021.109119.
Andrianto, A., & Pikir, B. (2021). Buku Ajar Kardio diabetologi Klinis. Airlangga University Press.
Ginting, A. N. B., Ginting, C. N., Rusip, G., & Chiuman, L. (2025). Antidiabetic Activity of Cep-Cepan Leaf Extract Nanoparticles (Castanopsis costata) in Streptozotocin-Induced White Rat Models. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 64-70.
Elfiati,Deni.,Arida Susilowati.,celvia Modes.,Henti hendalastuti Rachmat.(2019). Morphological and molecular identification of cellulolytic fungi associated with local raru species.Vol 20 no 8.Medan
M. Hazizah, R. Ridwanto, and A. S. Daulay, “Determination of Total FlavonoidContent of Raru Bark Extract: Cotylelobium melanoxylon Pierre at Various Methanol Concentrations and Antibacterial Activity Against Staphylococcus,” Journal La Medihealtico, vol. 6, no. 2, pp. 338–351, Mar. 2025, doi: 10.37899/journallamedihealtico.v6i2.1949.
R. Indrianto Bangar, K. Nastira Ningsih, R. Emran Kartasasmita, and M. Insanu, “Isolation of α-glucosidase enzyme inhibitor from titanus (Leea aequata L.),” Current Research on Biosciences and Biotechnology, vol. 6, no. 1, pp. 2024–2065, 2024, doi: 10.5614/crbb.2024.6.1/XCGSRS5W
Dewi, T. K., et al. (2020)
Mas’uliyah, Nur Ummu. 2023. ‘Perbandingan Ekstrak Kasar Dengan Fraksi Ekstrak Metanol Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) Terhadap Daya Hambat Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli
Desita, M., Siagian, R. I. B., & Ginting, A. N. Br. (2025). Efek Pemberian Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Buah Jeruk Bali (Citrus maxima Merr) terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Hiperglikemia. Jurnal Sains Student Research, 3(6), 1252–1264.
Bangar, R. I., Saraswati, G., & Waruwu, L. D. K. Y. (2025). Exploration and characterization of natural antioxidant compounds from Leea aequata L. leaves through in vitro evaluation. In E. Fachrial (Ed.), Proceedings of the 2nd International Conference on Lifestyle Diseases and Natural Medicine (ICOLIFEMED 2025) (Advances in Health Sciences Research, Vol. 92, pp. 311–321). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-962-9_31
Ginting, A. N. B., Kaban, V. E., Bangar, R. I., & Harahap, D. W. (2025). Formulasi dan uji aktivitas antibakteri gel minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) terhadap Propionibacterium acnes. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(1), 75-88.
Wijaya, K., Razoki, R., & Bangar, R. I. (2025). Uji Aktivitas Formulasi Mikrokapsul Ekstrak Etanol Kunyit Putih (Curcuma zedoaria Rosc) Sebagai Antidislipedemia terhadapTikus Putih (Rattus Norvegicus). Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 2(4), 01-11.
Andriani, V., Sembiring, N. B., & Bangar, R. I. (2025). Identifikasi Glibenklamid Pada Jamu Kencing Manis Yang Beredar di Medan Johor. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 1286-1293.
Muaratan, J., Ginting, A. N. B., Meutia, R., & Simanjuntak, N. J. P. (2025). Aktivitas Nano Spray Gel Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis pada Ulkus Diabetes Melitus Secara In Vitro. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF), 3(3), 49-62.
Farren, F., Meutia, R., Ginting, A. N. B., & Lubis, A. A. (2025). Potensi Aktivitas Antibakteri Antara Ekstrak dan Fraksi Kulit Jeruk Terhadap Ulkus Diabetes. Jurnal Kesehatan Amanah, 9(1), 72-81.
Lubis, N. T. N., Yunus, M., & Ginting, A. N. B. (2025). Evaluasi Penggunaan Obat dan Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Royal Prima Marelan. Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN), 1(3), 85





