Formulasi teh celup herbal dari campuran umbi bit (Beta vulgaris L.) dan bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L) Merr.)

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref22026-10-20
Sitasi Google Scholar52026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Rahma Yulia
Elsa Fitri
Adewirli Putra

Abstrak

Penggunaan umbi bit dan bawang dayak telah diteliti memiliki khasiat sebagai antioksidan. Untuk memudahkan penggunaannya sebagai minuman kesehatan, dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanaman obat tradisional, dapat dibuat menjadi teh kemasan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat dan mengetahui formula teh herbal yang tepat. Teh herbal dibuat dengan 5 formulasi (F1, F2, F3, F4, F5) dengan mengkombinasikan umbi bit dan bawang dayak. Lima formula teh herbal yang dibuat dilakukan uji organoleptis, meliputi warna, aroma, bentuk dan rasa, untuk mengetahui formula yang paling disukai. Data yang didapatkan di analisis menggunakan Statistik dengan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk untuk mengetahui data signifikan dan terdistribusi secara normal. Hasil penelitian analisis warna, bentuk dan rasa, diperoleh data signifikansi < 0,025, artinya Ho ditolak, dan data tidak terdistribusi secara normal. Sementara pada analisis aroma diperoleh signifikansi >0,025, artinya Ho diterima, data terdistribusi secara normal. untuk uji Kolmogorov smirnov, batas signifikansi (α) 0,025,  dari data yang diperoleh, warna sebesar 0.001, aroma 0,099, bentuk 0.002, dan rasa 0,000. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa formula yang lebih disukai oleh panelis adalah F3.

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Formulasi teh celup herbal dari campuran umbi bit (Beta vulgaris L.) dan bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L) Merr.). (2022). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 5(2), 321-328. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.149

Referensi

Asra, R., Yetti, R. D., Ratnasari, D., & Nessa. (2020). Physicochemical Study Of Betasianin And Antioxidant Activities Of Red Beet Tubers (Beta vulgaris L.). Journal of Pharmaceutical And Sciences, 3(1), 14–21. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v3i1.35

Atmadja, T. F. A., Yunianto, A. E., Atmadja, T. F. A., & Yunianto, A. E. (2019). Formulasi Minuman Fungsional Teh Meniran (Phyllanthus niruri) Tinggi Antioksidan (Formulation of Meniran (Phyllanthus niruri) Tea Fungtional Drink with High Antioxidant). Jurnal AcTion: Aceh Nutrition Journal, 4(4), 142–148.

Fanani, Z., Etikasari, R dan Nugraheni, T. P. (2018). Analisis Makroskopik dan Mikroskopik Herba Sangketan (Achyranthes aspera). The 8th University Research Colloquium 2018, 1(1), 256–262.

Fitri, W. E., Dasril, O., & Putra, A. (2019). Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Pekarangan Masyarakat Sekitar TPA Air Dingin. Jurnal Abdimas Saintika, 1(1), 93–95.

Fitri, W. E., & Putra, A. (2021). Peranan Senyawa Flavonoid Dalam Meningkatkan Sistem Imun Di Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional STIKES Syedza Saintika, 1(1), 61–72.

Hasby, mauliza, Mastura, M. (2019). Pemanfaatan Tanaman Obat Sebagai Pencegahan Penyakit Degeneratif. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 55–61.

Helmalia, A. W., Putrid, P., & Dirpan, A. (2019). Potensi Rempah-Rempah Tradisional Sebagai Sumber Antioksidan Alami Untuk Bahan Baku Pangan Fungsional). Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary Journal, 2(1), 26–31. https://doi.org/10.20956/canrea.v2i1.113

Kristiandi, K., Junardi, & Maryam, A. (2021). Analisis Kadar Air , Abu , Serat dan Lemak Pada Minuman Sirop Jeruk. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 9(2), 165–171.

Pramiastuti, O., Solikhati, D. I. K., & Suryani, A. (2021). Aktivitas antioksidan Fraksi Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) Dengan Metode DPPH (1,1-difenil- 2-pikrilhidrazil) Antiokxidant. Jurnal Wiyata, 8(1), 55–66.

Pulung, M. L. (2018). Standarisasi Bahan Rimpang Temulawak Asal Manokwari Papua Barat Sebagai Antimalaria Alami. Chemistry Progress, 11(1), 7–14.

Puspadewi, R., Adirestuti, P., & Menawati, R. (2013). Khasiat Umbi Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia (L.) Merr.) Sebagai Herbal Antimikroba Kulit. Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, 1(1), 31–37. https://doi.org/10.1117/12.166002

Putri, M. K., Ria, B., Marita, E., Akbidyo, S., & Km, J. P. (2022). Pengaruh Daerah Tempat Tumbuh Terhadap Kadar Kafein Biji Kopi Robusta ( Coffea canephora ). Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 7(1), 33–42.

Sada, N. A., & Rahman, N. (2014). Analisis Kadar Mineral Natrium dan Kalium Pada Daging Buah Nanas (Ananas comosus (L) Merr) di Kota Palu. Jurnal Akademika Kimia, 3(May), 317–321.

Santoso, P., Wahyu Udayani, N. N., Sunadi Putra, I. M. A., & Arman Anita Dewi, N. L. K. (2021). Informasi Obat Penyakit Degeneratif dan Alternatif Terapinya. COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 1(4), 144–149. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i4.19

Saqib, M., Ijaz, M., Latif, M., Mahmood, K., & Yasir, T. A. (2015). Domestication of Non-Conventional Crops to Combat Human Health Diseases: A Review on Crop Stevia Rebaudianain View of Pakistan as an Example. American Research Journal of Agriculture, 1(1), 16–34. https://doi.org/10.21694/2378-9018.15018

Sari, A. N. (2016). Berbagai Tanaman Rempah Sebagai Sumber Antioksidan Alami. Elkawnie, 2(2), 203. https://doi.org/10.22373/ekw.v2i2.2695

Saweng, C. F. I. J., Sudimartini, L. M., & Suartha, I. N. (2020). Uji Cemaran Mikroba pada Daun Mimba (Azadiractha Indica A. Juss) Sebagai Standarisasi Bahan Obat Herbal. Indonesia Medicus Veterinus, 9(2), 270–280. https://doi.org/10.19087/imv.2020.9.2.270

Sinaga, B., Sondak, E. S., & Ningsih, A. W. (2021). Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Kualitas Simplisia Daun Jambu Biji Merah (Psidium guajava L). Jurnal Jamu Kusuma, 1(2), 67–76.

Suryono, C., Ningrum, L., & Dewi, T. R. (2018). Uji Kesukaan dan Organoleptik Terhadap 5 Kemasan Dan Produk Kepulauan Seribu Secara Deskriptif. Jurnal Pariwisata, 5(2),

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama