Analisis Total Mikroba Ikan Tuna Yang Diadulterasi Dengan Lemak Babi Dalam Rangka Meningkatkan Produk Halal
Statistik artikel
Data OJS dan sumber sitasiTayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Indonesia merupakan Negara dengan tingkat populasi Muslim terbesar di dunia Jaminan akan keamanan dan perlindungan konsumen dalam bidang pangan harus sangat diperhatikan. Salah satu parameter yang digunakan dalam kehalalan produk adalah Analisis total mikroba. Sampel yang digunakan adalah ikan tuna olahan yang diadulterasi dengan lemak babi (1 : 1). Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Factorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor I : Konsentrasi Pelarut (K) terdiri dari 4 taraf yaitu: K1 = 20%, K2 = 30%, K3 = 40%, K4= 50%, Faktor II : Waktu Maserasi (W) terdiri dari 4 taraf yaitu : W1= 06 Jam, W2 = 12 Jam, W3 = 18 Jam, dan W4 = 24 Jam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi n-heksan memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap parameter total mikroba. Total mikroba tertinggi berada pada perlakuan konsentrasi 50% (K4) yakni 4,337 log CFU/ml (2,2x104 CFU/ml) dan nilai terendah berada pada perlakuan konsentrasi 20% (K1) yakni 4,216 log CFU/ml (1,7x104 CFU/ml). Nilai rata-rata total mikroba pada perlakuan konsentrasi pelarut (K) yang diperoleh yaitu 2,0x104 CFU/ml. Perlakuan waktu maserasi juga memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap parameter total mikroba. Total mikroba tertinggi berada pada perlakuan 24 jam yaitu 4,410 log CFU/ml (2,6x104 CFU/ml) dan nilai terendah berada pada perlakuan 6 jam yakni sebesar 4,173 log CFU/ml (1,5x104 CFU/ml).Analisis Total mikroba memberikan informasi adulterasi lemak babi dalam produk pangan olahan dalam mendukung sertifikasi halal.





