Formulation of a combined liniment of red ginger (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) and peppermint leaf essential oil (Menthae piperitae L.) as aromatherapy

Share this article Share via WhatsApp

Article metrics

OJS usage and citation sources
Abstract views0OJS
Article downloads0OJS
Crossref citations02026-10-20
Google Scholar citations02026-10-20

Views and downloads are recorded by OJS; statistics processing may be delayed. A dash means the source count is unavailable. Search Google Scholar

Main Article Content

Yulia Safitri Limbong

Abstract

Pendahuluan: Minyak atsiri dapat digunakan dalam penggunaan obat luar, seperti lulur, minyak pijat, lotion, pengharum ruangan dan sebagainya. Minyak atsiri dapat digunakan secara langsung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi minyak atsiri Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) dan daun peppermint (Mentha piperita L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan liniment sebagai aromaterapi. Metode: Penelitian ini dilakukan secara eksperimental yaitu untuk mengetahui suatu gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu, meliputi penyiapan sampel, formulasi sediaan, evaluasi terhadap mutu fisik sediaan seperti uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji iritasi dan uji kesukaan (hedonik). Hasil: dari penelitian ini menunjukkan Pemeriksaan organoleptis sediaan liniment dari minyak atsiri jahe Merah dan daun Peppermint berbentuk cairan jernih, beraroma jahe merah dan mint, berwarna kuning. Sediaan homogen dan sesuai syarat pH yang baik. Tidak menimbulkan iritasi. Konsentrasi terbaik yang digunakan dalam pembuatan formulasi sediaan liniment kombinasi minyak atsiri Jahe Merah dan minyak atsiri daun peppermint aromaterapi adalah (20% : 20%) kerena memiliki aroma dan rasa yang nyaman terhadap panelis.. Kesimpulan: menunjukkan Minyak atsiri Jahe Merah kombinasi daun peppermint dapat diformulasikan menjadi sediaan liniment sebagai aromaterapi dengan Konsentrasi terbaik yaitu F3 (20% : 20%).

Article Details

Section

Original Articles

How to Cite

Formulation of a combined liniment of red ginger (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) and peppermint leaf essential oil (Menthae piperitae L.) as aromatherapy. (2025). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(1), 234-239. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.728

References

Yanuarto T, Aulia P. Pembuatan dan Uji Mutu Roll On Aromaterapi Minyak Atsiri Lengkuas (Alpania malaccensis). J Ilm Farm. 2023;12(2): [Page numbers].

Muchtaridi. Aromaterapi. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2015.

Herliana E. Penyakit Asam Urat Kandas Berkat Herbal. Fahlevi D, editor. Jakarta: FMedia; 2013. vi+122 p.

Farmasetika M. Studi Fitokimia pada Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe Var. Sunti Val). 2019;4(Suppl 1):22–7.

Azalia A, Utomo TP, Suroso E, Hidayati S, Yuliandari P. Model Penyulingan Minyak Atsiri Jahe Merah Berbasis Produksi Bersih. The Distillation Model of Red Ginger Essential Oil Based On Clean Production. 2020;02(02):238–49.

Setiawan A, et al. Ekstraksi daun peppermint (Mentha piperita L.) menggunakan metode microwave assisted extraction terhadap total fenolik, tanin, flavonoid, dan aktivitas antioksidan. 2020;21(1):1–9. Available from: http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203

Rizqa IM. Pemanfaatan minyak atsiri daun mint (Mentha piperita L) dengan kulit jeruk purut (Citrus hystrix DC) sebagai sediaan aroma terapi. Farm Politek [Internet]. 2019;2(1):1–25. Available from: https://perpustakaan.poltektegal.ac.id/index.php?p=fstreampdf&fid=10680&bid=9352

Saleh FH, Anindya M, Weliza NP. Pembuatan Minyak Aromaterapi dari Kulit Buah Jeruk Sunkist dan Daun Mint. 2021;1–23.

Formularium Nasional. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 1978. 325 p.

Gunawan I. Formulation and Making of Ginger Oil Liniment (Oleum Zingiberis) and Lemongrass Oil (Oleum Citronelae). Anal Farm. 2019;4(1):43–9.

Rizka IM. Pemanfaatan Minyak Atsiri Daun Mint dengan Kulit Jeruk Purut Sebagai Aromaterapi Mendapatkan Bahwa Semakin Tinggi Konsentrasi Maka Semakin Dominan Dalam Sediaan. Program Studi D III Farmasi. Politeknik Harapan Bersama Tegal, Jawa Tengah; 2019.

Rachmaniar R, Kartamihardja H, Sari NN, Barata T. Formulasi dan Evaluasi Gel Aromaterapi Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga odorata) Sebagai Antidepresi. Indones J Pharm Sci Technol. 2015;4(2):15–21.

Ayuni RS, Rahmawati D, Indriyanti N. Formulasi Sediaan Liniment Aromaterapi dari Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga odorata). 14th Proc. Mul. Pharm. Conf. 2021. e-ISSN: 2614-4778. 10-12 Dec 2021.