Komunikasi Terapeutik Dalam Meningkatkan Pelayanan Keperawatan di RS. Mitra Medika Tanjung Mulia

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar02026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Asrul
Miskah Afriani

Abstrak

Melalui komunikasi dapat terjalin suatu hubungan dan kepercayaan antar individu. Komunikasi memiliki peranan yang ukup besar karena pada dasarnya setiap manusia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi sekalipun dan cara-cara komunikasinya berbeda-beda Demikian pula dengan tuntutan profesi keperawatan. Selain memiliki pengetahuan medis dan kesehatan perawat juga dituntut untuk memiliki keterampilan berkomunikasi dengan baik, efektif dan tepat sasaran. Selain itu dalam berkomunikasi perawat juga harus memiliki rasa tanggung jawab moral yang tinggi. Tanggung jawab yang tinggi dalam berkomunikasi pada perawat terlihat dari sikap peduli, kasih sayang dan keinginan membantu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menigkatkan kualitas pelayanan para perawata di Rumah Sakit dalam menyikapi pasien dengan berbagai karateristik dan kondisi fisik maupun psikis dituntut untuk mampu melakukan komunikasi yang efektif sehingga mampu memahami dan memfasilitasi kebutuhan pasien. Kelemahan dalam berkomunikasi merupakan masalah yang serius bagi perawat, hal ini dapat berdampak kepada kondisi pasien. Pasien merasa tidak nyaman dengan sikap perawat hingga akhirnya mempengaruhi proses kesembuhan pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian metode eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah the one group pretest-posttest design dimana sebelum diberi perlakuan, hasil perlakuan dapat diketahui karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat diruang rawaat inap RS Mitra Medika Tanjung Mulia Medan yang berjumlah 266 orang dengan jumlah sampel sebanyak 59 perawat dengan tehnik sampling purposive. Analisa data dilakukan dengan uji pair t test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik memegang peranan penting dalam upaya membantu penyembuhan klien. Untuk mencapai hal tersebut, maka perawat perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi secara terapeutik dalam praktek keperawatan.

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Komunikasi Terapeutik Dalam Meningkatkan Pelayanan Keperawatan di RS. Mitra Medika Tanjung Mulia. (2024). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 7(4), 628-634. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v7i4.613

Referensi

Dongoran KT, Karo M, Simorangkir L. Description Of Teraupeutic Communication Of Nurses At Santa Elisabeth Hospital Medan: Teraupeutic Communication. Indones J Heal Sci Res Dev 2024;6:155–62.

Dean R, Akhtar P, Channar HB, Siyal RP, Halepoto A, Chandiao K. Explore Gaps in Therapeutic Communication and Therapeutic Nurse-Patient Relationship at Tertiary Care Hospital. J Heal Rehabil Res 2023;3:1040–6.

Mersha A, Abera A, Tesfaye T, Abera T, Belay A, Melaku T, et al. Therapeutic communication and its associated factors among nurses working in public hospitals of Gamo zone, southern Ethiopia: application of Hildegard Peplau’s nursing theory of interpersonal relations. BMC Nurs 2023;22:381.

Annisah SS. Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo 2023.

Kartika IR, Rezkiki F, Wulandari S, Rida RO. Training on Therapeutic communication and patient safety to improve the quality indicator of nursing care at the Government Hospital in Bukittinggi, West Sumatera. Salus Publica J Community Serv 2023;1:18–22.

Diana RS, Diana RS, Asrin A, Ekowati W. Hubungan Pengetahuan Komunikasi Terapeutik terhadap Kemampuan Komunikasi Perawata dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Elisabeth Purwokerto. Soedirman J Nurs 2006;1:53–60.

Rima Berlian Putri. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Oleh Perawat Di IRNA B Bedah RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2010. Universitas Andalas, 2010.

Nurwahyuni FS, Sutresna I, Dolifah D. Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Kesehatan. J Keperawatan Florence Nightingale 2024;7:223–8.

Mamesah MM, Geonarso RA, Kurniawan A, Haniwijaya S. Hubungan Komunikasi Efektif Dengan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit. J Hosp Adm Manag 2020;1:23–8.

Pakpahan HM, Simare-Mare VNL. Penerapan komunikasi teraupetik perawat di PT Prima Medika Nusantara unit rumah sakit Balimbingan. J Darma Agung Husada 2024;11:14–20.

Musiana M, Nurhayati N, Sunarsih S. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Myopia pada Anak Usia Sekolah. J Ilm Keperawatan Sai Betik 2019;15:71–7.

Ilham MA, Suharto T. HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI INSTALASI RAWAT INAP SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM WULAN WINDY. J Pharm Sci 2022;5:205–13. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.126.

Kusumo MP. Pengaruh komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien di Rawat Jalan RSUD Jogja. JMMR (Jurnal Medicoeticolegal Dan Manaj Rumah Sakit) 2017;6:72–81.

Basri B, Utami T, Sitorus H. Hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Sekarwangi. J Ilmu Kesehat Bhakti Husada Heal Sci J 2023;14:49–58.

Sophia A, Hadiyanto H, Andriani R. Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Nyi Ageng Serang Rsud Sekarwangi. J Kesehat Tambusai 2023;4:4588–97.

Daryanti C, Priyono S. Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit. J Ilmu Kesehat Masy 2016;5:217–24.

Dora MS, Ayuni DQ, Asmalinda Y. Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien. J Kesehat 2019;10.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama