Persepsi orang tua mengenai pengenalan bahasa inggris pada anak usia dini di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref02026-10-20
Sitasi Google Scholar52026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

Ani Deswita Chaniago
Utary Dwi Listiarini
Linda Hernike Napitupulu
Syafrizaldi

Abstrak

Pendahuluan : Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana orang tua melihat pentingnya belajar bahasa Inggris untuk anak-anak usia dini. Metode: Penelitian ini bejenis kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif melalui diskusi fokus kelompok (FGD) dan dilakukan secara natural di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis, Sumatera Utara. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 responden, sebagian besar orang tua percaya bahwa 80% penting bagi anak-anak usia dini untuk belajar bahasa Inggris, sedangkan sebagian lagi tidak tahu bahwa bahasa asing dapat diajarkan sejak usia dini. Selain itu, 20% lebih banyak pembelajaran bahasa Inggris pada usia dini meningkatkan ingatan dan pembentukan otak anak-anak, dan anak-anak akan memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar jika diajarkan bahasa Inggris. Kesimpulan : Sebagian besar dari responden memiliki persepsi baik dan amat setuju untuk pengenalan bahasa inggris pada anak usia dini mengingat bahasa inggris saat ini amat penting.

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Persepsi orang tua mengenai pengenalan bahasa inggris pada anak usia dini di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis. (2023). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(3), 1394-1398. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i3.224

Referensi

Asri Chayanengdian. 2021. Persepsi orangtua terhadap pendidikan anak usia disni. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/golden_age/article/view/6377

Bjorklund (2005), Davud F (2005). Children thinking: Cognitive Development and Individual Differences. Australia. Wardsworth.

Dewi, W. A. F. (2020). Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55-61. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.89

Huda, K., Munastiwi, E., Glasser, J. P., & Pendahuluan, A. (2020). Bakat Dan Kreativitas Di Era Pandemi Covid-19. 80-87. https://doi.org/10.32529/glasser.v4i2.670

Pagarwati, L. D. A., & Rohman, A. (2020). Grandparenting Membentuk Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1229-1239. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.831

Qadafi, M. (2020). Pembelajaran Bahasa Inggris pada Anak di Sangkhom Islam Wittaya School saat Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 422. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.591

Satrianingrum, A. P., Prasetyo, I., Anak, P., Dini, U., & Yogyakarta, U. N. (2021). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Persepsi Guru Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD Abstrak. 5(1), 633-640. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.574

Soetjiningsih (2002) Perkembangan anak dan permasalahannya.Dalam: Narendra MB, Sularyo S, Soetjiningsih, Suyitno H, Ranuh IG, penyunting. Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Remaja; Edisi I. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta: Sagung Seto.

Sugiono (2007) Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Banduung: CV Alfabeta

Talmy, S., & Richards, K. (2011). Theorizing qualitative research interviews in applied linguistics. Applied Linguistics, 32(1), 1–5. https://doi.org/10.1093/applin/amq045

Umi, G., Karmila, M., Guru, P., Anak, P., & Dini, U. (2020). Pendidikan Keterampilan Hidup ( Life Skill ) Anak Usia Dini Selama Masa Pandemi Covid-19. https://doi.org/10.26858/tematik.v6i2.15473