Studi Fisikokimia Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Pewarna Pada Formulasi Tablet

Bagikan artikel ini Bagikan via WhatsApp

Statistik artikel

Data OJS dan sumber sitasi
Tayangan abstrak0OJS
Unduhan artikel0OJS
Sitasi Crossref12026-10-20
Sitasi Google Scholar52026-10-20

Tayangan dan unduhan adalah aktivitas yang tercatat di OJS; pemrosesan statistik dapat tertunda. Tanda — berarti angka dari sumber tersebut belum tersedia. Cari di Google Scholar

Isi Artikel Utama

RIDHO ASRA
Rusdi Rusdi
Riri Nofrianti

Abstrak

Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung pigmen antosianin yang berperan penting dalam pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisikokimia ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan dua metode yaitu pemeriksaan dengan spektrofotometri UV-Vis dan FTIR. Kemudian ekstrak dikarakterisasi, diidentifikasi, dan dianalisa stabilitasnya terhadap suhu dan pH, serta diaplikasikan sebagai coloring agent pada formulasi sediaan farmasi (tablet). Hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen ekstrak kulit buah manggis didapatkan 13,0975 %, susut pengeringan 5,2822 %, kadar abu total 14,498 %, kadar abu tidak larut asam 0,684 %, kadar sari yang larut dalam air 29,58 %, kadar sari yang larut dalam etanol 37,78 %, kadar total antosianin dengan λmax = 367 nm yaitu = 9,58 mg/100g dan dengan λmax = 289 nm yaitu = 52,43 mg/100g. Pada penelitian ini kandungan pigmen antosianin di dalam ekstrak kulit buah manggis, tidak dapat menjadi alternatif penggunaan pewarna alami untuk sediaan farmasi (tablet)

Rincian Artikel

Bagian

Original Articles

Cara Mengutip

Studi Fisikokimia Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Pewarna Pada Formulasi Tablet. (2020). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 3(1), 22-32. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v3i1.37

Referensi

Ahmed, J.K., Salih, H. A.M., Angham, & Hadi, G. (2013). Anthocyanin in Red Beet Juice Act as Seavengers for Heavy Metals Ions such as Lead and Cadmium. International Journal of Science and Tecnology, 2,(3), 269-274.

Almeyda, N. dan Martin, F. W., 1976, Cultivation of neglected tropical fruits with promise I, The Mangosteen (Garcinia mangostana L.), Us Agricultural Research Service South Region 155:1-18.

Alvionita, J. Darwis , D. & Efdi, M. (2016). Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Antosianin dari Jantung Pisang Raja ( Musa X Paradisica L.) Serta Uji Kativitas Antioksidannya. J. Ris. Kim. Vol. 9, No.2.

Banker,G.S, dan Anderson N.R. (1994). Tablet. Dalam: Teori Dan Praktek Farmasi Industri. Edisi III, Jilid II. Editor: Lachman. L penerjemah: Siti Suryatmi, Jakarta:UI-Press. Hal.643-703.

Charley, H., (1970), Food Science, John Willey and Sons Inc, New York

Chemat, F., Zill, H., & Muhammad, K. 2011. Applications Of Ultrasound In Food Technology: Processing, Preservation and Extraction. Journal Ultrasonic Sonochemistry, Volume 18.813-835.

Dachriyanus, D. (2004). Analisis Spektrum Senyawa Organik Secara Spektroskopi. Padang : Penerbit Universitas Andalas.

Demann, J. M. (1997). Kimia Makanan (Edisi 2). Penerjemah: Padmawinata K. Bandung: Penerbit ITB.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Direktorat Pengawasan Obat Tradisional.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Farmakope herbal Indonesia (Edisi I). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Fennema, & Owen R. (1996). Food chemistry (3rd ed). New York : Marcel Dekker. Inc.

Frank M. & White. (1986). Mekanika fluida. (Jilid I). Jakarta : Penerbit Erlangga.

Gandjar, I. G. & Rohman, A. (2012). Analisis obat secara spektrofotometri dan kromatografi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Harborne, J. B. 1987. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan, Terbitan kedua. Bandung: ITB.

Heldman, D. R., & P.R. Singh. (1981). Food proses engineering. (2nd ed). The AVI Publ. Westport : Comp. Inc.

Heyne, K (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia. Jilid III. Cetakan-1. Yayasan Saran Wana Jaya. Jakarta. Hal 1534.

Hidayat, N., & Saati, E. A. (2006). Membuat pewarna alami. Surabaya: Penerbit trubus Agrisarana.

Hutapea, J.R. 1994. Inventaris Tanaman Obat Indonesia jilid III. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta. 332 hlm.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Suplemen II Farmakope Herbal Indonesia Edisi I. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Farmakope Indonesia Edisi V. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestario, L.N., Raharjo, S., Suparmo, Hastuti, P. dan Tranggono (2004). Fractination and identification of Java plum (Syzygium cumini) fruit extract. Journal Indonesian Food and Nutrition Progress 11: 41-47.

Liapis, A. I. & Bruttini, R. (1995). Freeze drying.(Eds). Handbook of Industrial Drying. (p.309-343). New York : Marcel Dekker. Inc.

Marjoni, M.R.(2016). Dasar- dasar fitokimia. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Markham, K. R. (1988). Cara Mengidentifikasi Flavonoid. Penerjemah : Kosasih Padmawinata. Bandung : Penerbit ITB.

Mason TJ. 1990. Sonochemistry: The Use of Ultrasonic in Chemistry. Volume ke 1. Chambridge (UK): Royal Society of Chemistry.

McClements, D. J. (1995). Advances in the application of ultrasound in food analysis and processing. Trends Food Science Technology, 6(2), 293-299.

Nugraheni, M. (2014). Pewarna Alami : Sumber Daya dan Aplikasinya pada Makanan dan Kesehatan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Permana, A. (2010). Kulit Buah Manggis dapat menjadi Minuman Instan Kaya Antioksidan. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2010; 32(2): 5-7.

Prihatman, K., 2000, Manggis (Garcinia mangostana L.), Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BPP Teknologi, Jakarta.

Purwakusumah, E. D., Mohamad, R., Utami D. S., Waras N., & Muhammad A. Z.A. (2014). Identification and authentication of Jahe merah using combination of FTIR spectrocopy and chemometrics. Journal AGRITECH. 34(1), 82-87.

Ramli, N.S., Ismail, P., & Rahmat,A. 2014. Influence of Conventional and Ultrasonic-Assisted Extraction on Phenolic Contents, Betacyanin Contents, and Antioxidant Capacity of Red Dragon Fruit (Hylocereuspolyrhizus). The Scientific World Journal, Volume 2014 (1). 1-7.

Rauf, R. (2015). Kimia pangan. Yogyakarta : Penerbit ANDI.

Rukmana, R., (1995). Budidaya Manggis, Kasinus , Yogyakarta.

Sholihah, M., Ahmad, U., & Budiastra, W., (2017). Aplikasi Gelombang Ultrasonik untuk Meningkatkan Rendemen Ekstraksi dan Efektifitas Antioksi pada Kulit Manggis. Jurnal keteknikan pertanian, vo.5. no.2,p 161-168.

Syukri, D., Darwis, D., & Santoni, A. (2013). Simple Characterization of Anthocyanins from Ficus PandanUS Burm. F., Journal of Chemical and Pharmaceutical Research, 5, 9120,1276-1282

Sulekova, M., Smrcova, M., Hudak, A., Hezelova, M., & Fedorova, M. (2017). Organic colouring agents in the pharmaceutical industry. Folia Veterinaria, 61( 3), 32-46.

Tahid. (2004). Spektrofotometri UV-Vis: prinsip dasar, peralatan dan pemeliharaannya. Bandung: Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Watson, D. G. (2005). Analisis farmasi. (Edisi 2). Penerjemah: W.R. Syarief. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.

Widyasanti, A., Nurlaily, N., & Wulandari, E. (2018). Karakteristik Fisikokimia Antosianin Ekstrak Kulit Buah Naga Merah Menggunakan Metode UAE. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Vol. 6, No1.

Winarno, F.G . (1997). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama