Kajian Metabolit Sekunder dalam Air Perasan Jeruk Sambal (Citrus microcarpa Bunge) yang Berasal dari Desa Kalimas, Kalimantan Barat

Abstrak

Jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge) merupakan tanaman yang dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Barat yang berpotensi mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kandung senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam air perasan buah jeruk sambal dari Desa Kalimas, Kalimantan Barat. Penelitian diawali dengan pembuatan air perasan jeruk sambal dilakukan dengan mencuci buah jeruk sambal dibawah air mengalir dan dikeringkan. Kemudian buah jeruk sambal dipotong menjadi dua bagian, diperas secara manual menggunakan tangan yang telah memakai sarung tangan steril, dan disaring sebanyak dua kali menggunakan penyaring plastik serta kertas saring steril ke dalam botol kaca. Skrining fitokimia air perasan jeruk sambal dilakukan secara kualitatif. Hasil skrining fitokimia menunjukkan air perasan jeruk sambal mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan saponin Kandungan metabolit sekunder terbanyak pada air perasan jeruk sambal adalah saponin (+++). Sedangkan pengujian steroid dan terpenoid didapati hasil negatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa air perasan jeruk sambal mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan saponin.

https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v4i2.66
pdf

Referensi

Balamurugan, V., Fatima, S., dan Velurajan, S. (2019). A guide to phytochemical analysis. IJARIIE, 5(1), 241-242.

Banu, K.S., dan Cathrine, L. (2015). General Techniques Involved in Phytochemical Analysis. IJARCS, 2(4), 28.

Cheong MW, Zhu D, Sng J, Liu SQ, Zhou W, Curran P, & Yu B. (2015). Characterisation of Calamansi (Citrus microcarpa). Part II: Volatiles, Physicochemical Properties and non-volatiles in the juice. Food Chemistry, 1 34(2), 696-703.

Harahap IP, Halimatussakdiah, dan Amna U. (2021). Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Jeruk Lemon (Citrus limon L.) dari Kota Langsa, Aceh. Jurnal QUIMICA, 3(1), 19-23.

Handoko, D.D., Napitupulu, B., dan Sembiring, H. (2005). Penanganan Pascapanen Buah Jeruk. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara, 486-497.

Indarto. (2015). Uji kualitatif dan kuantitatif golongan senyawa organik dari kulit dan kayu batang tumbuhan Artocarpus dadah Miq. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(1), 75-84.

Lin D, Xiao M, Zhao J, Li Z, Xing B, Li X, Kong M, et al. (2016). An Overview of Plant Phenolic Compounds and Their Importance in Human Nutrition and Management of Type 2 Diabetes. Molecules, 21(10), 1374.

Lindawati NY & Nofitasari J. (2021). Efektivitas Sari Buah Lemon (Citrus limon (L.) Burm. f. sebagai Khelating Agent Logam Berat Tembaga. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(1), 68-73.

Morte MY & Acero LH. (2017). Potential of Calamansi (Citrofortunella microcarpa) Fruit Peels Extract in Lowering the Blood Glucose Level of Streptozotocin Induced Albino Rats (Rattus albus). International Journal of Food Engineering, 3(1), 29-34.

Muthmainnah B. (2017). Skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.) dengan metode uji warna. Media Farmasi, 13(2).

Mustika, I. (2021). AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) SECARA IN VIVO. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 4(1), 12-20.

Najoan JJ, Runtuwene MJR, Wewengkang DS. (2016). Uji Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Tiga (Allophylus cobbe L.). Pharmacon, 5(1).

Nguyen TNT, Huynh TGN, Tran VT, Dang CH, T, Hoang KD, & Nguyen TD. (2018). Physicochemical Characterization and Bioactivity Evaluation of Essential Oils from Citrus microcarpa Bunge Leaf and Flower. Journal of Essential Oil Research, 1-8.

Ningsih, IY. (2016). Studi Etnofarmasi Penggunaan Tumbuhan Obat oleh Suku tengger di kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur. Jurnal Farmasi Indonesia, 13(1), 10-20.

Ojiezeh, T.I., Nwachukwu, S.E., dan Udoh, S.J. (2011). Antimicrobial Effect of Citrus aurantifolia Juice and Veronica amygdalina On Common Bacteria Isolates. Der Pharma Chemica, 3(1), 1-7.

Othman, S.N.A.M., Hassan, M.A., Nahar, L., Basar, N., Jamil, S., and Sarker, S.D. (2016). Essential Oils from the Malaysian Citrus (Rutaceae) Medicinal Plants. Medicines (Basel), 3(2): 13.

Parbuntar H, Prestica Y, Gunawan R, Nurman MN, dan Adella. (2018). Preliminary Phytochemical Screening (Qualitative Analysis) of Cacao Leaves (Theobroma Cacao L.). Eksakta, 19(2), 40-45

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. (2016). Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 10 Tahun 2016 tentang Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015-2019. Kalimantan Barat; Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Ramadhani N, Samudra AG, & Pratiwi LWI. (2020). Analisis Penetapan Kadar Flavonoid Sari Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa) Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Junal Mandala Pharmacon Indonesia, 6(1), 53-58.

Sari, L. O. R. K. (2006) Pemanfaatan Obat Tradisional dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, 3(1), 1-7.

Sariwati, A., Fitri, I., Purnomo, A.S., and Fatmawati, S. (2019). Phytochemical, Antibacterial and Antioxidant Activities of Anthurium Hookerii leaves Extracts. HAYATI J Biosci, 26(3): 101-109.

Stuart, G. (2018). Kalamansi [internet]. Stuartxchange: Philippine medical plants. [diakses pada 5 Januari 2020]. Dapat diakses melalui: http://www.stuartxchange.ph/Kalamansi.html

WHO. (2003) Traditional medicine. (serial online). Retrievd from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs134/en/

Wulandari, M. (2013). Aktivitas Antioksidan Ekstran N-Heksan, Etil Asetat dan Metanol Kulit Buah Jeruk Sambal. Jurnal JJK, 2(2): 90-94.

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##