ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF BIDARA (Ziziphus mauritiana Lam) ETHANOL EXTRACT ON GROWTH OF Streptococcus mutans
pdf (Bahasa Indonesia)

Keywords

Antbacterial
Bidara leaf extract
Streptococcus mutans

How to Cite

Shufyani, F., & Dominica, D. (2022). ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF BIDARA (Ziziphus mauritiana Lam) ETHANOL EXTRACT ON GROWTH OF Streptococcus mutans. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 5(1), 128-135. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i1.108
Abstract viewed = 0 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Streptococcus mutans, one of the normal microflora in the mouth. Bidara leaves have antimicrobial activity against Streptococcus mutans, because bidara leaves contain various compounds including alkaloids, flavonoids, tannins, saponins. This research method is experimental using disc diffusion method. The sample of this study was Streptococcus mutans, the dilution of bidara leaf extract consisted of 4 concentrations, namely: 20%, 40%, 60%, 80%. Amoxicillin was used for positive control. The results showed that the average diameter of the inhibition zone of bidara leaf extract at a concentration of 20% with a diameter of 11.50 mm, at a concentration of 40% and 60% with a diameter of 12.50 mm and 16.06 mm, at a concentration of 80% with a diameter of 17.50mm. The conclusion is that the higher the concentration of bidara leaf extract, the more the inhibition zone formed will increase. So that bidara leaves are good for use in treating infections caused by Streptococcus mutans bacteria.

https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i1.108
pdf (Bahasa Indonesia)

References

Aan yulianingsih anwar, Dzikra Arwie. (2019). Uji Bioaktivitas Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Panrita Husada.

Adelberg, Jawetz & Melnick. (2017). Medical Microbilogy Edisi 27. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Adelberg, Jawetz, Melnick (2008). Medical Microbiology Edisi 23. Jakarta. Penerbit buku Kedokteran EGC.

Azwar, Saifuddin. (2011). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Apak. et al. (2007). Comparative Evaluation of Various Total Antioxidant Capacity Assay Applied to Phenolic Compounds with the CUORAC Assay. Molecules. 12:1496-1547.

Backer, A and Van Den Brink, B. (1965). Flora of Java (spermatophyte only), Volume I, N.V.P. The Netherlends, Noordhof-Groningen.

Bali,Priska Nancy Claudia, Ahmad Raif, Setia Budi Tarigan.(2019). Uji Efektivitas Daun Pandan Wangi (Pandanus amarillyfolius Roxb.) Sebagai Antibakteri Terhadap Salmonella typhi. Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan Vol. 6. Universitas Prima Indonesia.

Cahyani, V.R. (2014). Petunujuk Pratikum Mikrobiologi Pangan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Daud, N, S, Desi, A,S, Ifaya, M. (2016). Formulasi pasta gigi infusa daun jambu biji (Psidium Guajava Linn) dengan variasi konsentrasi na.CMC sebagao bahan pengikat. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina.

Departemen Kesehatan RI.(1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Dapartemen Kesehatan RI. Hal 1033.

Departemen Kesehatan RI (1979). Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal 378,535,612.

Departemen Kesehatan RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan Pertama, Dikjen POM, Direktorat Pengawasan Obat Tradisional.

Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Depkes RI.

Edwina, A,. Sally. (2013). Dasar-Dasar Karies Penyakit dan Penanganannya. Jakarta: EGC.

Fatimatuzarro, Nadie, Rendra Prasetyo, and Winda Amalia (2016). Gambaran Prilaku Kesehatan Gigi Anak Sekolah Dasar Di Desa Bangsalsari Kabupaten Jember. Jurnal Ikesmas.

Goyal, M, Nagori, B dan Samsul, D. (2012). Review on Ethnomedicinal Uses, Pharmacological Activity ad Phytocemical Consitituents of Ziziphus mauritiana Lam. Journal Biotechnologi.

Harbone, J. B. (1987). Metode Fitokimia Penuntun Cara Modren Menganalisis Tumbuhan. Bandung: ITB.

Heyne, K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia. Jakarta: Koperasi Karyawan Depatemen Kehutanan.

Ikke, Hendra dan Ratnasari. (2018). Aktivitas Perasan Biji Pinang (Areca catechu L) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Jurnal. Makasar: Poltekes Farmasi Makasar.

Irianto, dan Koes. (2013). Mikrobiology Medis. Bandung: Alfabeta.

Jawetz, E., Melnick, J.L. & Adelberg, E.A.(2005). Mikrobiology Kedokteran edisi XXII. Jakarta. Selemba Medika.

Jayanegara, A. and A. Sofyan. (2008). Penentuan Aktivitas Biologis Tanin Beberapa Hijauan Secara In Vitro Menggunakan “Hohenheim Gas Test”Dengan Polietilen Glokol Sebagai Determinan. Media Pertenakan 31(1):44-52.

Kristanti, Alfinda Novi. (2008). Buku Ajar Fitokimia. Surabaya: Universitas Airlangga Press.

Lay, B. W. (1994). Analisis Mikroba di Laboratorium. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Liberty,dkk. (2012). Penentuan Kandungan Tanin dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Alpukat. Jurnal Mipa Unsart. Vol (1) : 5-10.

Musdalifah, Karmilah. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L.) Sebagai penumbuh Rmabut Terhadap Hewan Uji Kelici. Riest Ilmu Kesehatan.

Nani, R. (2010). Bahan Ajar Mikrobiologi Pangan. Yogyakarta.Penerbit FTUN.

Notoatmodjo,S.(2002). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta.

Nugrahwati, Fauziah. 2016. UJI Aktivitas antipiretik Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus spina-christi L) Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus). Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Nurul Murfuah,dkk. (2019). Uji efektivitas Etanol Daun Bidara Terhadap Pertumbuhan Propionibcterium acne. Jurnal Kesehatan.

Prior RL. (2003). Fruits and vegetables in the prevention of cellular oxidative damage. Am J Clin Nutr, 78 (3): 570s-578s.

Pratiwi, S. T. (2008). Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Erlangga.

Rahmah. R. (2019). Formulasi Uji Aktivitas Antibakteri Streptococcus mutans Dari Sediaan Obat Kumu Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh Secara In Vitro.

Raden, P. Z. A. (2017). Uji Aktivitas Daun Bidara Arab (Ziziphus spina-cristi L) Sebagai Antikanker Pada Sel Kanker Kolon (WiDr) Melalui Metode MTT dan Identifikasi Senyawa Aktif Dengan Metode LC-MS. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, (6), 67–72.

Radji, M. 2006. Penuntun Praktikum Microbiologi. Edisi 2. Depok,Jawa Barat. Departemen Farmasi FMIPA, UI.

Radji, M., 2011, Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, 107, 118, 201-207, 295. Jakarta. Buku Kedokteran EGC.

Ria Cahyaningsih, S. H. dan E. H. (2017). PERBANYAKAN VEGETATIF BIDARA UPAS (Merremia mammosa (Lour.) Hallier f) KEBUN RAYA BOGOR [Vegetative Propagation of Bidara Upas (Merremia mammosa (Lour.) Hallier f) at Bogor Botanical Garden]. Berita Biologi, 16(2), 167–174.

Riyanti. (2018). Pengenalan dan Perawatan Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini. Jurnal Kedokteran Gigi Anak. Bandung: Alfabeta.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

Robinson,T.(1995). Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi Edisi VI. Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata.Bandung. ITB. Hal 191-216.

Soemarno. (2000). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Klinik. AAK Yogyakarta DEPKES RI.

Taufik. (2018). Aktivitas Efek antimikroba Ekstrak Etanol Daun Bidara Terhadap Pertumbuhan Candida Albicans dan Esherichia Coli. Jurnal Kesehatan 2. Makassar. Akademi Farmasi Yanasi Farmasi Makassar.

Thodar, K. (2014). Textbook of Bacteriology Pseudomonas aeruginosa. University of Winconsin-Madison Dapartemen of Bacteriology.

Tuhuruteru, D.R. (2014). Status Kebersihan Gigi dan Mulut Pasien Politeknik Gigi. Manado: FKG Universitas Sam Ratulangi.

Waluyo, L.(2010). Teknik dan Metode Dasar dalam Mikrobiologi.UMM Press.

Zelnicek, Tailor. (2014). Streptococcus mutans Tooth Decay. Microbiology in Arezzo.Italy: Univ Of Oklahoma.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.